Gencar Sosialisasikan Bahaya HIV AIDS dan Narkoba

7 downloads 13 Views 872KB Size Report
27 Jun 2013 ... pelatihan dan diskusi-diskusi intens para siswa. Pembekalan siswa sebe- lum terkerut dalam komunitas ini, di- dahului dengan pelatihan Peer ...

Matahari sedang terik-teriknya kala puluhan siswa berseragam batik biru sedang berdiri berjajar di pembatas jalan. Mereka serentak berhamburan ke tengah jalan raya kala lampu merah traffic light menyala. Mereka dengan senyum mengembang membagikan selebaran dan sticker bertemakan bahaya HIV AIDS dan narkoba kepada para pengendara. Itulah salah satu kegiatan para siswa MTsN 2 Surabaya pada tanggal 19 Juni lalu, yang bertajuk Metovent 2013; Youth Spirit for Indonesia. Mereka lalu melanjutkannya ke Panti Asuhan Jawiyah Badri Jeruk Surabaya. Di sana, mereka tak sekedar bersilaturahim tapi juga memberikan penyuluhan tentang bahaya HIV AIDS dan narkoba. “Kita juga membagikan sembako dan baju layak pakai yang berasal dari para siswa kepada seluruh penghuni panti,” tukas

koba,” tutur Ketua Pelaksana Program ini mantap. Menurut Luluk Muhyati, SPd, MPd, komunitas Anti Narkoba dan HIV AIDS ini memang cukup aktifk menggelar kegiatan seperti penyuluhan, aksi sosialisasi dan baksos. “Para siswa tampak sangat antusias sekali. Apalagi kegiatan ini tidak menganggu kegiatan KBM Saat memberikan stiker dan selebaran Anti sekolah,” ucapnya samHIV AIDS dan Narkoba kepada pengendara bil melepas senyum. Lahirnya komunitas ini tentu ti- Surabaya. Dari pelatihan inilah lalu dak ujug-ujug. Tapi diawali dengan melahirkan Komunitas Indoterm. pelatihan dan diskusi-diskusi intens “Komunitas ini merupakan komunitas para siswa. Pembekalan siswa sebe- anti HIV AIDS pertama di tingkat pelum terkerut dalam komunitas ini, di- lajar Surabaya,” tutur Atik – panggildahului dengan pelatihan Peer Edu- an karib Atik Qurrota A’yun – yang juga merupakan mahasiswa FKM Unair Surabaya. Bagi Drs. Wittono, lahirnya komunitas ini merupakan sesuatu yang sangat menguntungkan bagi para cation and The Meaningfull Togeth- siswa. Sebab mereka bisa mengemerness Event atau PE & Metovent bangkan kreativitas dan melatih kecapada Maret lalu. Ada sekitar 30 pe- kapannya, terutama ketika mensosiserta yang mengikuti pelatihan ini. alisasikan bahaya HIV AIDS dan narMereka terdiri dari pengurus OSIS, koba pada teman-temannya. Apalagi kader UKS dan kader Tunas Hijau mereka juga berkewajiban untuk mere-

Komunitas Indoterm MTsN 2 Surabaya

Gencar Sosialisasikan Bahaya HIV AIDS dan Narkoba Atik Qurrota A’yun. Di hari berikutnya, para siswa yang tergabung dalam komunitas Indoterm (Indonesian Youth Empower-

Foto bersama seusai menyalurkan bantuan di panti asuhan

ment) ini, juga berpartisipasi dalam Pameran Pendidikan Karya Guru dan Siswa di halaman madrasah yang berlokasi di perbatasan Surabaya dan Gresik tersebut. Mereka membuka stand yang memajang beragam karya anggota komunitas dan kader. Bahkan mereka juga turut mementaskan teater dan band. “Seluruh yang kami tampilkan tetap bertemakan penanggaulangan bahaya HIV AIDS dan nar-

12

Proses kaderasi calon anggota komunitas

MTsN 2 Surabaya. Dalam pelatihan tersebut, mereka dibina tiga kali dengan mendatangkan nara sumber baik dari dokter, praktisi maupun ODHA (orang dengan HIV IDS). Pelatihan itu sendiri merupakan hasil kerjasama antara madrasah yang beralamat di Jl. Citra Raya Lakarsantri 27 Surabaya, dengan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga

krut kader dari kalangan sendiri. Tidak itu saja, mereka juga mulai memberikan penyuluhan kepada kelompok ibu PKK di sekitar sekolah. “Mereka memang dilatih berorganisasi dan mengembangkan diri. Maka tak heran jika semakin percaya diri,” ujar Kepala MTsN 2 Surabaya ini dengan bangga. “Saya sangat berharap kegiatan ini bisa diteruskan dan berkelanjutan,” tandasnya. pri

MPA 322 / Juli 2013

01 LAYOUT A - HAL 1 - 19 - JULI 2013.pmd

12

6/27/2013, 11:13 PM