metode penelitian

18 downloads 74 Views 151KB Size Report
KARENA FAKTA-FAKTA SOSIAL TIDAK TERSEDIA ... GEJALA HANYA BOLEH DINILAI “BETUL” DAN BUKAN ... TERNYATA TDK SEMUA GEJALA SOSIAL.

METODE PENELITIAN

METODE: CARA PENELITIAN: KEGIATAN MENGUMPULKAN DATA METODE PENELITIAN ADALAH CARA YANG DIGUNAKAN MENGUMPULKAN DATA MENGAPA KEBERADAAN METODE DIPERLUKAN DALAM PENELITIAN ILMU SOSIAL? KARENA FAKTA-FAKTA SOSIAL TIDAK TERSEDIA BEGITU SAJA DAN SUDAH SIAP PAKAI, TETAPI HARUS DIBUKA “KULIT PEMBUNGKUSNYA”

ILMIAH PENELITIAN: TIDAK ILMIAH PENELITIAN ILMIAH: SISTEMATIK, OBYEKTIF, UNTUK MENCAPAI PRINSIPPRINSIP MENDASAR DAN BERLAKU UMUM BERLANDASKAN PADA BERBAGAI INFORMASI YANG TELAH DIHASILKAN PENELITIAN SEBELUMNYA, DAN BERLANDASKAN PADA METODE ILMIAH

PENELITIAN TIDAK ILMIAH: TIDAK SISTEMATIK, DATA YANG DIKUMPULKAN DAN CARA PENGUMPULAN DATA BERSIFAT SUBYEKTIF YANG SARAT DENGAN MUATAN EMOSI DAN PERASAAN PENELITI

KEGIATAN PENELITIAN JUGA BERBEDA DENGAN KEGIATAN JURNALISTIK ATAU WAWANCARA BIASA, KARENA DLM PENELITIAN HARUS DILAKUKAN MENURUT METODE TERTENTU DAN DATA YANG DIPEROLEH BENAR-BENAR CERMAT (ACCURATE), BERKERANDALAN (RELIABLE), DAN SAHIH (VALID)

METODE PENELITIAN

AWALNYA BERKEMBANG DIPENGARUHI OLEH PENDEKATAN POSITIVISTIK

BERPANGKAL PD KEYAKINAN BAHWA KEBENARAN SELALU BERMANIFESTASI DLM WUJUD GEJALAGEJALA YG DPT DIAMATI INDRAWI PENDEKATAN POSITIVISTIK BERASUMSI BHW SUATU GEJALA HANYA BOLEH DINILAI “BETUL” DAN BUKAN “BENAR” MANAKALA GEJALA ITU DPT DIAMATI DAN DPT DIUKUR

DALAM PERKEMBANGANNYA, METODE YG DIPAKAI DLM PENDEKATAN POSITIVISTIK MULAI DIMODIFIKASI DAN BAHKAN DITINGGALKAN KETIKA DLM KENYATAAN PARA PENELITI ILMU SOSIAL MENEMUKAN KENYATAAN BHW TERNYATA TDK SEMUA GEJALA SOSIAL DPT DIUKUR DAN DIKUANTIFIKASI SEPERTI REALITAS FISIK ORGANIK

JENIS PENELITIAN:

DESKRIPSI

EKSPLANASI

EKSPLORASI

PENELITIAN DESKRIPTIF: PENELITIAN YANG BERTUJUN MENJELASKAN IHWAL MASALAH ATAU OBYEK TERTENTU SECARA RINCI DAPAT BERTIPE KUANTITATIF MAUPUN KUALITATIF PENELITIAN EKSPLANASI: PENELITIAN YANG MENGHASILKAN JAWABAN TENTANG HUBUNGAN ANTAR OBYEK ATAU VARIABEL

HAMPIR SELALU BERTIPE KUANTITATIF

PENELITIAN EKSPLORASI: PENELITIAN PENJAJAGAN, BERSIFAT TERBUKA

BIASANYA MERUPAKAN PENELITIAN PENDAHULUAN UNTUK KEMUDIAN DILANJUTKAN PENELITIAN DESKRIPTIF

Realita, Fakta dan Data ’realita’ atau kenyataan? “segala sesuatu yang dianggap ada” Kata ‘dianggap’ di sini menduduki posisi penting, sebab kata tersebut mencerminkan relativitas

Artinya, apa yang “ada” bagi seseorang belum tentu “ada” bagi yang lain, karena masing-masing memiliki pandangan yang berbeda tentang suatu hal.

Fakta pernyataan tentang realita Seseorang yang menceriterakan suatu kejadian pada dasarnya adalah orang yang sedang mengemukakan fakta-fakta, mengemukakan per-nyataan-pernyataan tentang suatu kenyataan Oleh karena itu, suatu fakta se-lalu bersifat “subyektif”

Ini terlihat jelas dalam berbagai macam berita mengenai suatu kejadian yang dimuat oleh berbagai suratkabar yang berbeda. Walaupun peristiwanya sama, namun berita mengenai peristiwa ini tidak akan pernah persis bisa sama

Di lain pihak suatu fakta juga dapat di-katakan sebagai “obyektif” karena selalu didasarkan pada suatu kenyataan Pernyataan yang tidak didasarkan pada suatu kenyataan tidak dapat dikatakan sebagai fakta. Dia lebih tepat disebut sebagai ‘karangan’ atau hasil dari sebuah khayalan, hasil imajinasi

Fakta ini dapat menjadi data, tetapi tidak semua fakta adalah data

Data fakta yang relevan, yang berkaitan secara logis dengan (a) masalah yang ingin dijawab atau masalah penelitian, dan dengan (b) kerangka teori atau paradigma yang digunakan untuk menjawab masalah tersebut Jadi, data adalah fakta yang telah dipilih, diseleksi, berdasarkan atas relevansinya.

Fakta dapat menjadi data, tetapi tidak semua fakta adalah data

Posisi dan Relasi antara Realita, Fakta dan Data Data ^ | relevan

Fakta ^ | tidak

Fakta Data Data ^ ^ ^ | | | tidak relevan relevan relevan relevan ^ ^ ^ ^ ^ | | | | | Fakta 1 Fakta 2 Fakta 3 Fakta 4 Fakta 5 ^ ^ ^ ^ ^ | | | | | Individu 1 Individu 2 Individu 3 Individu 4 Individu 5 ^ ^ ^ ^ ^ | | | | | -------------------------------------------------------------------------^ | Realita (kenyataan) empiris dan non-empiris

KUANTITATIF METODE PENELITIAN: KUALITATIF

TERLETAK PADA DATANYA

PERBEDAAN SIFAT DATA MENENTUKAN CARA UNTUK MENDAPATKANNYA

• DATA YANG DIBUTUHKAN DALAM SUATU PENELITIAN BISA BERUPA DATA KUALITATIF ATAU DATA KUANTITATIF ATAU KEDUANYA. • SEBUAH PENELITIAN BISA SAJA MEMERLUKAN DAN MENGGUNAKAN DUA JENIS DATA UNTUK MENJAWAB PERMASALAHAN

DATA KUALITATIF DATA KUANTITATIF

DIKUMPULKAN DENGAN CARA YANG BERBEDA

BERBEDA CIRI DAN SIFATNYA

ANALISISNYA JUGA BERBEDA

Yang penting dalam suatu penelitian adalah bagaimana dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dikemukakan dengan memuaskan, dengan meyakinkan, dan ini sangat tergantung pada data yang dikemukakan

DATA KUANTITATIF ADALAH KUMPULAN SIMBOL (BISA BERUPA PERNYATAAN, HURUF ATAU ANGKA) YANG MENUNJUKKAN SUATU JUMLAH, LUAS, BERAT ATAU BESARAN LAIN DARI SUATU GEJALA.

MISAL: JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH ANAK SEKOLAH, JUMLAH RUMAH, LUAS WILAYAH, JUMLAH TERNAK, BESARNYA PENDAPATAN DATA KUANTITATIF DIPEROLEH DARI KANTOR STATISTIK, KANTOR PEMERINTAH, ATAU DARI PENGHITUNGAN BUTIR-BUTIR TERTENTU YANG ADA DALAM KUESIONER

DATA KUALITATIF MERUPAKAN DATA BERUPA: • PERNYATAAN MENGENAI ISI, SIFAT, CIRI, KEADAAN DARI SUATU GEJALA

• PERNYATAAN MENGENAI HUBUNGAN ANTARA SESUATU DENGAN SESUATU YANG LAIN

DATA KUALITATIF BIASANYA ANTARA LAIN BERUPA: 1. NILAI-NILAI, NORMA-NORMA DAN ATURAN-ATURAN 2. KATEGORI-KATEGORI SOSIAL BUDAYA 3. CERITA 4. PERCAKAPAN 5. POLA PERILAKU DAN INTERAKSI SOSIAL 6. ORGANISASI SOSIAL

7. LINGKUNGAN FISIK

KARAKTERISTIK PENELITIAN KUALITATIF (DAVID D. WILLIAM) 1. PENGUMPULAN DATA DILAKUKAN DALAM LATAR ALAMIAH/SEWAJARNYA (NATURAL SETTING) 2. PENELITI MERUPAKAN INSTRUMEN UTAMA DALAM MENGUMPULKAN DAN MENGINTEPRETASIKAN DATA 3. BIASANYA SANGAT KAYA DAN SARAT DENGAN DESKRIPSI

4. MESKIPUN JUGA MEMPERHATIAK HASIL DAN AKIBAT, NAMUN LEBIH LAZIM MENELAAH PROSES-PROSES YANG TERJADI

5. KEBANYAKAN MENGGUNAKAN ANALISIS INDUKTIF, TERUTAMA PADA TAHAP AWAL 6. MAKNA DIBALIK TINGKAH LAKU MANUSIA MERUPAKAN HAL ESENSIAL 7. MENUNTUT SEBANYAK MUNGKIN PENELITINYA UNTUK MELAKUKAN SENDIRI KEGIATAN PENELITIAN DI LAPANGAN 8. DILAKUKAN KEGIATAN TRIANGULASI SECARA EKSTENTIF (DENZIN MENYEBUT 4 MACAM TEKNIK, YAITU: DATA ATAU SUMBER DATA, METODE, TEORI, DAN PENELITI ATAU PENGUMPUL DATA)

9. ORANG YANG DISTUDI DIPERHITUNGKAN SEBAGAI PARTISIPAN, KONSULTAN ATAU KOLEGA PENELITI

10. PERSPEKTIF EMIK 11. HASIL/TEMUAN PENELITIAN JARANG DIANGGAP SEBAGAI TEMUAN FINAL 12.PENGAMBILAN SAMPEL BIASANYA DILAKUKAN SECARA PURPOSIF 13. BISA MENGGUNAKAN DATA KUALITATIF MAUPUN KUANTITATIF