SKRIPSI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN ...

78 downloads 42 Views 4MB Size Report
(SIMPEG) Berbasis Web (Studi kasus: Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN ... Jakarta, penulis bermaksud mengembangkan sebuah Sistem Informasi.

SKRIPSI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN (SIMPEG) BERBASIS WEB (Studi Kasus : Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Oleh : Siti Nurbaity 106091002869

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2010

PENGESAHAN UJIAN Skripsi yang berjudul “Pengembangan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Berbasis Web (Studi kasus: Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), telah diuji dan dinyatakan lulus dalam Sidang Munaqosah Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, pada hari Senin tanggal 23 Agustus 2010. Skripsi ini telah diterima sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Komputer pada Program Teknik Informatika Jakarta, September 2010 Tim Penguji, Penguji I

Penguji II

Imam M Shofi, MT NIP. 19720205 200801 1 010

Ria Hari Gusmita, M.Kom NIP. 19820817200912 2 002

Tim Pembimbing, Pembimbing I

Pembimbing II

Viva Arifin, MMSI 19730810 200604 2001

Husni Teja Sukmana, Ph.D NIP. 19771030 200112 1 003

Mengetahui, Dekan Fakultas Sains Dan Teknologi

Ketua Program Studi Teknik Informatika

DR. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis NIP. 19680117 200112 100 1

Yusuf Durrachman MIT M.Sc NIP. 19710522 200604 1 002

iii

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN (SIMPEG) BERBASIS WEB (Studi Kasus : Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Skripsi Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Komputer Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Oleh Siti Nurbaity 106091002869 Menyetujui, Pembimbing 1

Pembimbing 2

Viva Arifin, MMSI NIP. 19730810 200604 2001

Husni Teja Sukmana, Ph.D NIP. 19771030 200112 1 003

Mengetahui, Ketua Program Studi Teknik Informatika

Yusuf Durrachman, MSc, M.IT NIP. 19710522 200604 1 002

ii

PERNYATAAN DENGAN INI SAYA MENYATAKAN BAHWA SKRIPSI INI BENARBENAR HASIL KARYA SENDIRI YANG BELUM PERNAH DIAJUKAN SEBAGAI SKRIPSI ATAU KARYA ILMIAH PADA PERGURUAN TINGGI ATAU LEMBAGA MANAPUN.

Jakarta, 12 Agustus 2010

Siti Nurbaity 106091002869

iv

ABSTRAK Siti Nurbaity, Pengembangan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Berbasis Web, Studi Kasus : Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dibimbing oleh Viva Arifin, MMSI dan Husni Teja Sukmana, Ph.D. Subbag Administrasi Kepegawaian UIN Jakarta memiliki tugas melakukan administrasi mutasi kepegawaian meliputi masalah kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, dan pensiun pegawai. Dari hasil observasi dan wawancara penulis, Pengolahan informasi kepegawaian sudah dilakukan dengan terkomputerisasi. Data-data mengenai kepegawaian sudah berada di dalam suatu database dengan program aplikasi Sistem Pegawai (SIMPEG) berbasis desktop. Namun, aplikasi tersebut masih memiliki kekurangan diantaranya yaitu belum sempurnanya fitur untuk pembuatan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala. Selain itu, belum terdapatnya modul administrasi pensiun pada aplikasi SIMPEG sehingga masih dilakukan secara manual. Melihat permasalahan yang terjadi di Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, penulis bermaksud mengembangkan sebuah Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Berbasis Web untuk menangani data master kepegawaian, data pegawai, data kenaikan pangkat, data kenaikan gaji berkala, dan data pensiun dengan pembatasan masalah untuk pegawai golongan IIId kebawah, menggunakan PHP dan MySQL. Metode pengembangan sistem yang penulis gunakan adalah V-Model. Pada akhirnya, sistem ini dapat memberikan keluaran kepada penggunanya berupa SK Kenaikan Pangkat, SK Kenaikan Gaji Berkala dan Surat Usul Pensiun serta Laporan Pegawai, Laporan Rekapitulasi Pegawai, Laporan Kenaikan Pangkat, Laporan Kenaikan Gaji Berkala, dan Laporan Pensiun. Untuk ke depannya, aplikasi ini dapat dikembangkan lagi dengan penambahan modul-modul mutasi kepegawaian lainnya seperti modul cuti dan modul kenaikan jabatan fungsional. Kata Kunci : SIMPEG, Sistem Informasi, Kepegawaian Jumlah Halaman : 257 halaman Jumlah Daftar Pustaka : 24 sumber

v

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmannirrahiim……… Segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, Yang Maha Kuasa dan telah memberikan berkah dan anugerah-Nya kepada penulis sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi ini dengan sebaik-baiknya. Shalawat serta salam tak lupa juga penulis haturkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Skripsi ini penulis buat sebagai syarat kelulusan dalam menempuh pendidikan jenjang Strata-1 (S1) di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Selain itu juga penulis berharap penelitian ini dapat dipergunakan dengan baik oleh semua pihak yang membutuhkan, sehingga perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di Program Studi Teknik Informatika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dapat lebih maju dan lulusannya dapat bekerja secara kooperatif dengan semua elemen informatika dari seluruh dunia. Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada pihakpihak yang telah membantu penulis menyelesaikan skripsi ini : 1. Bapak Dr. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi. 2. Bapak Yusuf Durrachman, M.Sc, MIT selaku ketua Program Studi Teknik Informatika. 3. Ibu Viva Arifin, MMSi selaku Pembimbing 1 dan Bapak Husni Teja Sukmana, Ph.D selaku Pembimbing 2 dan Direktur PUSKOM yang telah

vi

rela meluangkan waktunya untuk mendukung dan membimbing penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 4. Bapak Suhendro Tri Anggono, S.Ag, MSi selaku Kepala Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat atas kesempatan untuk dapat melakukan penelitian di Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Jakarta dan bimbingan selama penulis melakukan penelitian. 5. Bapak Aan Nurhidayat selaku admin SIMPEG, Bapak Joko Sukarno, SH dan Ibu Budi selaku Staff Subbag Administrasi Kepegawain Pusat UIN Jakarta yang telah membantu selama penulis melakukan penelitian. 6. Bapak dan Ibu penguji yang memberikan kritik dan saran pada skripsi ini. 7. Dosen-Dosen Fakultas Sains dan Teknologi yang telah mengajarkan kepada penulis berbagai macam ilmu yang dapat penulis terapkan dalam penulisan skripsi ini. 8. Kedua orang tua penulis, Wagiran dan Siti Khotimah, S.Ag, yang telah memberikan

dukungan

moril,

semangat

dan

materiil

sehingga

memperlancar proses penyusunan skripsi ini. 9. Tunanganku tersayang, Danial Ahadian dan teman-teman TI UIN 2006. Penulis menyadari masih terdapat banyak kekurangan dalam penelitian ini, baik penulisan maupun aplikasinya sendiri. Oleh karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang dapat membangun skripsi ini lebih baik lagi. Jakarta, Agustus 2010

Penulis

vii

DAFTAR ISI

Halaman Halaman Judul ......................................................................................... i Persetujuan Pembimbing ......................................................................... ii Halaman Pengesahan ............................................................................... iii Halaman Pernyataan ................................................................................ iv Abstrak .................................................................................................... v Kata Pengantar ........................................................................................ vi Daftar Isi .................................................................................................. viii Daftar Gambar ......................................................................................... xiv Daftar Tabel ............................................................................................ xviii Daftar Lampiran ...................................................................................... xxii

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang .......................................................................... 1 1.2. Perumusan Masalah ................................................................... 4 1.3. Pembatasan Masalah ................................................................. 5 1.4. Tujuan Penelitian ....................................................................... 6 1.5. Manfaat Penelitian .................................................................... 6 1.6. Metodologi Penelitian ................................................................ 7 1.7. Sistematika Penulisan ................................................................ 10

viii

BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Pengembangan Sistem ............................................................... 11 2.2. Konsep Sistem .......................................................................... 12 2.2.1. Definisi Sistem ................................................................ 12 2.2.2. Karakteristik Sistem ........................................................ 13 2.2.3. Klasifikasi Sistem ............................................................. 15 2.3. Konsep Dasar Informasi ............................................................ 17 2.3.1. Definisi Informasi ............................................................ 17 2.3.2. Siklus Informasi .............................................................. 18 2.3.3. Kualitas Informasi ........................................................... 18 2.3.4. Nilai Informasi ................................................................ 20 2.4. Konsep Dasar Sistem Informasi ................................................. 22 2.4.1. Definisi Sistem Informasi ................................................. 22 2.4.2. Komponen Sistem Informasi ............................................ 24 2.5. Konsep Kepegawaian Negara .................................................... 25 2.5.1. Definisi Pegawai .............................................................. 26 2.5.2. Kenaikan Pangkat ............................................................ 26 2.5.3. Kenaikan Gaji Berkala ..................................................... 27 2.5.4. Pensiun ............................................................................. 28 2.6. Definisi Sistem Informasi Kepegawaian .................................... 28 2.7. Aplikasi Berbasis Web .............................................................. 29 2.8. Konsep Database ....................................................................... 31

ix

2.8.1. Definisi Basis Data (Data Base) ....................................... 31 2.8.2. DBMS (Database Management System) ........................... 34 2.8.3. SQL (Structured Query Language) ................................... 36 2.8.4. Elemen-elemen Database ................................................. 36 2.9. Alat Bantu Pengembangan Aplikasi .......................................... 39 2.9.1. Bagan Alir (Flow Chart) .................................................. 39 2.9.2. DFD (Data Flow Diagram) .............................................. 41 2.9.3. Kamus Data ..................................................................... 43 2.9.4. STD (State Transitional Diagram) ................................... 44 2.10. Bahasa Pemrograman ................................................................ 44 2.10.1. HTML ........................................................................... 44 2.10.2. PHP ................................................................................ 45 2.10.3. CSS ............................................................................... 48 2.10.4. MySQL ......................................................................... 48 2.11. Metode Penelitian ...................................................................... 49 2.11.1. Metode Pengumpulan Data ............................................ 50 2.11.2. Metode Pengembangan V-Model ................................... 51 2.12. Penelitian Sejenis ...................................................................... 54

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Metode Pengumpulan Data ........................................................ 57 3.1.1. Observasi ....................................................................... 57 3.1.2. Studi Pustaka .................................................................. 58

x

3.1.3. Wawancara .................................................................... 59 3.2. Metode Pengembangan Sistem .................................................. 59 3.2.1. Requirement Modelling .................................................. 61 3.2.2. Architectural Design ...................................................... 62 3.2.3. Component Design ........................................................ 63 3.2.4. Code Generation ........................................................... 64 3.2.5. Executable Software (Implementation) ........................... 64 3.2.6. Unit Testing ................................................................... 64 3.2.7. Integration Testing ........................................................ 65 3.2.8. System Testing ............................................................... 65 3.2.9. Acceptance Testing ........................................................ 66 3.3. Kerangka Berpikir ..................................................................... 66

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1. Sekilas Tentang UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ....................... 70 4.1.1. Visi dan Misi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta .............. 70 4.1.2. Subbag Administrasi Kepegawaian UIN Jakarta ............ 71 4.1.3. System Operation Processing (Prosedur Tetap) Subbag Administrasi Kepegawaian ............................................ 72 4.2. Requirements Modelling ............................................................ 77 4.2.1. Analisis Sistem Berjalan ................................................. 77 4.2.1.1. Analisis input (masukan) ................................... 85 4.2.1.2. Analisa Output .................................................. 85

xi

4.2.2. Identifikasi Masalah ....................................................... 88 4.2.3. Analisis Persyaratan (Requirements) .............................. 89 4.2.4. Analisis Sistem Usulan .................................................. 93 4.2.5. Studi Feasibilitas ........................................................... 102 4.3.

Architectural Design ................................................................ 103 4.3.1. Perancangan Aplikasi ..................................................... 104 4.3.1.1. Diagram Konteks Sistem yang Diusulkan .......... 104 4.3.1.2. Diagram Zero Sistem yang Diusulkan ............... 107 4.3.1.3. Diagram Rinci Sistem yang Diusulkan .............. 108 4.3.1.4. Spesifikasi Proses yang Diusulkan .................... 146 4.3.1.5. Kamus Data ...................................................... 148 4.3.2. Perancangan Basis Data .................................................. 153 4.3.2.1. Entity Relationship Diagram ............................. 153 4.3.2.2. Spesifikasi Database .......................................... 154

4.4. Component Design .................................................................... 172 4.4.1. Perancangan Modul ....................................................... 172 4.4.2. Rancangan Modul Menu Utama ..................................... 174 4.4.3. Perancangan User Interface ........................................... 180 4.5.

Code Generation ...................................................................... 182

4.6. Executble Software (Implementasi) ............................................ 183 4.6.1. Spesifikasi Hardware ..................................................... 183 4.6.2. Spesifikasi Software ...................................................... 184 4.7. Unit Testing ............................................................................... 184

xii

4.8. Integration Testing .................................................................... 185 4.9. System Testing ........................................................................... 218 4.10. Acceptance Testing (Pengujian Penerimaan) .............................. 252 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan ............................................................................... 253 5.2. Saran ......................................................................................... 254 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................. 255 LAMPIRAN-LAMPIRAN

xiii

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1. Elemen-Elemen ERD ................................................................... 37 Tabel 2.2. Simbol Flowchart System .............................................................. 40 Tabel 2.10. Simbol Data Flow Diagram Yourdan ........................................... 42 Tabel 4.1. Nonfunctional Requirements .......................................................... 92 Tabel 4.2. Tabel pegawai ............................................................................. 154 Tabel 4.3. Tabel ciri fisik ............................................................................. 155 Tabel 4.4. Tabel alamat ................................................................................ 155 Tabel 4.5. Tabel pendidikan ......................................................................... 156 Tabel 4.6. Tabel istri_suami ......................................................................... 156 Tabel 4.7. Tabel anak ................................................................................... 157 Tabel 4.8. Tabel orangtua ............................................................................. 157 Tabel 4.9. Tabel mertua ............................................................................... 158 Tabel 4.10. Tabel saudara............................................................................. 158 Tabel 4.11. Tabel riwayat_satuankerja ......................................................... 159 Tabel 4.12. Tabel riwayat_stskepeg.............................................................. 159 Tabel 4.13. Tabel riwayat_pangkat............................................................... 160 Tabel 4.14. Tabel riwayat_gapok ................................................................. 160 Tabel 4.15. Tabel riwayat_jabatan................................................................ 161 Tabel 4.16. Tabel riwayat_jabatanfungsional ............................................... 161 Tabel 4.17. Tabel riwayat_jabatanfungsional ............................................... 162 Tabel 4.18. Tabel riwayat_diklat .................................................................. 162

xviii

Tabel 4.19. Tabel penghargaan..................................................................... 163 Tabel 4.20. Tabel kunjungan_luarnegeri ...................................................... 163 Tabel 4.21. Tabel riwayat_indisipliner ......................................................... 164 Tabel 4.22. Tabel riwayat_organisasi ........................................................... 164 Tabel 4.23. Tabel tm_agama ........................................................................ 164 Tabel 4.24. Tabel tm_pendidikan ................................................................. 165 Tabel 4.25. Tabel tm_golongan .................................................................... 165 Tabel 4.26. Tabel tm_diklat ......................................................................... 165 Tabel 4.27. Tabel tm_jabatanstruktural ........................................................ 166 Tabel 4.28. Tabel tm_jabatanf ...................................................................... 166 Tabel 4.29. Tabel tm_jabatanft ..................................................................... 166 Tabel 4.30. Tabel tm_gapok ......................................................................... 167 Tabel 4.31. Tabel tm_ppkenaikangaji ........................................................... 167 Tabel 4.32. Tabel tm_satuanorganisasi ......................................................... 167 Tabel 4.33. Tabel unit_kerja......................................................................... 168 Tabel 4.34. Tabel naik_pangkat.................................................................... 168 Tabel 4.35. Tabel naik_kgb .......................................................................... 169 Tabel 4.36. Tabel pensiun ............................................................................ 169 Tabel 4.37. Tabel user .................................................................................. 170 Tabel 4.38. Tabel konten .............................................................................. 170 Tabel 4.39. Tabel hubungi ............................................................................ 170 Tabel 4.40. Tabel Matrik CRUD .................................................................. 172 Tabel 4.41. Tabel Spesifikasi Hardware ....................................................... 183

xix

Tabel 4.42. Tabel Spesifikasi Software......................................................... 184 Tabel 4.43. Tabel Integration Testing Login, Beranda, Logout ..................... 185 Tabel 4.44. Tabel Integration Testing Modul Master Kepegawaian .............. 186 Tabel 4.45. Tabel Integration Testing Data Pegawai .................................... 192 Tabel 4.46. Tabel Integration Testing Daftar Urut Kepangkatan................... 204 Tabel 4.47. Tabel Integration Testing Modul Kenaikan Pangkat .................. 204 Tabel 4.48. Tabel Integration Testing Modul Kenaikan Gaji Berkala ........... 206 Tabel 4.49. Tabel Integration Testing Modul Pensiun .................................. 208 Tabel 4.50. Tabel Integration Testing Modul Pengguna ............................... 211 Tabel 4.51. Tabel Integration Testing Modul Konten ................................... 212 Tabel 4.52. Tabel Integration Testing Modul SOP dan Persyaratan .............. 215 Tabel 4.53. Tabel Integration Testing Modul Laporan .................................. 216 Tabel 4.54. Tabel Integration Testing Modul Pesan ..................................... 217 Tabel 4.55. Tabel Integration Testing Modul Bantuan.................................. 218 Tabel 4.56. Tabel System Testing Modul Master Kepegawaian..................... 218 Tabel 4.57. Tabel System Testing Modul Data Pegawai ................................ 222 Tabel 4.58. Tabel System Testing Modul Daftar Urut Kepangkatan .............. 237 Tabel 4.59. Tabel System Testing Modul Kenaikan Pangkat ......................... 238 Tabel 4.60. Tabel System Testing Modul Kenaikan Gaji Berkala .................. 239 Tabel 4.61. Tabel System Testing Modul Pensiun ......................................... 241 Tabel 4.62. Tabel P System Testing Modul Pengguna ................................... 244 Tabel 4.63. Tabel System Testing Modul Konten .......................................... 245 Tabel 4.64. Tabel System Testing Modul SOP dan Persyaratan..................... 248

xx

Tabel 4.65. Tabel System Testing Modul Laporan ........................................ 249 Tabel 4.66. Tabel System Testing Modul Pesan ............................................ 251 Tabel 4.67. Tabel System Testing Modul Bantuan ........................................ 251 Tabel 4.68. Acceptance Testing .................................................................... 252

xxi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1. Siklus informasi ....................................................................... 18 Gambar 2.2. Kualitas Informasi..................................................................... 19 Gambar 2.3. Definisi Sistem Informasi......................................................... 23 Gambar 2.4. Jenjang Dari Data ...................................................................... 32 Gambar 2.5. Cardinality One to One ............................................................. 37 Gambar 2.6. Cardinality One to Many ........................................................... 38 Gambar 2.7. Cardinality Many to Many ........................................................ 38 Gambar 2.8. V-Model .................................................................................. 52 Gambar 3.1. V-Model .................................................................................. 61 Gambar 3.2. Kerangka Berpikir (Bagian 1) ................................................... 67 Gambar 3.3. Kerangka Berpikir (Bagian 2) ................................................... 68 Gambar 4.1. Struktur Organisasi Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta(Sumber: UIN, 2002) .................................... 72 Gambar 4.2. Flowchart Kenaikan Pangkat pada Sistem yang Berjalan ........... 80 Gambar 4.3. Flowchart Kenaikan Gaji Berkala pada Sistem yang Berjalan.... 82 Gambar 4.4. Flowchart Pensiun pada Sistem yang Berjalan........................... 84 Gambar 4.5. Flowchart Kenaikan Pangkat pada Sistem yang Diusulkan ........ 96 Gambar 4.6. Flowchart Kenaikan Gaji Berkala pada Sistem yang Diusulkan . 98 Gambar 4.7. Flowchart Pensiun pada Sistem yang Diusulkan ...................... 101 Gambar 4.8. Diagram Konteks Sistem yang Diusulkan................................ 104 Gambar 4.9. Diagram Zero Sistem Yang Diusulkan .................................... 107 Gambar 4.10. Diagram Level 1 Proses ke-1 Sistem yang Diusulkan ............ 108 xiv

Gambar 4.11. Diagram Level 1 Proses ke-2 Sistem yang Diusulkan ............ 109 Gambar 4.12. Diagram Level 1 Proses ke-3 Sistem yang Diusulkan ............ 110 Gambar 4.13. Diagram Level 1 Proses ke-4 Sistem yang Diusulkan ............ 110 Gambar 4.14. Diagram Level 1 Proses ke-5 Sistem yang Diusulkan ............ 111 Gambar 4.15. Diagram Level 2 Proses ke-1.1 Sistem yang Diusulkan ......... 111 Gambar 4.16. Diagram Level 2 Proses ke-1.2 Sistem yang Diusulkan ......... 112 Gambar 4.17. Diagram Level 2 Proses ke-1.3 Sistem yang Diusulkan ......... 113 Gambar 4.18. Diagram Level 2 Proses ke-1.4 Sistem yang Diusulkan ......... 113 Gambar 4.19. Diagram Level 2 Proses ke-1.5 Sistem yang Diusulkan ......... 114 Gambar 4.20. Diagram level 2 proses ke-1.6 sistem yang Diusulkan ........... 115 Gambar 4.21. Diagram Level 2 Proses ke-1.7 Sistem yang Diusulkan ......... 115 Gambar 4.22. Diagram Level 2 Proses ke-2.1 Sistem yang diusulkan .......... 116 Gambar 4.23. Diagram Level 2 Proses ke-2.2 Sistem yang diusulkan .......... 117 Gambar 4.24. Diagram Level 2 Proses ke-3.1 Sistem yang diusulkan .......... 118 Gambar 4.25. Diagram Level 2 Proses ke-3.2 Sistem yang diusulkan .......... 119 Gambar 4.26. Diagram Level 2 Proses ke-4.1 Sistem yang diusulkan .......... 121 Gambar 4.27. Diagram Level 2 Proses ke-5.1 Sistem yang diusulkan .......... 122 Gambar 4.28. Diagram Level 2 Proses ke-5.2 Sistem yang diusulkan .......... 123 Gambar 4.29. Diagram Level 3 Proses ke-1.5.1 Sistem yang diusulkan ....... 124 Gambar 4.30. Diagram Level 3 Proses ke-1.5.2 Sistem yang diusulkan ....... 125 Gambar 4.31. Diagram Level 3 Proses ke-1.5.3 Sistem yang diusulkan ....... 126 Gambar 4.32. Diagram Level 3 Proses ke-1.6.1 Sistem yang diusulkan ....... 126 Gambar 4.33. Diagram Level 3Proses ke-1.6.2 Sistem yang diusulkan ........ 127 Gambar 4.34. Diagram Level 3 Proses ke-1.7.1 Sistem yang diusulkan ....... 128 xv

Gambar 4.35. Diagram Level 3 Proses ke-1.7.2 Sistem yang diusulkan ....... 128 Gambar 4.36. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.1 Sistem yang diusulkan ....... 129 Gambar 4.37. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.2 Sistem yang diusulkan ....... 130 Gambar 4.38. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.3 Sistem yang diusulkan ....... 131 Gambar 4.39. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.4 Sistem yang diusulkan ....... 131 Gambar 4.40. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.5 Sistem yang diusulkan ....... 132 Gambar 4.41. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.1 Sistem yang diusulkan ....... 133 Gambar 4.42. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.2 Sistem yang diusulkan ....... 133 Gambar 4.43. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.3 Sistem yang diusulkan ....... 134 Gambar 4.44. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.4 Sistem yang diusulkan ....... 135 Gambar 4.45. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.5 Sistem yang diusulkan ....... 136 Gambar 4.46. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.6 Sistem yang diusulkan ....... 136 Gambar 4.47. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.1 Sistem yang diusulkan .... 137 Gambar 4.48. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.2 Sistem yang diusulkan .... 138 Gambar 4.49. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.3 Sistem yang diusulkan .... 138 Gambar 4.50. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.4 Sistem yang diusulkan .... 139 Gambar 4.51. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.5 Sistem yang diusulkan .... 140 Gambar 4.52. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.1.1 Sistem yang Diusulkan ... 140 Gambar 4.53. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.1.2 Sistem yang Diusulkan ... 141 Gambar 4.54. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.5.1 Sistem yang Diusulkan ... 142 Gambar 4.55. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.5.2 Sistem yang Diusulkan ... 142 Gambar 4.56. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.5.3 Sistem yang Diusulkan ... 143 Gambar 4.57. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.6.1 Sistem yang Diusulkan ... 144 Gambar 4.58. Diagram Level 2 Proses ke-2.2.6.2 Sistem yang Diusulkan ... 144 xvi

Gambar 4.59. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.6.3 Sistem yang Diusulkan ... 145 Gambar 4.60. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.6.4 Sistem yang Diusulkan ... 146 Gambar 4.61. Entity Relationship Diagram (ERD) ...................................... 153 Gambar 4.62. Logical Record Structure (LRS) ............................................ 171 Gambar 4.63. STD Menu Utama Account Admin ....................................... 175 Gambar 4.64. STD Menu Utama Account Admin Pusat .............................. 176 Gambar 4.65. STD Menu Utama Account Admin Unit ................................ 177 Gambar 4.66. STD Menu Utama Account Kepala ....................................... 178 Gambar 4.67. STD Menu Utama Account Pegawai ..................................... 179 Gambar 4.68. Rancangan Halaman Login ................................................... 180 Gambar 4.69. Rancangan Halaman Utama .................................................. 180 Gambar 4.70. Rancangan Halaman Tampilan Data...................................... 181 Gambar 4.71. Rancangan Halaman Tambah Data ........................................ 181 Gambar 4.72. Rancangan Halaman Edit Data .............................................. 182 Gambar 4.73. Contoh code program error pada proses debugging............... 185

xvii

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN A (Wawancara) Wawancara dengan Admin .......................................................... A-1 Wawancara dengan Kasubbag Administrasi Kepegawaian ........... A-2 Wawancara dengan Staff Subbag Administrasi Kepegawaian ...... A-3 LAMPIRAB B (Flowchart Sistem Usulan yang Disetujui) Flowchart Sistem Usulan Kenaikan Pangkat .................................. B-1 Flowchart Sistem Usulan Kenaikan Gaji Berkala ........................... B-2 Flowchart Sistem Usulan Pensiun .................................................. B-3 LAMPIRAN C (Tabel Pengujian Penerimaan Sistem) LAMPIRAN D (User Manual Aplikasi) LAMPIRAN E (Source Code Program) LAMPIRAN F (Penelitian) Surat Pengajuan Penelitian ............................................................ F-1 Jadwal Penelitian .......................................................................... F-2 Surat Selesai Penelitian ................................................................... F-3

xxii

xxiii

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Penggunaan sistem informasi untuk membantu kinerja organisasi semakin dibutuhkan. Dengan didukung oleh kecanggihan teknologi informasi, telah memungkinkan pengembangan sistem informasi yang semakin handal. Informasi merupakan salah satu sumber daya penting dalam manajemen moderen. Banyak keputusan strategis yang bergantung kepada informasi. Penataan informasi yang dilakukan secara teratur, jelas, tepat dan cepat serta dapat disajikan dalam sebuah laporan tentunya sangat mendukung kelancaran kegiatan operasional organisasi dan pengambilan keputusan yang tepat. Pegawai merupakan subjek penting dalam sebuah organisasi. Manusia memiliki kemampuan untuk menggerakkan semua sumber daya organisasi yang ada. Tanpa adanya pegawai yang baik, organisasi akan sulit berkembang karena kekuatan setiap organisasi terletak pada pegawai yang mengelola dan menanganinya. Apabila pegawai diperhatikan secara tepat dengan

menghargai

bakat-bakat,

mengembangkan

kemampuan,

dan

menggunakannya secara tepat maka organisasi akan menjadi dinamis dan berkembang (Ristian, 2010).

1

2

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta merupakan institusi perguruan tinggi yang memiliki jumlah pegawai yang besar. Pegawai di UIN Jakarta meliputi pegawai struktural (pegawai administrasi) dan pegawai fungsional (dosen). Untuk memudahkan pengolahan informasi kepegawaian maka dibutuhkan suatu aplikasi sistem kepegawaian (SIMPEG). Subbag Administrasi Kepegawaian UIN Jakarta memiliki tugas melakukan administrasi mutasi kepegawaian meliputi masalah kenaikan pangkat jabatan, kenaikan gaji berkala, dan pensiun pegawai. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara penulis dengan Kasubbag Administrasi Kepegawaian, pengolahan informasi kepegawaian sudah dilakukan dengan terkomputerisasi. Data-data mengenai kepegawaian sudah berada di dalam suatu database dengan program aplikasi Sistem Pegawai (SIMPEG) berbasis desktop. Namun, aplikasi tersebut masih memiliki kekurangan diantaranya yaitu belum sempurnanya fitur untuk pembuatan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala sehingga masih dilakukan dengan menggunakan file-file Excel dan Word. Selain itu, belum terdapatnya modul administrasi pensiun pada aplikasi SIMPEG. Untuk masalah pensiun masih dilakukan secara semi terkomputerisasi artinya data pegawai yang mengajukan pensiun diinput ke komputer menggunakan program aplikasi pengolah kata seperti Ms. Word dan Ms. Excel sebagai dokumentasi untuk kemudian dibuatkan Surat Usulan Pensiun dan Surat Pengantar yang akan ditujukan pada Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian. Laporan yang

3

dihasilkan dari sistem juga belum

memenuhi kebutuhan manajemen

kepegawaian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Oleh karena itu dibutuhkan suatu konsep pengolahan data pegawai dengan fitur pengolahan data pegawai, data riwayat pangkat dan jabatan, data kenaikan pangkat pegawai, data kenaikan gaji berkala, data pensiun, dan rekapitulasi pegawai per unit kerja serta laporan yang disediakan sesuai kebutuhan administrasi kepegawaian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam bentuk website. Berdasarkan penjelasan diatas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dalam rangka skripsi

dengan tema “Pengembangan Sistem

Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Berbasis Web. Studi Kasus: Subbagian Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penelitian ini juga berada di bawah Pusat Komputer dan Sistem Informasi (PUSKOM) UIN. PUSKOM merupakan sebuah badan yang bertugas membenahi sistem perguruan tinggi (SIMPERTI) UIN Jakarta dengan membentuk pusat data yang tersentralisasi sebagai pelayanan unit kerja di UIN (Centralize operation and decentralize in service - SOSIS). Harapan dari penelitian ini adalah agar skripsi ini dapat memberikan solusi sebagai pemecahan masalah pengolahan data kepegawaian di Subbagian Administrasi Kepegawaian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

4

1.2.Perumusan Masalah Berdasarkan

latar

belakang

tersebut,

penulis

merumuskan

permasalahan yang akan dihadapi dalam penelitian dan pengembangan sistem, adalah : 1. Bagaimana mengembangkan SIMPEG yang saat ini berbasis desktop menjadi SIMPEG berbasis web? 2. Bagaimana

mengembangkan

SIMPEG

menjadi

pusat

data

yang

tersentralisasi sebagai pelayanan kepegawaian di setiap unit kerja di UIN Jakarta? 3. Bagaimana membuat laporan yang dihasilkan oleh sistem sesuai dengan format yang dibutuhkan Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Jakarta? 4. Bagaimana

menyempurnakan

fitur

untuk

pembuatan

SK

(Surat

Keputusan) sehingga untuk membuat SK kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala dilakukan secara otomatis dari sistem? 5. Bagaimana membuat modul pengolahan dan penyimpanan data pensiun pegawai yang sesuai dengan proses bisnis yang berjalan di Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Jakarta? Sehingga

penulis

merumuskan

bahwa

permasalahan

yang

akan

diselesaikan dengan penelitian ini adalah bagaimana mengembangkan Sistem Informasi Kepegawaian yang sesuai dengan SOP (Standard Operasional Procedure) Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

5

1.3. Pembatasan Masalah Dalam pengembangan Sistem Informasi Pegawai ini, penulis membatasi masalah sebagai berikut : 1. Analisis dan perancangan database yang akan menampung keseluruhan data pegawai UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggunakan MySQL versi 5.0.67 sebagai tools-nya. 2. Analisis dan perancangan aplikasi berbasis web menggunakan bahasa pemrograman HTML dan PHP versi 5.2.6. 3. Permasalahan penelitian dibatasi hanya untuk pegawai administrasi golongan III/d ke bawah. 4. Pengembangan modul data pegawai, data kenaikan pangkat, data kenaikan gaji berkala, dan data pensiun. 5. Perancangan penyajian format laporan terkait kepegawaian yang sesuai dengan kebutuhan manajerial. 6. Perancangan dan pembuatan fitur Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat dan Surat Keputusan (SK) kenaikan gaji berkala pegawai. 7. Dalam melakukan perancangan aplikasi, penulis menggunakan Diagram Alir, DFD, serta STD dan ERD sebagai pemodelan databasenya. 8. Pengguna sistem ini nantinya adalah pegawai, bagian kepegawaian unit kerja sebagai admin unit kerja, subbag administrasi kepegawaian pusat sebagai admin pusat, kepala biro kepegawaian dan kepala bagian kepegawaian sebagai kepala, pihak PUSKOM, dan administrator sistem.

6

1.4. Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai penulis dari penelitian ini adalah: a. Menganalisis sistem yang ada (current system) pada Subbagian Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Jakarta. b. Mengembangkan aplikasi kepegawaian yang masih berbasis desktop menjadi aplikasi berbasis web pada Subbagian Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. c. Merancang aplikasi kepegawaian yang dapat menunjang aktivitas administrasi kepegawaian. d. Menguji aplikasi kepegawaian yang baru dengan metode blackbox testing.

1.5. Manfaat Penelitian 1.5.1. Bagi Pengguna Sistem khususnya Subbagian Administrasi Kepegawaian UIN Jakarta Manfaat yang dapat dipetik oleh Subbagian Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dari penelitian ini antara lain: a. Tersedianya aplikasi kepegawaian yang didukung oleh database untuk penyimpanan data-data pegawai dan untuk mengolah data tersebut menjadi informasi yang dibutuhkan. b. Membantu

administrator

dan

pihak

kepegawaian

untuk

mengorganisir data sesuai hak akses. c. Memudahkan manajemen, mengintegrasikan data kepegawaian,

7

dan mempublikasikan informasi yang dihasilkan. d. Untuk memudahkan integrasi dengan SIMPERTI. 1.5.2. Bagi penulis Banyak sekali manfaat yang bisa penulis petik dalam penelitian skripsi ini, diantaranya adalah sebagai berikut : a. Menambah

wawasan

penulis

tentang

teknologi

informasi,

khususnya dalam membangun sistem informasi berbasis web. b. Dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah. 1.5.3. Bagi Akademik a. Mengetahui kemampuan mahasiswa dalam penguasaan materi dan penerapan ilmu yang telah di dapat di bangku kuliah. b. Memberikan gambaran tentang kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja dari hasil yang diperoleh selama pembelajaran pada masa kuliah.

1.6. Metodologi Penelitian Metode penelitian yang digunakan dan diterapkan dalam penulisan tugas akhir ini meliputi : 1.6.1. Metodologi Pengumpulan Data Dalam proses penulisan skripsi ini, bentuk metodologi pelaksanaan yang akan dilakukan antara lain :

8

a. Observasi, yakni proses pengambilan data dalam penelitian di mana

peneliti

atau

pengamat

melihat

langsung

keadaan

permasalahan penelitian yaitu sistem pegawai yang telah ada. b. Wawancara, yakni mengumpulkan data melalui tanya jawab dan diskusi dengan pihak-pihak bagian kepegawaian. c. Studi Pustaka, yakni mengumpulkan data melalui buku maupun artikel yang berhubungan dengan penulisan skripsi ini. d. Studi Literatur, yakni mengumpulkan data melalui jurnal-jurnal penelitian yang terkait dengan penelitian skripsi.

1.6.2. Metodologi Pengembangan Aplikasi Pada penelitian ini penulis menggunakan V-Model dalam mengembangkan aplikasi. V-Model menunjukkan hubungan antara setiap fase siklus hidup pengembangan dan tahap pengujian yang terkait untuk memastikan bahwa jaminan mutu yang sesuai dan pengujian berlangsung di seluruh siklus hidup proyek. Adapun sembilan tahap siklus pengembangan V-Model adalah sebagai berikut: a. Requirement Modelling, pada tahap ini penulis melakukan penelitian lapangan yang bertujuan untuk mengetahui proses kerja dengan menelaah dokumen-dokumen terkait untuk mendapatkan informasi mengenai sistem kepegawaian. Penulis juga melakukan

9

analisis terhadap sistem yang berjalan dan merancang analisis sistem usulan sesuai requirement yang didapatkan. b. Architectural Design, perancangan ini

meliputi: perancangan

sistem menggunakan Diagram Konteks, DFD,

dan STD;

perancangan database menggunakan ERD dan LRS; serta perancangan tampilan aplikasi (Graphic User Interface). c. Component Design, pada tahap ini penulis melakukan perancangan modul-modul sistem. d. Code Generation, pada tahap ini dilakukan pengkodean terhadap perancangan yang telah didefinisikan. e. Executable Software (Implementation), pada tahap ini dilakukan terhadap aplikasi yang telah dikembangkan ke target server tertentu, yang dalam hal ini Apache Server. f.

Unit Testing, pada tahap ini dilakukan pengujian terhadap code program pada setiap unit modul.

g. Iintegration Testing, tahap ini melibatkan pengujian sekumpulan modul yang telah diintegrasikan menjadi subsistem. h. System Testing, pada tahap ini dilakukan pengujian terhadap keseluruhan sistem menggunakan black box testing. i. Acceptance

Testing,

pada

penerimaan sistem oleh user.

tahap

ini

dilakukan

pengujian

10

1.7. Sistematika Penulisan Dalam

skripsi

ini,

penulis

menjabarkan

penelitian

dalam

Pengembangan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) Berbasis Web dalam 5 (lima) Bab, yaitu : BAB I

PENDAHULUAN Pendahuluan memberikan uraian mengenai latar belakang masalah, perumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, metodologi penelitian, dan sistematika penulisan.

BAB II

LANDASAN TEORI Bab ini berisi pembahasan teori-teori yang digunakan sebagai panduan dasar dalam pengembangan sistem ini.

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN Bab ini berisi metodologi penelitian yang digunakan serta langkah-langkah yang digunakan terkait dengan penelitian yang dilakukan.

BAB IV

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Bab ini berisi analisis terhadap kebutuhan sistem, serta implementasi pengembangannya secara konkrit.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini merupakan bab penutup yang berisi kesimpulan serta saran yang dapat membantu pengembangan sistem informasi ini di masa yang akan datang.

BAB II LANDASAN TEORI

2.1. Pengembangan Sistem Definisi pengembangan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah berasal dari kata dasar “kembang” yakni suatu proses, cara, perbuatan menjadikan maju (baik, sempurna, dan sebagainya). Jadi, pengembangan merupakan sebuah tindakan untuk mengubah sesuatu menjadi lebih baik (kbbi, 2010). Dalam hal ini, pengembangan berarti sebuah tindakan, proses, dan cara untuk menghimpun dan mengolah data kepegawaian serta mendistribusikan data tersebut pada pihak-pihak yang berhak mengaksesnya. Pengembangan sistem adalah penyusunan suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada. Salah satu alasan diperlukannya pengembangan sistem adalah adanya permasalahan-permasalahan yang timbul pada sistem yang lama sehingga penggunaan sistem yang lama dirasa kurang efektif. Dalam hal ini SIMPEG yang ada saat ini terdapat beberapa permasalahan yaitu belum terdapatnya modul pensiun, tidak sesuainya laporan yang dihasilkan sistem untuk kebutuhan manajerial dan untuk pencetakan SK kenaikan pangkat dan gaji berkala juga masih dilakukan dengan Aplikasi Microsoft Word karena format SK yang disediakan sistem belum sesuai. Selain itu, kendala SIMPEG yang berbasis client-server yaitu sulitnya pegawai mengakses datanya, sulitnya bagian kepegawaian unit kerja 11

12

mengakses data pegawainya karena aplikasi SIMPEG yang ada hanya digunakan di jaringan lokal kepegawaian pusat, aplikasi sangat bergantung dengan operating system yang sama disetiap client, relatif lebih sulit diimplementasikan dan di-maintenance pada banyak client. Sedangkan jika menggunakan aplikasi berbasis web, hanya dibutuhkan browser di setiap client tanpa bergantung dengan operating system yang digunakan, akses data setiap user menjadi lebih mudah karena sudah menggunakan teknologi internet, dan aplikasi lebih mudah untuk dimaintenance. Kendala yang biasa dihadapi dalam mengimplementasikan aplikasi berbasis web yaitu masalah keamanan sistem dan kecepatan aplikasi yang bergantung pada kecepatan jaringan dan kemampuan web server.

2.2. Konsep Sistem 2.2.1. Definisi Sistem McLeod berpendapat, sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan (Ladjamudin, 2005 : 3). Elemen tersebut dapat berupa organisasi, orang atau benda yang melakukan suatu pekerjaan. Masing-masing elemen melakukan pekerjaan yang berbeda, dimana pekerjaan tersebut merupakan tujuan bersama dari masing-masing elemen. Menurut Davis 1985 (Ladjamudin, 2005:2), sistem adalah bagian-bagian yang saling berkaitan yang beroperasi bersama untuk mencapai beberapa sasaran atau maksud.

13

Dalam bidang sistem informasi, sistem diartikan sebagai sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam proses transformasi yang teratur (Mulyanto, 2009: 2). Dari beberapa definisi sistem diatas, penulis memahami suatu sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.

2.2.2. Karakteristik Sistem Sebuah sistem memiliki karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yang mencirikan bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebuah sistem (Sutabri, 2005 : 11). Karakteristik- karakteristik tersebut adalah: a. Komponen sistem (Components) Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling bekerjasama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa subsistem atau bagian-bagian dari sistem yang mempunyai sifat-sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. b. Batasan sistem (Boundary) Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem yang dengan sistem yang lain atau dengan lingkungan

14

luarnya. Batasan sistem ini menunjukkan ruang lingkup dari sistem itu sendiri. c. Lingkungan luar sistem (Environtment) Lingkungan luar dari sistem merupakan apapun yang ada di luar lingkup atau batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem tersebut. d. Penghubung sistem (Interface) Penghubung sistem atau interface merupakan media yang menghubungkan sistem dengan subsistem yang lainnya untuk dapat berinteraksi membentuk suatu kesatuan. e. Masukan sistem (Input) Masukan sistem adalah energy yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan sistem dapat berupa pemeliharaan (maintenance input) dan sinyal (signal input). Maintenance input merupakan energy yang dimasukkan agar sistem tersebut dapat beroperasi. Sedangkan, signal input adalah energy yang diproses untuk menghasilkan keluaran. f. Keluaran sistem (Output) Keluaran sistem adalah hasil energy yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Keluaran ini merupakan masukan yang berguna bagi subsistem yang lain.

15

g. Pengolah sistem (Proses) Suatu sistem dapat mempunyai suatu proses yang akan mengubah masukan menjadi keluaran. h. Sasaran sistem (Objective) Suatu sistem memiliki tujuan dan sasaran yang pasti. Hal ini karena sasaran sangat berguna untuk menentukan masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.

2.2.3. Klasifikasi Sistem Setiap sistem memiliki sasaran yang berbeda untuk setiap kasus yang terjadi dalam sistem tersebut. Oleh karena itu, sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang sebagai berikut: a. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak dan sistem fisik. Sistem abstrak yaitu sistem yang berupa pemikiran atau ide yang tidak tampak secara fisik, misalnya sistem teologi. Sedangkan sistem fisik adalah sistem yang ada secara fisik, misalnya sistem komputer. b. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah dan sistem buatan manusia. Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi karena proses alam tidak dibuat oleh manusia melainkan oleh Allah SWT misalnya sistem pergantian siang dan malam. Sedangkan, sistem

16

buatan manusia yaitu sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi antara manusia dan mesin disebut man-machine-system. Sebagai contoh adalah Sistem Informasi karena

menyangkut penggunaan komputer yang

berinteraksi dengan manusia. c. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (deterministic system) dan sistem tak tentu (probabilistic system). Sistem tertentu adalah sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Sistem komputer adalah sistem tertentu yang tingkah lakunya dapat diprediksi berdsarkan program yang dijalankan. Sedangkan sistem tak tentu adalah sistem yang masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsure probabilitas, misalnya sistem politik. d. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup dan sistem terbuka. Sistem tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya dan dapat bekerja secara otomatis. Namun

kenyataannya, tidak ada sistem yang

benar-benar tertutup yang ada hanya relatively closed system (secara relative tertutup namun tidak benar-benar tertutup). Sedangkan sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima

17

masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem lainnya.

2.3. Konsep Dasar Informasi 2.3.1. Definisi Informasi Informasi memiliki peranan yang penting dalam organisasi ibarat darah yang mengalir didalam tubuh suatu organisasi. Suatu sistem yang kurang mendapatkan informasi akan sulit berkembang bahkan dapat menjadi mati. Sebelum mendifinisikan informasi, penulis memaparkan definisi dari data. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kesatuan nyata adalah berupa suatu objek nyata seperti tempat, benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi. Untuk pengambilan keputusan bagi manajemen, maka faktor-faktor tersebut harus diolah lebih lanjut untuk menjadi suatu informasi (Ladjamudin, 2005: 8). Informasi adalah data yang telah diklasifikasi atau diolah atau diinterpretasi untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan (Sutabri, 2005 : 23). Gordon B. Davis mendefinisikan informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau saat mendatang (Mulyanto, 2009: 17).

18

Dari beberapa penjabaran definisi informasi diatas, dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.

2.3.2. Siklus Informasi Untuk

memperoleh

informasi

yang

bermanfaat

bagi

penerimanya, perlu dijelaskan bagaimana siklus yang terjadi atau dibutuhkan dalam menghasilkan informasi. Menurut Ladjamudin, siklus informasi atau siklus pengolahan data adalah sebagai berikut:

Masukan (Data)

Proses (Model)

Keluaran (Informasi)

Gambar 2.1. Siklus Informasi (Sumber: Ladjamudin, 2005:11)

2.3.3. Kualitas Informasi Kualitas informasi sangat dipengaruhi atau ditentukan oleh tiga hal pokok, yaitu akurasi (acuracy), relevansi (relevancy), dan tepat waktu (timeliness) (Mulyanto, 2009 : 20).

19

a. Akurat (accuracy) Akurat berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya. b. Tepat waktu (timeliness) Tepat pada waktunya berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat karena informasi yang sudah using tidak memiliki nilai lagi karena informasi merupakan landasan dalam pengambilan keputusan. c. Relevansi (relevancy) Relevan berarti informasi memiliki manfaat untuk penerimanya karena relevansi informasi untuk setiap penerima berbeda-beda. Bruch dan Grudnitski menganalogikan kualitas informasi sebagai pilar-pilar

dalam

bangunan

yang

menentukan

pengambilan keputusan.

Gambar 2.2. Kualitas informasi (Sumber: Mulyanto, 2009: 22)

baik

tidaknya

20

2.3.4. Nilai Informasi Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya dan sebagian besar informasi tidak dapat ditaksir keuntungannya dengan satuan nilai uang, tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya (Ladjamudin, 2005: 12). Nilai suatu informasi didasarkan atas 10 (sepuluh) sifat, yaitu (Sutabri, 2005: 31) : 1. Mudah diperoleh Sifat ini menunjukkan mudahnya dan cepatnya informasi dapat diperoleh. Akan tetapi berapa nilainya bagi pemakai informasi sulit mengukurnya. 2. Luas dan lengkap Informasi mempunyai nilai

yang lebih sempurna

apabila

mempunyai lingkup/ cakupan yang luas dan lengkap. Informasi sepotong dan tidak lengkap menjadi tidak bernilai, karena tidak dapat digunakan secara baik. 3. Ketelitian Informasi mempunyai nilai

yang lebih sempurna

apabila

mempunyai ketelitian yang tinggi/akurat. Informasi menjadi tidak bernilai jika tidak akurat, karena akan mengakibatkan kesalahan pengambilan keputusan.

21

4. Kecocokan Informasi mempunyai nilai yang lebih sempurna apabila sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Informasi berharga dan penting menjadi tidak bernilai jika tidak sesuai dengan kebutuhan penggunanya, karena tidak dapat dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan. 5. Ketepatan waktu Informasi mempunyai nilai yang lebih sempurna apabila dapat diterima oleh pengguna pada saat yang tepat. Informasi berharga dan penting menjadi tidak bernilai jika terlambat diterima/ usang, karena tidak dapat dimanfaatkan pada saat pengambilan keputusan. 6. Kejelasan Informasi yang jelas akan meningkatkan kesempurnaan nilai informasi. Kejelasan informasi dipengaruhi oleh bentuk dan format informasi. 7. Fleksibilitas/ keluwesan Nilai informasi semakin sempurna apabila memiliki fleksibilitas tinggi. Fleksibilitas informasi diperlukan oleh para manajer / pimpinan pada saat pengambilan keputusan. 8. Dapat dibuktikan Nilai informasi semakin sempurna apabila informasi tersebut dapat dibuktikan kebenarannya. Kebenaran informasi bergantung pada validitas data sumber yang diolah.

22

9. Tidak ada prasangka Nilai informasi semakin sempurna apabila informasi tersebut tidak menimbulkan prasangka dan keraguan adanya kesalahan informasi. 10. Dapat diukur Informasi untuk pengambilan keputusan seharusnya dapat diukur agar dapat mencapai nilai yang sempurna.

2.4. Konsep Dasar Sistem Informasi 2.4.1. Definisi Sistem Informasi Secara umum definisi Sistem Informasi adalah sekelompok elemen-elemen dalam suatu organisasi yang saling berintegrasi dengan menggunakan masukan, proses dan keluaran dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan dan dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan yang tepat (Jeffrey L. Whitten, 2006 : 45). Menurut James Alter (1992) dalam buku Information System: A Management Perspective, mendefinisikan sistem informasi sebagai kombinasi antarprosedur kerja, informasi, orang dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi (Mulyanto, 2009:28). Lebih lanjut lagi, Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang

23

bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan laporan-laporan yang diperlukan (Sutabri, 2005: 42). Dari beberapa definisi diatas, penulis menyimpulkan bahwa sistem informasi merupakan komponen yang terdiri dari manusia, teknologi

informasi,

dan

prosedur

kerja

yang

memproses,

menyimpan, menganalisis dan mendistribusikan informasi untuk mencapai suatu tujuan. Definisi sistem informasi diilustrasikan sebagai berikut:

Informasi Data berupa teks, gambar, audio, video

Yang coba dilakukan sistem

Tujuan

Prosedur Kerja

Cara kerja

Manusia

Bertugas memasukkan data Teknologi Informasi Perangkat yang memproses informasi

Gambar 2.3. Definisi Sistem Informasi (Sumber: Mulyanto, 2009: 30)

24

2.4.2. Komponen Sistem Informasi Sistem Informasi terdiri dari komponen-komponen yang saling berinteraksi satu dengan yang lainnya membentuk satu kesatuan untuk mencapai sasarannya (Jogianto, 2005: 42). Adapun komponenkomponen sistem informasi meliputi : a. Blok masukan (Input block) Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi. Misalnya input disini dapat berupa dokumen-dokumen dasar. b. Blok model (model block) Blok ini merupakan kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di dalam basis data dengan cara tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan. c. Blok keluaran (output block) Blok keluaran merupakan produk yang dihasilkan dari sistem informasi. Produk ini berupa keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem. d. Blok teknologi (technology block) Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi. Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan, dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran, serta membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Teknologi

25

terdiri dari 3 (tiga) bagian utama yaitu Teknisi (brainware), Perangkat Lunak (software), dan perangkat keras (hardware). e. Blok basis data (database block) Basisdata merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di perangkat keras computer

dan

menggunakan

perangkat

lunak

untuk

memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam database untuk keperluan informasi selanjutnya. Selain itu, data juga perlu diproses sedemikian rupa agar menghasilkan informasi yang berkualitas. f. Blok kendali (control block) Pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.

2.5. Konsep Kepegawaian Negara Pegawai merupakan kekayaan utama suatu perusahaan, karena tanpa keikutsertaan mereka, aktifitas tidak akan terjadi. Kepegawaian merupakan suatu badan yang mengurusi administrasi pegawai. Dimana keberadaan kepegawaian ini hanya lebih berfungsi pada urusan administrasi seperti pengangkatan, kepangkatan, penggajian, mutasi, pemberhentian, pemensiunan.

dan

26

2.5.1. Definisi Pegawai Pegawai Negeri adalah setiap Warga Negara Indonesia yang telah memenuhi syarat yang ditentukan, diangkat oleh pejabat yang berwenang dan diserahi tugas-tugas dalam jabatan negeri, atau diserahi tugas Negara lainnya, dan digaji berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku (UU No. 43 Tahun 1999 Pasal 1). Sedangkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah salah satu jenis Kepegawaian Negeri di samping Anggota TNI dan Anggota Polri (UU No 43 Th 1999). Setiap PNS memiliki nomor identitas kepegawaian yang disebut NIP. Selain diberikan pada PNS, NIP juga diberikan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). NIP hanya berlaku selama yang bersangkutan menjadi Pegawai Negeri Sipil, atau dengan perkataan lain, NIP dengan sendirinya tidak berlaku lagi apabila yang bersangkutan sudah berhenti sebagai Pegawai Negeri Sipil, kecuali untuk kepentingan pensiun dan ansuransi sosial Pegawai Negeri Sipil.

2.5.2. Kenaikan Pangkat Pangkat adalah kedudukan yang menunjukkan tingkat seseorang PNS dalam rangkaian susunan kepegawaian yang digunakan sebagai dasar penggajian. Setiap PNS dapat mengajukan kenaikan pangkat. Kenaikan pangkat adalah penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian PNS terhadap Negara. Dasar hukum kenaikan pangkat PNS terdapat pada:

27

a. UU No. 43 Th. 1999 tentang perubahan atas UU No.8 Th. 1974 tentang Pokok- Pokok Kepegawaian. b. PP No. 99 Th. 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil tanggal 10 Nopember 2000. c. PP No. 12 Th. 2002 tentang perubahan atas PP No.99 Th. 2000 tanggal 17 April 2002 d. Keputusan Kepala BKN No. 12 Th. 2002 tentang Ketentuan Pelaksanaan PP No. 99 Th. 2000 sebagaimana telah diubah dengan PP No.12 Tahun 2002 Tanggal 17 Juni 2002.

2.5.3. Gaji Pokok dan Kenaikan Gaji Berkala Gaji adalah imbalan yang diterima seorang pegawai dari organisasi, karena pegawai telah bekerja dan memberikan waktu, pikiran dan tenaga serta keterampilannya kepada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi (BKN : 2007). Berdasarkan Pasal 7 UU No. 43 Tahun 1999 mengatakan bahwa setiap Pegawai Negeri berhak memperoleh gaji yang adil dan layak sesuai beban pekerjaan dan tanggung jawabnya. Setiap pegawai mendapatkan gaji pokok sebagai salah satu kompensasi berdasarkan golongan kepangkatan yang dimilikinya. Gaji pokok PNS diatur dalam PP No. 25 Tahun 2010. Setiap dua (2) tahun sekali PNS akan mendapatkan kenaikan gaji berkala.

28

2.5.4. Pensiun Pensiun adalah jaminan hari tua dan sebagai penghargaan atas jasa-jasanya selama bertahun-tahun bekerja dalam dinas pemerintah. Pensiun terbagi atas Pensiun Batas Usia, Pensiun Sakit, dan Pensiun Dini. Landasan yuridis pensiun diantaranya diatur dalam UU No. 11 Tahun 1969 Tentang Pensiun PNS, UU No. 43 Tahun 1999 Tentang Pokok-pokok Kepegawaian, PP No. 32 Tahun 1979 Tentang Pemberhentian PNS dan Kep. KA BKN No. 14 Tentang Juknis Pemberhentian dan Pensiun Th. 2003. Umumnya, Batas usia pensiun pegawai adalah 50 tahun dengan masa kerja 20 tahun.

2.6. Definisi Sistem Informasi Kepegawaian Sistem Informasi Kepegawaian adalah suatu sistem yang terdiri dari software dan hardware yang dirancang untuk menyimpan dan memproses semua informasi pegawai. Data kepegawaian tersimpan secara utuh didalam suatu komputer yang dapat diakses kesemua penggunanya. Sistem Informasi Pegawai didefinisikan sebagai Sistem Informasi terpadu, yang meliputi pendataan pegawai, pengolahan data, prosedur, dan tata kerja, sumber daya manusia, dan teknologi informasi untuk menghasilkan informasi yang cepat, lengkap, dan akurat dalam rangka mendukung administrasi kepegawaian (Gecko, 2008).

29

Sistem

Informasi

Kepegawaian

mempunyai

tiga

keuntungan

diantaranya: 1. Memungkinkan Departemen SDM berperan aktif dalam perencanaan strategis perusahaan. 2. Mengintegrasikan dan menyimpan semua informasi SDM dalam suatu database, yang sebelumnya tersimpan di beberapa local fisik yang terpisah. 3. Memfasilitasi penyimpanan data dan akses catatan kepegawaian yang vital bagi perusahaan (Samsudin, 2006).

2.7. Aplikasi Berbasis Web Aplikasi berbasis web (web based application) adalah aplikasi yang dapat dijalankan langsung melalui web browser bisa menggunakan internet ataupun intranet dan tidak tergantung pada sistem operasi yang digunakan (Rizky, 2010). Unsur- unsur dalam web adalah sebagai berikut: 1. Internet Internet merupakan kepanjangan dari Interconnection Networking. internet merupakan rangkaian jaringan terbesar di dunia dimana semua jaringan yang berada pada semua organisasi dihubungkan dengan suatu jaringan terbesar melalui telepon, satelit dan sistem-sistem komunikasi yang lain sehingga dapat saling berkomunikasi (Mulyanto, 2009: 113).

30

Untuk dapat bertukar informasi, digunakan protocol standar yaitu Transmision Control Protocol dan Internet Protocol yang lebih dikenal sebagai TCP/IP. Sedangkan intranet merupakan jaringan komputer didalam suatu organisasi yang menggunakan teknologi internet sehingga memungkinkan saling berbagi informasi, komunikasi, kerja sama, dan dukungan bagi proses bisnis. 2. Nama domain/ URL Nama domain atau URL adalah alamat unik di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website. Nama domain memudahkan user dalam mengingat alamat IP. Layanan yang bertugas menerjemahkan alamat IP ke sebuah nama domain adalah DNS (Domain Name Service). 3. Web browser Web browser merupakan aplikasi di pihak client yang berfungsi menerjemahkan dan menampilkan informasi dari server secara grafis kepada client. 4. Web server Sebuah komputer (server) dan software yang menyimpan dan mendistribusikan data komputer lainnya melalui jaringan internet. 5. Web hosting Web hosting yaitu sebagai ruangan yang terdapat dalam harddisk tempat menyimpan berbagai data, file-file, gambar, dan lain-lain yang akan ditampilkan di website.

31

Aplikasi berbasis web memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut: a. Platform independent yaitu aplikasi dapat dijalankan di berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, dan Mac OS. b. Untuk menjalankan aplikasi di banyak komputer tidak perlu instal aplikasi di setiap komputer, cukup copy script programnya ke server atau salah satu komputer. Untuk komputer lain yang ingin menjalankan program cukup membuka alamat host server dimana program disimpan melalui browser. c. Aplikasi dapat dijalankan dari jarak jauh dengan menggunakan koneksi internet.

2.8. Konsep Database 2.8.1. Definisi Basis data (Data Base) James F. Courtney Jr. dan David B. Paradice dalam buku “Database System for Management” menjelaskan sistem database adalah sekumpulan database yang dapat dipakai secara bersama-sama, personal-personal yang merancang dan mengelola database, teknikteknik untuk merancang dan mengelola database, serta komputer untuk mendukungnya (Sutabri, 2005 : 161). Dari definisi diatas, penulis menyimpulkan bahwa sistem database mempunyai beberapa elemen penting, yaitu database sebagai inti sistem database, perangkat lunak untuk mengelola database, perangkat

32

keras sebagai pendukung operasi pengolahan data, serta manusia mempunyai peran penting dalam sistem tersebut. Sampai dengan membentuk database, data mempunyai jenjang yang dapat dilihat dalam gambar 2.4. Database

File

Record

Data Item atau Field

Characters

Gambar 2.4. Jenjang dari data (Sumber: Jogianto, 2005)

a. Characters Characters adalah bagian data yang terkecil, dapat berupa karakter numeric, huruf ataupun karakter-karakter khusus yang membentuk suatu item data atau field.

33

b. Field Field menggambarkan suatu atribut dari record yang menunjukkan suatu item dari data, seperti nama, jenis kelamin, dan lain-lain. Kumpulan dari field membentuk suatu record. 1) Nama field (field name) Field harus diberi nama untuk membedakan field yang satu dengan field yang lain. 2) Representasi dari field (field representation) Representasi dari field menunjukkan tipe dari field (field type) dapat berupa tipe numeric, karakter, tanggal, dan lain-lain. Serta lebar dari field menunjukkan ruang maksimum dari field yang dapat diisi dengan karakter-karakter data. 3) Nilai dari field (field value) Nilai dari field menunjukkan isi dari field untuk masing-masing record. c. Record Record adalah kumpulan dari field yang membentuk suatu record. Kumpulan dari record membentuk file. Misalnya file pegawai, tiap-tiap record dapat mewakili data tiap-tiap pegawai. d. File File terdiri dari record-record yang menggambarkan satu kesatuan data yang sejenis. Misalnya file pangkat berisi tentang semua pangkat yang ada.

34

2.8.2. DBMS (Database Management System) Inti dari suatu basis data adalah database management system (DBMS),

yang

membolehkan

pembuatan,

modifikasi,

dan

pembaharuan basis data. Database Management System (DBMS) adalah paket perangkat lunak yang komplek digunakan untuk memanipulasi database. Lebih lanjut lagi, DBMS merupakan koleksi terpadu dari database dan program-program komputer (utilitas) yang digunakan untuk mengakses dan memelihara database. Program-program tersebut menyediakan berbagai fasilitas operasi untuk memasukkan, melacak, dan memodifikasi data kedalam database, mendefinisikan data baru, serta mengolah data menjadi informasi yang dibutuhkan (Ladjamudin, 2005 : 130). Beberapa

keunggulan

DBMS

untuk

mengelola

data

(Ramakrishnan & Gehrke, 6: 2003) : 1. Kemandirian data Program aplikasi idealnya tidak diekspos pada detail representasi dan penyimpanan data. DBMS menyediakan satu pandangan abstrak tentang data yang menyembunyikan detail tersebut. 2. Akses Data Efisien DBMS memanfaatkan berbagai teknik yang canggih untuk menyimpan dan mengambil data secara efisien. 3. Integritas dan Keamanan Data

35

Jika data selalu diakses melalui DBMS, maka DBMS dapat memanfaatkan batasan integritas. DBMS dapat memanfaatkan control akses yang menentukan data apa yang boleh dilihat oleh kelas pengguna yang berbeda. 4. Administrasi Data Ketika beberapa pengguna berbagi data, pemusatan administrasi data dapat memberikan perbaikan yang signifikan. Para profesional yang berpengalaman yang memahami sifat data yang akan dikelola, dan memahami bagaimana kelompok pengguna yang berbeda menggunakan data tersebut, dapat memegang tanggung jawab untuk mengatur representasi data untuk meminimalkan redudansi dan untuk mengatur penyimpanan data guna melakukan pengambilan data yang efisien. 5. Akses Konkuren dan Crash recovery DBMS menjadwalkan akses konkuren pada data dalam cara tertentu sehingga pengguna dapat memandang data sebagai data yang diakses oleh hanya satu pengguna pada satu waktu. Lebih lanjut, DBMS memproteksi pengguna dari efek kegagalan sistem (konkurensi). 6. Waktu Pengembangan Aplikasi Terkurangi DBMS mendukung fungsi penting bagi banyak aplikasi untuk mengakses data dalam DBMS dan memfasilitasi pengembangan

36

aplikasi yang cepat dalam hal ini berkaitan dengan bantuan interface untuk mengatur data.

2.8.3. SQL (Structured Query Language) SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk

pemilihan

atau

seleksi

dan

pemasukan

data,

yang

memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Umumnya, setiap software-software RDBMS menyediakan 4 perintah DML dari SQL. DML (Data Manipulation Language) adalah perintah yang digunakan untuk mengoperasikan atau memanipulasi isi database. Empat perintah DMLtersebut diantaranya: · select : digunakan untuk mengambil data dari database. · delete: digunakan untuk menghapus data pada database. · insert : menampbahkan data ke database. · update: memodifikasi data pada database.

2.8.4. Elemen – Elemen Database Elemen – elemen database adalah sebagai berikut : 1. ERD (Entity Relationship Diagram) ERD adalah model jaringan data yang menekankan pada struktur-struktur dan relationship data (Ladjamudin, 2005: 142). Elemen- elemen dalam ERD adalah:

37

Tabel 2.1. Elemen-elemen ERD Simbol

Nama

Keterangan Entity adalah sesuatu apa saja yang ada dalam sistem, nyata maupun

Entitas abstrak dimana data tersimpan atau dimana terdapat data. Atribut adalah sifat, karakteristik,

Atribut

atau

elemen

dari

tiap

entitas

maupun Relationship. Relationship

adalah

hubungan

Relationship alamiah yang terjadi antara entitas. Menghubungkan antara entitas satu Link dengan entitas lainnya. (Sumber: Sutabri, 2005: 164) a. Kardinalitas (Cardinality) Kardinalitas relasi adalah tingkat hubungan yang terjadi antara entity, di dalam sistem. Tiga macam kardinalitas relasi yaitu: 1. One to one Tingkat hubungan satu ke satu, dinyatakan dengan satu kejadian pada entitas pertama hanya mempunyai satu hubungan dengansatu kejadian pada entitas kedua, atau sebaliknya. 1

1

Gambar 2.5. Cardinality One to One

38

2. One to Many atau Many to One Tingkat hubungan satu ke banyak adalah sama dengan banyak ke satu. Tergantung pada arah mana hubungan itu dilihat. 1

M

Gambar 2.6. Cardinality One to Many 3. Many to Many Tingkat hubungan banyak ke banyak terjadi jika tiap kejadian pada sebuah entitas akan mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas lainnya. M

M

Gambar 2.7. Cardinality Many to Many

2. Kunci (Key) Kunci atau key adalah atribut unik yang dapat digunakan untuk membedakan suatu entitas dengan entitas lainnya dalam suatu himpunan entitas. Tidak ada lebih dari satu entitas memiliki nilai-nilai yang sama untuk semua atributnya. Macam-macam jenis kunci (key) diantaranya : a. Primary key Primary key adalah satu set minimal atribut yang tidak hanya mengidentifikasi secara unik satu kejadian spesifik, tapi juga

39

dapat mewakili setiap kejadian dari entity. Primary key memiliki tiga (3) criteria: 1) Key tersebut lebih natural digunakan sebagai acuan. 2) Key terebut lebih sederhana. 3) Key tersebut terjamin keunikannya. b. Foreign key (Kunci Tamu) Foreign key merupakan sembarang atribut yang menunjuk kepada Primary Key pada table lain. Foreign Key terjadi pada suatu relasi yang memiliki Cardinality one to many atau many to many.

3. LRS (Logical Record Structure) LRS dibentuk dengan nomor dari tipe record. Beberapa tipe record digambarkan dengan kotak empat persegi panjang dengan nama yang unik. LRS juga terdiri dari hubungan diantara tipe record. Salah satu metode pembuatan LRS yaitu dimulai dengan membuat ER kemudian dikonversi ke dalam LRS.

2.9. Alat Bantu Pengembangan Sistem 2.9.1.Bagan Alir (FlowChart) Bagan alir atau flowchart merupakan alat bantu berbentuk grafik yang dapat digunakan untuk menunjukkan urutan-urutan kegiatan dari sistem informasi berbasis komputer. Bagan alir ini

40

memperlihatkan urutan proses dalam system dengan menunjukkan alat media input, output, serta jenis media penyimpanan dalam proses pengolahan data (Ladjamudin, 2005: 211). Simbol – simbol flowchart sistem yang digunakan: Tabel 2.2. Simbol flowchart system Simbol

Nama

Keterangan

Proses

Menunjukkan kegiatan proses dari operasi program komputer

Manual

Input Menunjukkan

keyboard

Keputusan

input

yang

dilakukan secara manual.

Digunakan untuk penyeleksian

kondisi di dalam program.

Input / Output

Digunakan

untuk

menyatakan

proses input dan output tanpa tergantung

dengan

jenis

peralatannya. Garis Alir

Digunakan untuk menunjukkan arus dari proses.

Titik terminal

Digunakan untuk menunjukkan

awal dan akhir dari suatu proses.

41

Manual

Untuk menyatakan suatu tindakan (proses) yang tidak dilakukan oleh komputer (manual).

Disk Storage

Digunakan

untuk

menyatakan

input berasal dari disk atau output disimpan ke disk. Document

Digunakan

untuk

mencetak

laporan ke printer. (Sumber: Ladjamudin, 2005: 211)

2.9.2. DFD (Data Flow Diagram) DFD (Data Flow Diagram) adalah model dari sistem untuk menggambarkan pembagian sistem ke modul yang lebih kecil. DFD dapat memudahkan pemakai (user) yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti sistem yang akan dikerjakan, urutannya sebagai berikut: a. Diagram Konteks (Context Diagram) Diagram konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem (Ladjamudin, 2005 : 64). b. Diagram Zero (Overview Diagram) Diagram zero adalah diagram yang menggambarkan proses dari data flow diagram.

42

c. Diagram Rinci (Level Diagram) Diagram rinci adalah diagram yang menguraikan proses yang ada dalam diagram zero. Elemen-elemen data yang digunakan dalam proses DFD adalah sebagai berikut: Tabel 2.10. Simbol Data Flow Diagram Yourdan Simbol

Nama

Keterangan

Kesatuan Luar

Sesuatu yang berada di luar

(External Entity)

sistem,

tetapi

ia

memberikan

masukan ke dalam sistem atau menerima

data

dari

sistem.

External entity tidak termasuk bagian dari sistem. Arus Data

Tempat mengalir informasi dan

(Data Flow)

digambarkan dengan garis yang menghubungkan komponen dari sistem. Arus data ini mengalir diantara proses, data store, dan menunjukkan arus data dari data berupa masukan untuk sistem atau hasil proses sistem.

Proses

Apa yang dikerjakan oleh sistem.

(Proccess)

Proses dapat mengolah data atau

43

aliran data masuk menjadi aliran data

keluar.

Proses

mentranformasikan

berfungsi satu

atau

beberapa data masukan menjadi satu atau beberapa data keluaran sesuai dengan spesifikasi yang dihasilkan. Simpanan Data

Tempat penyimpanan data yang

(Data Store)

ada

dalam

disimbolkan

sistem, dengan

yang sepasang

garis sejajar dengan sisi samping terbuka. (Sumber: Ladjamudin, 2005: 72)

2.9.3. Kamus Data Kamus data sering disebut juga dengan sistem data dictionary adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhankebutuhan informasi dari suatu sistem informasi (Ladjamudin, 2005 : 70). Dengan menggunakan kamus data, analis sistem dapat mendefinisikan data yang mengalir pada sistem dengan lengkap. Selain itu, kamus data memberikan pengertian yang sama antara pemakai dan penganalisis sistem tentang masukan, keluaran, penyimpanan dan proses dalam sistem.

44

2.9.4. STD (State Transitional Diagram) State Transition Diagram atau Diagram Transisi Kondisi merupakan suatu modelling tool yang menggambarkan sifat ketergantungan pada waktu dari suatu sistem (Rosdiana, 2008: 41). Simbol yang ada pada state transtition diagram menurut Yourdan adalah : a. State Disimbolkan dengan segi empat.

b. Transisi state disimbolkan dengan anak panah.

Untuk melengkapi STDdiperlukan kondisi dan aksi Kondisi Aksi Kondisi adalah suatu kejadian pada external environtment yang dapat dideteksi oleh sistem. Aksi adalah apa yang dilakukan oleh sistem bila terjadi perubahan state atau merupakan reaksi terhadap kondisi.

2.10. Bahasa Pemrograman 2.10.1. HTML HTML (Hyper Text Markup Language) adalah sekumpulan simbol-simbol atau tag-tag yang dituliskan dalam sebuah file yang dimaksudkan untuk menampilkan halaman pada web browser. Tag-

45

tag tadi memberitahu browser bagaimana menampilkan halaman web dengan lengkap kepada pengguna (Astamal, 2006). HTML hanya berisi berisi data saja (content), dan untuk mengatur tampilan (layout) halaman digunakan CSS. Cara kerja HTML sangat sederhana, yaitu berawal dari client yang memanggil berdasarkan URL (Uniform Resource Locator) melalui browser, kemudian browser mendapat alamat dari web server, yang nantinya akan memberikan segala informasi yang dibutuhkan web browser. Web browser yang sudah mendapat informasi segera melakukan proses penterjemahan kode HTML dan menampilkannya ke layar pemakai. Contoh Skrip HTML Web Programing

ini adalah heading 1

ini adalah bagian tubuh dokumen. Semua yang ditulis disini akan ditampilkan ke layar browser

2.10.2. PHP PHP merupakan hasil kerja seorang bernama Rasmus Lerdorf pada 1995. Namun kemudian PHP berkembang dan tidak hanya merupakan proyek pribadi Rasmus. PHP ditulis ulang dan dengan banyak menambahkan fungsi-fungsi baru oleh Zeev Suraski

46

dan Andi Gutmants (disingkat Zend) dan lahirlah PHP 3 pada 1998 (Astamal, 2006). PHP adalah bahasa server-side scripting yang didesain khusus untuk web. Pada halaman HTML dapat ditempelkan (embed) kode PHP. Kode PHP dieksekusi di sisi server bukan di komputer klien. Dan hasil yang ditampilkan adalah kode HTML (Astamal, 2006). Maksud dari server-side scripting adalah sintaks dan perintah-perintah yang di berikan akan sepenuhnya dijalankan di server tetapi disertakan pada dokumen HTML biasa. Pembuatan web ini merupakan kombinasi antara PHP sendiri sebagai bahasa pemrograman dan HTML sebagai pembangun halaman web. PHP dikenal sebagai bahasa scripting yang menyatu dengan tag HTML, dieksekusi di server dan digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis. PHP adalah merupakan software yang Open Source dan mampu lintas platform. PHP mampu berjalan di Windows NT dan beberapa versi UNIX, dan PHP dapat dibangun sebagai modul pada web server Apache. PHP dapat mengirim HTTP header, dapat mengeset cookies,

mengatur

authentication

dan

redirect

users.

PHP

menawarkan konektifitas yang baik dengan beberapa basis data antara lain Oracle, Sybase, MySQL, PostgreSQL, dan tak terkecuali semua database berinterface ODBC. Dan juga integrasi dengan

47

beberapa library eksternal yang dapat membuat programmer melakukan segalanya dari dokumen PDF hingga mem-parse XML. PHP juga mendukung komunikasi dengan layanan lain melalui protokol SNMP, POP3 atau bahkan HTTP. Konsep kerja PHP hanya perlu penterjemahan khusus untuk kode-kode PHP yang nantinya akan diterjemahkan oleh mesin PHP ke kode HTML terlebih dahulu sebelum diterjemahkan browser untuk ditampilkan di layar klien. Aturan penulisan script PHP adalah: 1. Semua script PHP harus diapit oleh tanda: , atau dan , atau , atau 2. Tetapi tanda yang resmi dan paling banyak digunakan adalah yang pertama, yaitu 3. Pada setiap akhir perintah, diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ) (Yuliano: 2003). Berikut ini contoh sederhana pemakaian bahasa PHP dalam halaman web : Example

48



2.10.3. CSS CSS atau Cascading Style Sheet adalah suatu cara untuk membuat format atau layout halaman web menjadi lebih menarik dan mudah dikelola. Beberapa hal yang dapat dilakukan dengan CSS adalah : a. Mendefinisikan tampilan halaman web yang dibuat dalam satu tempat khusus, lebih baik daripada menulis berulang-ulang dalam beberapa halaman web. b. Kemudahan mengubah tampilan halaman web setelah halaman itu selesai dibuat. c. Mendefinisikan ukuran huruf dan atribut-atribut serupa yang memiliki akurasi setingkat word-processor. d. Mendefinisikan style sesuai kebutuhan untuk link e. Mendefinisikan layer yang dapat diletakkan diatas elemen lain (pop-up).

2.10.4. MySQL Pengertian MySQL menurut MySQL manual adalah sebuah open source software database SQL (Search Query Language) yang menangani sistem manajemen database dan sistem manajemen

49

database relational. MySQL didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). MySQL mempunyai fitur-fitur yang sangat mudah dipelajari bagi para penggunanya dan dikembangkan untuk menangani database yang besar dengan waktu yang lebih singkat. Kecepatan, konektivitas dan keamanannya yang lebih baik membuat MySQL sangat dibutuhkan untuk mengakses database di internet. Sebuah perangkat lunak gratis untuk administrasi basisdata MySQL berbasis web yang sangat populer yaitu phpMyAdmin.

2.11. Metode Penelitian Penelitian mengumpulkan

adalah dan

sebuah

proses

menganalisis

data

yang

sistematis

guna

dalam

meningkatkan

pengertian/persepsi kita tentang fenomena yang akan kita teliti (Fitrianah, 2009: 1). Metodologi

merupakan

sebuah

pendekatan

formal

untuk

mengimplementasikan system development life cycle. Di dalamnya terdapat serangkaian tahapan yang perlu dilalui serta output yang diperoleh dari setiap tahapan. Dapat disimpulkan metodologi adalah sebuah pendekatan yang dibuat dalam melaksanakan penelitian, dimana didalamnya terdapat serangkaian langkah-langkah dalam melakukan penelitian dan hasilnya. Metodologi penelitian dalam ilmu komputer/ sistem informasi/ teknologi informasi adalah kumpulan dari metode, prosedur, teknik, tool

50

serta pendokumentasian yang membantu si peneliti dalam melaksanakan sebuah penelitian dalam bidang ilmu komputer/ sistem informasi/ teknologi informasi. Pengkategorian metodologi penelitian adalah sebagai berikut: 1. Metodologi disebut process-centered apabila menekankan pada pemodelan proses sebagai inti dari konsep sistem. 2. Metodologi disebut data-centered apabila menekankan pada pemodelan data sebagai inti dari konsep sistem. 3. Metodologi

disebut

object-oriented

bila

berupaya

menyeimbangkan fokus bahasan baik proses dan data pada sebuah model (Fitrianah, 2009: 2).

2.11.1. Metode Pengumpulan Data Data

merupakan

kumpulan

dari

nilai-nilai

yang

mencerminkan karakteristik dari individu-individu dari suatu populasi. Data bisa berupa angka, huruf, suara maupun gambar. Beberapa metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah sebagai berikut: 1. Observasi Metode observasi merupakan salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengumpulkan data. Metode observasi ini biasanya digunakan untuk meneliti objek penelitian secara langsung dan mengetahui perilaku masyarakat secara detail.

51

2. Wawancara Wawancara,

yaitu

tanya

jawab

peneliti

dengan

narasumber, baik status narasumber sebagai informan maupun responden. Wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu. Percakapan itu dilakukan oleh dua pihak, yaitu pewawancara (interviewer) yang mengajukan pertanyaan dan terwawancara yang memberikan jawaban atas pertanyaan itu.

3. Studi Literatur Studi Literatur berisi uraian tentang teori, temuan dan bahan penelitian lain yang diperoleh dari bahan acuan untuk dijadikan landasan kegiatan penelitian. Uraian dalam studi literatur ini diarahkan untuk menyusun kerangka pemikiran yang jelas tentang pemecahan masalah yang sudah diuraikan dalam sebelumnya pada perumusan masalah.

2.11.2. Metode Pengembangan Sistem V-Model Pada penelitian ini penulis menggunakan V-Model dalam mengembangkan aplikasi. V-Model menunjukkan hubungan antara setiap fase siklus hidup pengembangan dan tahap pengujian yang terkait untuk memastikan bahwa jaminan mutu yang sesuai dan pengujian berlangsung di seluruh siklus hidup proyek, seperti ditunjukkan gambar 2.10 :

52

Gambar 2.8. V-Model (Sumber: Pressman, 2010: 7)

Konsep V-Model dikembangkan pada awal 1980-an oleh IABG ( Industrieanlagen-Betriebsgesellschaft) di Ottobrun Jerman. Di United State, V-Model didokumentasikan pada tahun 1991 oleh National Council on Systems Engineering (NCSE). V-Model merupakan proses pengembangan perangkat lunak yang merupakan perluasan dari model waterfall. Disebut sebagai perluasan karena tahap-tahapnya mirip dengan yang terdapat dalam model waterfall. Jika dalam model waterfall proses dijalankan secara linear, maka dalam model V proses dilakukan bercabang dengan perluasan tahapan validasi/ testing terhadap

53

setiap tahapan yang telah dijalankan pada sisi kiri V-model. Jika setiap tahapan pada sisi kiri V-model masih didapatkan kekurangan maka dapat dilakukan iterasi dengan tahap testing di setiap tahapan pengembangan sistem. The V-Model [Buc99] depicts the relationship of quality assurance actions associated with communication, modeling, and early construction activities. As a software team moves down the left side of the V, basic problem requirements are refined into progressively more detailed and technical representations of the problem and its solution. Once code has been generated, the team moves up the right side of the V, essentially performing a series of test (quality assurance actions) that validate each of the models created as the team moved down the left side (Pressman, 2010: 7). Kelebihan V-Model yaitu V-Model memberikan cara visualisasi bagaimana kegiatan verifikasi dan validasi diterapkan untuk setiap tahapan pekerjaan rekayasa sistem. Pada model ini pengguna dapat berpartisipasi dalam proses pengembangan aplikasi karena pada akhirnya penggunalah yang akan melakukan pengujian

penerimaan

sistem.

Selain

itu

V-Model

dapat

meminimalisasi resiko proyek, peningkatan jaminan dan mutu, mereduksi biaya total dalam keseluruhan proyek dan system life cycle, dan peningkatan komunikasi antar stakeholder. The V-Model focuses on project-management, software development, quality assurance and configuration management, with special attention for better communication between developer and customer. Cost are expected to be significantly lowered tough its quality assurance modules. The V-Model has become internationally accepted and reflects standards, such as ISO/IEC 12207 or ISO 9001 (Boggs, 2004).

54

Pada akhirnya, V-Model menyediakan dasar untuk mendefinisikan siapa yang berhak untuk melakukan pengujian (testing) pada setiap tahapan pengembangan sistem (Skidmore, 2006), yaitu : a. Acceptance testing dilakukan oleh user. b. System testing dilakukan oleh system tester. Dalam penelitian ini penulis yang melakukan pengujian sistem. c. Integration testing dilakukan oleh program team leader. Dalam penelitian ini penulis yang melakukan integration testing. d. Unit testing dilakukan oleh programmer. Dalam penelitian ini penulis yang melakukan unit testing selaku programmer.

2.12. Penelitian Sejenis Dalam perbandingan dan sebagai acuan dalam pengembangan suatu Sistem Informasi Kepegawaian, maka perlu dilakukan pengamatan terhadap penelitian sejenis yang telah dilakukan sebelumnya. Dari hasil pengamatan penulis didapatkan beberapa literatur penelitian sejenis sebagai berikut: 1. Sistem Informasi Kepegawaian pada Walikotamadya Jakarta Timur oleh Dahlia tahun 2008. a. Kelebihan Pada

sistem

informasi

kepegawaian,

modul-modul

yang

diimplementasikan meliputi data pegawai, daftar urut kepangkatan, penilaian pegawai, absensi, gaji, pendidikan, unit kerja, pelatihan

55

jabatan, mutasi, pensiun, kenaikan pangkat pegawai, dan laporan rekapitulasi pegawai. Aplikasi sistem informasi kepegawaian yang dibuat memiliki user interface yang user friendly sehingga memudahkan bagi pengguna dalam mengoperasikan aplikasi tersebut. b. Kekurangan Sistem yang dirancang masih bersifat stand alone dan berada di satu komputer saja.

Sistem

hanya

dapat diakses

administrator.

Pengembangan basis data masih menggunakan Microsoft Access 2003 dan pengembangan aplikasi menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0. Secara garis besar terdapat beberapa kekurangan yang dimiliki VB diantaranya bersifat komersial dan file VB sering menjadi target serangan virus. 2. Pengembangan

Sistem

Informasi

Kepegawaian

Kantor

Dinas

Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Indramayu oleh Sailin tahun 2009. a. Kelebihan Pada

sistem

informasi

kepegawaian,

modul-modul

yang

diimplementasikan meliputi data pegawai, kenaikan pangkat, golongan, cuti dan pensiun. Pengembangan basis data menggunakan MySQL. b. Kekurangan

56

Sistem yang dirancang masih bersifat stand alone dan berada di satu komputer saja. Sistem hanya dapat diakses oleh Staff Kepegawaian. Pengembangan aplikasi menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0.

3. Pengembangan Sistem Informasi Administrasi Kepegawaian Studi Kasus Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta oleh Miftahul Fahmi tahun 2009. a. Kelebihan Pada

sistem

informasi

kepegawaian,

modul-modul

yang

diimplementasikan meliputi data pegawai, DP3 pegawai, mutasi pegawai, dan cuti pegawai. Sistem yang dikembangkan berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP versi 5 dan database MySQL. b. Kekurangan Modul-modul sistem hanya merupakan sebuah modul penyimpanan data yang menghasilkan laporan. Tidak ada modul pensiun dan gaji pegawai pada sistem. Sistem informasi kepegawaian hanya dapat diakses oleh staff kepegawaian.

57

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Pada penelitian tugas akhir ini, penulis menggunakan beberapa metode penelitian diantaranya metode pengumpulan data dan metode pengembangan sistem. 3.1. Metode Pengumpulan Data 3.1.1. Observasi Metode observasi dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai pelaksanaan sistem yang berjalan serta mencari dan mengumpulkan data yang dibutuhkan langsung dari sumbernya (Ladjamudin, 2005). Guna mengumpulkan informasi mengenai kebutuhan sistem (system requirements) penulis melakukan pengumpulan data dengan cara observasi di tempat penelitian, yang dalam hal ini adalah Subbag Administrasi Kepegawaian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penulis mengamati langsung SIMPEG yang telah berjalan saat ini yang meliputi proses input data pribadi dan data kepegawaian seorang pegawai, mutasi pegawai, proses pembuatan SK Kenaikan Pangkat dan Kenaikan Gaji Berkala serta laporan yang dihasilkan yang dihasilkan sistem. Hal ini perlu dilakukan agar penulis dapat melakukan analisis terhadap sistem yang telah berjalan serta 57

58

menentukan rancangan pengembangan sistem baru yang akan dibangun agar tetap sinkron dengan sistem yang sudah ada. Selain system requirements, pada langkah ini penulis juga mengumpulkan data-data yang diperlukan untuk pembangunan aplikasi. Data yang dimaksud adalah sample data pegawai, format SK kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala, format Surat Usulan Pensiun serta format laporan yang dibutuhkan dalam manajerial Administrasi Kepegawaian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

3.1.2. Studi Pustaka Pada tahapan pengumpulan data dengan cara studi pustaka, penulis mencari referensi-referensi yang relevan dengan objek yang akan diteliti. Pencarian referensi dilakukan di perpustakaan, toko buku, maupun secara online melalui internet. Penulis juga mencari data-data sekunder yang terkait dengan masalah kepegawaian dari Kementrian Agama RI seperti buku Petunjuk Teknis Kenaikan Pangkat, Kenaikan Gaji Berkala dan Pensiun dari BKN. Setelah mendapatkan referensi-referensi yang relevan tersebut, penulis lalu mencari informasi-informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini dari referensi-referensi tersebut. Informasi yang didapatkan digunakan dalam penyusunan landasan teori, metodologi penelitian serta pengembangan aplikasinya secara langsung. Pustaka-pustaka yang dijadikan acuan dapat dilihat di Daftar Pustaka.

59

3.1.3. Wawancara Selain melakukan pengumpulan data dengan metode observasi dan studi pustaka, penulis juga melakukan pertemuan dan

wawancara

kepada

pihak-pihak

yang

nantinya

akan

berhubungan dengan sistem yang akan dikembangkan ini. Penulis melakukan wawancara kepada Bapak Hendro selaku Kepala Subbag

Administrasi

Kepegawaian,

Bapak

Aan

selaku

administrator pada SIMPEG yang berjalan saat ini dan Ibu Budi selaku staff Administrasi Kepegawaian yang mengurusi masalah pensiun pegawai. Hasil wawancara akan disajikan pada bagian Lampiran.

3.2.

Metode Pengembangan Sistem Metode pengembangan

sistem yang penulis gunakan dalam

penelitian ini adalah metode V-Model. Pemilihan metode V-Model ini dilakukan dengan alasan aplikasi yang akan dikembangkan merupakan aplikasi skala menengah. Pemilihan metode ini juga didasarkan pada V-Model menekankan pada validasi/ pengujian terhadap setiap tahapan system life cycle dan terdapatnya keterlibatan pengguna terhadap pengembangan sistem dimana pengguna melakukan pengujian penerimaan sistem di akhir tahapan pengembangan. Diharapkan dengan adanya pengujian pada tiap tahapan, sistem mampu

60

memenuhi kebutuhan pengguna dan lebih fokus terhadap tujuan sistem yang ingin dicapai. Kelebihan – kelebihan V-model diantaranya adalah : 1. Sistem yang dikembangkan adalah sistem yang sesuai dengan sistem yang diinginkan user, karena pada V-model terdapat keterlibatan user selama pembangunan sistem. 2. Pengujian (testing) yang dilakukan maksimal, karena pada VModel mengutamakan testing pada setiap tahapan system life cycle. Pengujian V-model memberikan standar mengenai siapa yang bertanggung jawab melakukan pengujian sistem. Dalam penelitian ini untuk tahapan unit testing dan integration testing dilakukan oleh programmer sedangkan untuk acceptance testing dilakukan oleh user. 3. Meningkatkan komunikasi yang baik antara user dan pengembang aplikasi. 4. Meningkatkan jaminan mutu terhadap sistem yang dikembangkan. 5. Jika setiap tahapan pada sisi kiri V-model masih didapatkan kekurangan maka dapat dilakukan iterasi dengan tahap testing di setiap tahapan pengembangan sistem.

61

Requirements modelling

Acceptance Testing

System Testing

Architectural design

Component Design

Integration Testing

Code generation

Unit Testing

Executable Software

Gambar 3.1. V-Model (Sumber: Pressman, 2010: 7) Tahapan-tahapan yang dilakukan oleh penulis dalam melakukan penelitian pengembangan aplikasi ini adalah : 3.2.1. Requirement Modelling Tahap requirement modelling dikenal juga sebagai tahap mendefinisikan rencana aplikasi. Pada fase ini, penulis melakukan : a. Pengamatan terhadap sistem yang sedang berjalan di Subbag Administrasi Kepegawaian tentang proses kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala dan pensiun. b. Melakukan identifikasi masalah yang terjadi pada sistem yang sedang berjalan.

62

c. Menentukan alur bisnis dan aplikasi serta wilayah persoalan data yang akan didukung oleh sistem yang akan dikembangkan serta ditentukan pula jangkauan atau batasan sistem. Tahapan-tahapan yang lebih rinci dalam melakukan analisis dapat dilihat pada sub bab 4.2. 3.2.2. Architectural Design Setelah mengetahui definisi aplikasi yang akan dibuat, yang meliputi analisis terhadap sistem, maka tahapan berikutnya adalah melakukan

perancangan

(design).

Perancangan

di

sini

dimaksudkan untuk membuat pemodelan terhadap aplikasi baru yang dapat mewakili sistem yang berjalan saat ini di Subbag Administrasi Kepegawaian UIN Jakarta. Architectural Design meliputi perancangan aplikasi dan perancangan database. Untuk tampilan antarmuka (interface) aplikasi sendiri, penulis melakukan perancangan Graphical User Interface (GUI) dari aplikasi ini. a. Perancangan Aplikasi Untuk perancangan aplikasi, penulis menggunakan alat bantu DFD. Perancangan aplikasi yang penulis lakukan dengan menggunakan tools DFD ini meliputi: 1. Perancangan Diagram Konteks 2. Perancangan Diagram Zero 3. Perancangan Diagram Rinci/ Level Diagram

63

Perancangan aplikasi dengan menggunakan DFD dapat dilihat pada sub bab 4.3.1.

b. Perancangan Basis Data Pada tahap perancangan basis data, penulis menggunakan Entity Relational Database (ERD) sebagai tool untuk merancang relasi antar table dalam database untuk kemudian dikonversi ke dalam bentuk Logical Record Structure (LRS). Implementasi perancangan database dapat dilihat di Subbab 4.3.2. 3.2.3. Component Design Pada tahap component design, penulis membagi design sistem menjadi modul-modul yang lebih kecil. Modul merupakan atribut tunggal dari perangkat lunak yang berisi intruksi-intruksi yang melakukan suatu fungsi tertentu dan sudah mewakili penyimpanan dan struktur data yang jelas. Modul-modul ini nantinya akan disatukan kembali untuk memenuhi kebutuhan sistem. Hal ini dilakukan guna mempermudah dalam coding aplikasi. Dalam tahap ini penulis juga melakukan perancangan menu aplikasi dengan menggunakan State Transtiotion Diagram (STD) dan mendesain user interface meliputi halaman-halaman yang ada di dalam sistem. Perincian mengenai component design dapat dilihat di sub bab 4.4.

64

3.2.4. Code Generation Pada tahap ini, Design database yang telah dibuat, diimplementasikan

langsung.

Pada

penelitian

ini,

penulis

menggunakan MySQL versi 5.0.67 dengan menggunakan interface phpmyadmin versi 2.11.9.2. Setelah implementasi database selesai, dilakukan pemrograman terhadap setiap modul yang telah dibentuk. Perincian mengenai coding aplikasi dapat dilihat di sub bab 4.5. 3.2.5. Executable Software (Implementation) Pada

tahap

ini

dilakukan

implementasi

terhadap

keseluruhan aplikasi setelah pengkodean (coding) pada setiap modul selesai dilakukan. penulis melakukan deployment terhadap aplikasi yang telah dikembangkan ke target server tertentu. Pengujian meliputi proses uploading file-file project ke server, yang dalam hal ini Apache Server yang terdapat dalam paket XAMPP versi 1.6.8. Perincian mengenai deployment system dapat dilihat di sub bab 4.6. 3.2.6. Unit Testing Dalam

melakukan

pemrograman,

penulis

melakukan

pengujian terhadap kode-kode program untuk memastikan kebenaran program tersebut. Pengujian ini dilakukan untuk mencari kesalahan yang ditimbulkan karena salah tulis atau kesalahan pemrograman. Kegiatan unit testing ini disebut juga

65

debugging. Kegiatan ini digunakan untuk mencari posisi kesalahan (error) dari kode-kode program. Jika terdapat masalah, maka dapat dilakukan perbaikan pada tahap code generation dan component design. Perincian mengenai pengujian unit dapat dilihat di sub bab 4.7. 3.2.7. Integration Testing Tahap ini melibatkan pengujian sekumpulan modul yang telah diintegrasikan menjadi subsistem. Proses pengujian subsistem ini dikonsentrasikan pada deteksi kesalahan interface. Proses pengujian subsistem dilakukan untuk mencari ketidaksesuaian interface modul dengan integrasi antar link-link dalam sistem. Jika terdapat masalah, maka dapat dilakukan perbaikan pada tahap component design dan architectural design. Perincian mengenai integration testing dapat dilihat di Subbab 4.8. 3.2.8. System Testing Setelah integration testing selesai dilakukan, maka penulis melakukan pengujian terhadap keseluruhan sistem apakah tahap integrasi antar modul sistem telah berjalan baik. Pengujian ini dilakukan

berkenaan

dengan

penemuan

kesalahan

yang

diakibatkan dari interaksi yang tidak diharapkan antara subsistem dengan interaksi yang tidak diharapkan pada setiap subsistem dengan hasil yang diharapkan. Seperti pada proses pemasukan, perubahan, serta penghapusan data dengan memasukkan sample

66

data yang didapatkan dari Subbag Administrasi Kepegawaian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pada tahap ini, penulis melakukan pengujian black box testing (pengujian mandiri) terhadap keseluruhan sistem. Perincian mengenai pengujian sistem dapat dilihat di sub bab 4.9. 3.2.9. Acceptance Testing Ini merupakan tahap akhir proses pengujian sebelum sistem diterima untuk penggunaan operasional. Pada tahap ini sistem diuji secara blackbox (pengujian lapangan) oleh user. Apakah user menerima sistem tersebut dilihat dari requirement dan kemudahan penggunaan sistem. Jika terdapat kekurangan pada sistem maka dapat dilakukan iterasi system life cycle. Pada tahap ini pengembangan aplikasi selesai dilakukan apabila telah lolos uji acceptance testing. Perincian mengenai acceptance testing dapat dilihat di sub bab 4.10 dan lampiran.

3.3.

Kerangka Berpikir Dalam melakukan penelitian ini, penulis melakukan tahapantahapan kegiatan dengan mengikuti rencana kegiatan yang tertuang dalam kerangka berpikir meliputi metode pengumpulan data dan metode pengembangan sistem. Kerangka berpikir penelitian ini terdapat pada gambar 3.2. dan 3.3.

67

Gambar 3.2. Kerangka Berpikir (Bagian 1)

68

Gambar 3.3. Kerangka Berpikir (Bagian 2)

104

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

Pada bab ini, akan dibahas secara detail dan terperinci mengenai aplikasi sistem yang akan diimplementasikan dengan menerapkan metodologi penelitian yang telah diuraikan pada bab sebelumnya. Pada bab sebelumnya telah dibahas, bahwa model pengembangan sistem yang akan digunakan dalam pengembangan aplikasi ini adalah V-Model. Di dalam bab empat ini diuraikan tentang tahap pengembangan sistem V-Model diantaranya adalah requirements modeling yang terdiri dari analisis sistem yang berjalan, identifikasi masalah, analisis persyaratan (requirement) dan analisis sistem usulan. Tahap selanjutnya architectural design, component design, code generation, implementation, unit testing, integration tesing, system testing, dan acceptance testing. Sebelum membahas tahapan pengembangan sistem akan dijelaskan terlebih dahulu profil umum Subbagian Administrasi Kepegawaian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai tempat penelitian yang mengolah data administrasi pegawai. Dan dalam rangka mengetahui proses kerja yang ada di Subbagian Administrasi Kepegawaian, yaitu dengan menelaah dokumen-dokumen terkait untuk mendapatkan informasi tentang administrasi pegawai tetapi dalam penelitian ini secara khusus hanya membahas proses administrasi kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, dan pensiun pegawai struktural (administrasi) golongan III/d - ke bawah. 69

70

4.1. Sekilas Tentang UIN Syarif Hidayatullah Jakarta UIN Syarif Hidayatullah Jakarta merupakan institusi pembelajaran dan transmisi ilmu pengetahuan, institusi riset yang mendukung proses pembangunan bangsa, dan sebagai institusi pengabdian masyarakat yang menyumbangkan program-program peningkatan kesejahteraan sosial. Selama setengah abad UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah melewati beberapa periode sejarah sehingga sekarang ini telah menjadi salah satu universitas Islam terkemuka di Indonesia.

4.1.1. Visi dan Misi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta a. Visi Visi Universitas adalah menjadi lembaga pendidikan tinggi terkemuka dalam mengembangkan dan mengintegrasikan aspek keislaman, keilmuan, kemanusiaan, dan keindonesiaan (UIN, 2002: 4). b. Misi Misi Universitas adalah : 1. Menghasilkan sarjana yang memiliki keunggulan kompetitif dalam persaingan global. 2. Melakukan reintegrasi epistimologi keilmuan. 3. Memberikan landasan moral terhadap pengembangan iptek dan melakukan pencerahan dalam pembinaan imtaq. 4. Mengembangkan keilmuan melalui kegiatan penelitian.

71

5. Memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat ( UIN, 2010 ). c. Tujuan 1. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan,

mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu

pengetahuan, bidang keagamaan, sosial maupun sains dan teknologi; 2. Mengembangkan agama,

dan menyebarluaskan ilmu

sosial dan sains

teknologi serta

pengetahuan mengupayakan

penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional (UIN, 2010).

4.1.2. Subbag Administrasi Kepegawaian UIN Jakarta Subbagian

Administrasi

Kepegawaian

mempunyai

tugas

melakukan pelayanan administrasi mutasi kepegawaian dilingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dalam menjalankan fungsinya, Subbagian Administrasi Kepegawaian berada dibawah Bagian Organisasi, Tata Laksana dan Kepegawaian pada Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian.

72

Gambar 4.1. Struktur Organisasi Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Sumber: UIN, 2002)

4.1.3. System Operation Processing (Prosedur Tetap) Subbag Administrasi Kepegawaian SOP kenaikan pangkat jabatan struktural, kenaikan gaji berkala, dan pensiun pada Sub bagian Administrasi Kepegawaian Bagian Ortala dan Kepegawaian Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah sebagai berikut:

73

A. Proses Kenaikan Gaji Berkala (KGB) 1. Kenaikan Gaji Berkala (KGB) ditandatangani oleh Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian atas nama Rektor. 2. Usulan dibuat setiap 2 (tahun) sekali, dengan rincian: a. Untuk Pangkat/ Golongan I dan II TMT Kenaikan Gaji Berkala jatuh pada hitungan masa kerja tahun ganjil b. Untuk Pangkat/ Golongan III dan IV TMT kenaikan gaji berkala jatuh pada hitungan masa tahun genap. 3. Usulan dilengkapi dengan persyaratan sebagai berikut: a. SK terakhir b. KGB terakhir c. Foto kopi KARPEG

B. Proses Kenaikan Pangkat 1. Sistem Kenaikan Pangkat dilaksanakan berdasarkan sistem : a. Kenaikan Pangkat Reguler b. Kenaikan Pangkat Pilihan c. Kenaikan Pangkat Anumerta bagi yang dinyatakan tewas d. Kenaikan Pangkat Pengabdian bagi yang meninggal dunia, mencapai batas usia pensiun, atau cacat karena dinas dan tidak dapat bekerja lagi dalam semua jabatan negeri. 2. Kenaikan pangkat pilihan diberikan kepada Pegawai Negeri sipil yang:

74

a. Menduduki jabatan struktural atau jabatan fungsional tertentu b. Menduduki jabatan tertentu yang pengangkatannya ditetapkan dengan Keputusan Presiden c. Menunjukkan prestasi kerja luar biasa baiknya d. Menemukan penemuan baru yang bermanfaat bagi Negara e. Diangkat menjadi pejabat Negara f. Memperoleh Surat Tanda Tamat Belajar atau Ijazah g. Melaksanakan tugas belajar dan sebelumnya menduduki jabatan struktural atau jabatan fungsional tertentu h. Telah selesai mengikuti dan lulus tugas belajar, dan i. Dipekerjakan atau diperbantukan secara penuh di luar instansi induknya yang diangkat dalam jabatan pimpinan yang telah ditetapkan persamaan eselonnya atau jabatan fungsional tertentu. 3. Masa Kenaikan Pangkat a. Masa kenaikan pangkat regular Pegawai Negeri Sipil ditetapkan pada periode 1 April dan 1 Oktober, kecuali kenaikan pangkat anumerta dan kenaikan pangkat pengabdian. b. Kenaikan pangkat regular dapat diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil setingkat lebih tinggi apabila yang bersangkutan: 1. Sekurang-kurangnya telah 4 (empat) tahun dalam pangkat terakhir

75

2.

Setiap unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir

c. Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan struktural dan pangkatnya masih 1 (satu) tingkat di bawah jenjang pangkat terendah yang ditentukan untuk jabatan itu, dapat dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi melalui kenaikan pangkat pilihan, apabila: 1. Telah 1 (satu) tahun dalam pangkat terakhir. 2. Sekurang-kurangnya telah 1 (satu) tahun dalam jabatan struktural yang didudukinya. 3. Setiap unsur penilaian prestasi kerja (DP3) sekurangkurangnya bernilai baik dalam 2 tahun terakhir. d. Masa kerja untuk kenaikan pangkat pertama pegawai negeri sipil dihitung sejak pengangkatan sebagai pegawai Calon Pegawai Negeri Sipil. 4. Secara umum usulan kenaikan pangkat harus dilengkapi dengan persyaratan administrasi sebagai berikut: a. SK Kenaikan Pangkat terakhir b. Foto kopi KARPEG c. DP-3 2 (dua) tahun terakhir bernilai baik d. foto kopi KGB terakhir e. Inpassing terkahir f. SK jabtan structural

76

g. Surat pernyataan menduduki jabatan h. Pernyataan pelantikan i. Daftar Riwayat Hidup j. Ijazah terakhir Dalam hal ini penulis membatasi masalah pada kenaikan pangkat pegawai struktural (pegawai administrasi).

C. Proses Pensiun 1. Dalam waktu 1 (satu) tahun sebelum batas usia pensiun, Bagian Kepegawaian mengirimkan surat pemberitahuan kepada Pegawai Negeri Sipil

yang akan memasuki batas usia pensiun dengan

melampirkan persyaratan yang harus dilengkapi. 2. Usulan pensiun diajukan ke instansi terkait, yaitu : a. Usulan pensiun untuk pangkat/ golongan Pembina Tk. I (IV/b) ke atas diusulkan ke Departemen Agama RI b. Usulan pensiun sampai dengan pangkat/ golongan Pembina (IV/a) diusulkan ke kantor Badan Kepegawaian Negara. 3. Usulan dilengkapi dengan persyaratan sebagai berikut: a. Surat permintaan berhenti sebagai pegawai negeri sipil dengan hak sebagai pensiun b. Foto kopi surat nikah c. Foto kopi KARPEG d. Daftar susunan keluarga (tanggal, bulan, dan tahun kelahiran)

77

e. Surat pernyataan yang menyatakan bahwa semua surat-surat yang ada padanya telah diserahkan kepada orang yang berwenang. f. Daftar riwayat pekerjaan lengkap serta berakhirnya dari masingmasing pengalaman bekerja dan tanggal surat keputusan g. Surat keputusan pertama sebagai PNS dan surat keputusan terakhir h. Foto kopi surat keterangan sah tentang pernah bekerja di swasta atau diluar Departemen Agama mulai berakhirnya i. Surat permintaan pembayaran pensiun pertama (SP.4P) j. 8 (delapan) lembar pas foto ukuran 4x6 cm tanpa tutup kepala k. Daftar pendaftaran istri atau anak yang berhak mendapat pensiun bagi pegawai.

4.2. Requirements Modelling 4.2.1. Analisis Sistem Berjalan Berdasarkan pengamatan dan observasi yang dilakukan oleh penulis, berikut ini adalah alur kerja proses mutasi pegawai yang saat ini berjalan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta : a. Kenaikan Pangkat Pada proses kenaikan pangkat, pegawai mengajukan kenaikan pangkat dengan mengumpulkan syarat-syarat kenaikan pangkat ke Subbagian Kepegawaian Unit Kerja. Setelah persyaratan tersebut dicek

78

dan telah memenuhi persyaratan, Subbagian Kepegawaian Unit Kerja membuat Nota Usulan yang ditujukan kepada Rektor. Rektor kemudian membuat disposisi kepada Purek Administrasi Umum dan Kepegawaian untuk dibuatkan disposisi ke Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian. Setelah itu, Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian membuat disposisi ke Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian untuk dibuatkan disposisi ke Subbag Administrasi Kepegawaian. Kemudian, Staff Subbag Administrasi Kepegawaian mengecek pegawai yang akan naik pangkat pada SIMPEG dan mengisi formulir usulan kenaikan pangkat (kosong) yang diberikan oleh BKN. Formulir usulan kenaikan pangkat (isi) tersebut diberikan kepada Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian untuk diparaf dan selanjutnya diberikan kepada Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian untuk ditandatangani. Setelah menandatangani formulir usulan kenaikan pangkat (isi), Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian lalu memberikan formulir tersebut kepada Subbag Administrasi Kepegawaian untuk diserahkan ke BKN. Setelah disetujui oleh BKN,

formulir usulan kenaikan pangkat (isi

ditandatangani) diberikan kembali ke

Subbagian Administrasi

Kepegawaian untuk di-inputkan data kenaikan pangkat tersebut ke dalam SIMPEG dan dibuatkan SK Kenaikan Pangkat. SK Kenaikan Pangkat ditandatangani oleh Kepala Biro. Setelah ditandatangani, SK Kenaikan Pangkat diserahkan kembali ke Subbag Administrasi

79

Kepegawaian untuk diberikan kepada pegawai yang bersangkutan. Subbag Administrasi Kepegawaian kemudian membuat laporan kenaikan pangkat. Adapun gambaran alur kerja sistem Kenaikan Pangkat yang sedang berjalan di Subbag Administrasi Kepegawaian UIN Jakarta seperti pada gambar 4.2. :

80

Gambar 4.2. Flowchart Kenaikan Pangkat pada Sistem yang Berjalan

81

b. Kenaikan Gaji Berkala Pada proses kenaikan gaji berkala, Subbagian Administrasi Kepegawaian mengecek pegawai yang akan naik gaji berkala pada SIMPEG dan meng-input data kenaikan gaji berkala ke dalam SIMPEG. Setelah itu, Subbagian Administrasi Kepegawaian membuat SK Kenaikan Gaji Berkala (KGB). SK KGB kemudian diserahkan kepada Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian untuk disetujui dan diparaf. Selanjutnya, SK KGB diberikan kepada Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian untuk ditandatangani. Setelah ditandatangani, SK KGB diserahkan kembali ke Subbag Administrasi Kepegawaian untuk diberikan kepada pegawai yang bersangkutan. Subbag Administrasi Kepegawaian kemudian membuat laporan kenaikan gaji berkala. Adapun gambaran alur kerja sistem Kenaikan Gaji Berkala yang sedang berjalan di Subbag Administrasi Kepegawaian UIN Jakarta adalah seperti pada gambar 4.3. :

82

Gambar 4.3. Flowchart Kenaikan Gaji Berkala pada Sistem yang Berjalan

83

c. Pensiun Pada proses pensiun, Subbag Administrasi Kepegawaian mengecek pegawai yang akan pensiun berdasarkan data tanggal lahir pegawai

pada

Kepegawaian

SIMPEG. membuat

Kemudian,

surat

Subbag

pemberitahuan

Administrasi

pensiun

untuk

ditandatangani Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian. Surat pemberitahuan pensiun kemudian diberikan kepada pegawai yang bersangkutan. Kemudian, pegawai melengkapi dokumen persyaratan pensiun untuk dikumpulkan ke Subbag Administrasi Kepegawaian. Setelah dokumen persyaratan pensiun tersebut dicek dan disetujui oleh Subbag Administrasi Kepegawaian, kemudian Subbag Administrasi Kepegawaian membuat Surat Permohonan Usul SK Pensiun. Surat Permohonan Usul SK Pensiun kemudian diserahkan kepada Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian untuk disetujui dan diparaf. Selanjutnya, Surat Permohonan Usul SK Pensiun diberikan kepada Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian untuk ditandatangani.

Kemudian

Surat

Usul

Pensiun

yang

ditandatangani

diserahkan

Kepegawaian.

Selanjutnya,

telah

kembali

ke

Subbag

Administrasi

Subbag

Administrasi

Kepegawaian

menyerahkan Surat Usul Pensiun ke BKN untuk diproses dan dibuatkan SK Pensiun. SK Pensiun kemudian diserahkan ke Subbag Administrasi Kepegawaian untuk diberikan kepada pegawai yang bersangkutan. Subbag Administrasi Kepegawaian kemudian membuat

84

laporan pensiun. Alur kerja sistem pensiun yang sedang berjalan pada Subbag Administrasi Kepegawaian adalah seperti pada gambar 4.4. :

Gambar 4.4. Flowchart Pensiun pada Sistem yang Berjalan

85

4.2.1.1. Analisa input (masukan) Tujuan dari analisa ini adalah untuk mengetahui data apa saja yang menjadi masukan pada sistem yang berjalan. Masukan sistem yang berjalan adalah : 1. Formulir Daftar Riwayat Hidup Pegawai Formulir daftar riwayat hidup diberikan oleh Subbag Administrasi Kepegawaian kepada pegawai untuk mendata riwayat hidup pegawai. 2. Formulir Usul Kenaikan Pangkat Formulir usul kenaikan pangkat diberikan oleh BKN kepada

Subbag

menyatakan

Administrasi

seorang

pegawai

Kepegawaian mengajukan

yang

kenaikan

pangkat. Formulir ini dikelompokkan sebagai dokumen. 3. SK kenaikan gaji berkala terakhir Surat Keputusan (SK) kenaikan gaji berkala terkahir pegawai yang dapat dijadikan acuan untuk mengajukan kenaikan gaji berkala selanjutnya. 4. Surat Usul Pensiun Surat yang menyatakan seorang pegawai mengajukan pensiun. Surat usul pensiun dikelompokkan sebagai dokumen. 5. Formulir Daftar Kepala Unit Kerja

86

Formulir yang berisi nama kepala unit kerja yang diisi oleh Subbag Kepegawaian Unit Kerja UIN Jakarta.

4.2.1.2. Analisa Output 1. SK Kenaikan Pangkat Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat yang dikeluarkan oleh

UIN

Syarif

Hidayatullah

Jakarta

dan

telah

ditandatangani oleh Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian. Sebelum dikeluarkannya SK ini, BKN telah menyetujui Usulan Kenaikan Pangkat pegawai yang bersangkutan. SK Kenaikan Pangkat ini diberikan kepada pegawai yang mengajukan kenaikan pangkat. 2. SK Kenaikan Gaji Berkala Surat

Keputusan

(SK)

kenaikan

gaji

berkala

yang

dikeluarkan oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan telah ditandatangani oleh Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian. SK Kenaikan Gaji Berkala ini diberikan kepada pegawai yang mengajukan kenaikan gaji berkala. 3. SK Pensiun Surat Keputusan pensiun yang dikeluarkan oleh BKN kepada pegawai yang mengajukan permohonan pensiun. 5. Laporan Kenaikan Pangkat

87

Laporan yang dibuat Subbagian Kepegawaian untuk Kepala Bagian

Ortala

Administrasi

dan

Kepegawaian

Umum dan

dan

Kepegawaian,

Kepala dan

Biro

Bagian

Kepegawaian Unit Kerja yang memberi informasi apakah kenaikan pangkat pegawainya disetujui atau tidak. 6. Laporan Kenaikan Gaji Berkala Laporan yang dibuat Subbagian Kepegawaian untuk Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian, Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian, dan Bagian Kepegawaian Unit Kerja yang memberi informasi tentang pegawai yang mendapatkan kenaikan gaji berkala. 7. Laporan Pensiun Laporan yang dibuat Subbagian Kepegawaian untuk Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian, Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian, dan Bagian Kepegawaian Unit Kerja yang memberi informasi apakah pensiun pegawainya di terima atau ditolak. 8. Laporan Data Pegawai Laporan yang berisi data pegawai 9. Laporan Daftar Urut Kepangkatan Laporan yang berisi daftar urut kepangkatan pegawai yang telah berubah atau belum berubah kepangkatannya. 10. Laporan Rekapitulasi Pegawai Per Unit Kerja

88

Laporan yang berisi rekapitulasi seluruh pegawai di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan pegawai per unit kerja pergolongan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 11. Laporan Kepala Unit Kerja Laporan yang berisi nama-nama kepala unit kerja di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

4.2.2. Identifikasi Masalah Berdasarkan uraian singkat serta flowchart sistem yang sedang berjalan, maka dapat diidentifikasikan kelemahan-kelemahan dari sistem yang sedang berjalan ini, yaitu : a. Pada sistem yang berjalan, pegawai kesulitan untuk mengakses datanya dan sulitnya bagian kepegawaian unit kerja mengakses data pegawainya karena aplikasi SIMPEG yang ada berbasis desktop dan hanya digunakan di jaringan lokal kepegawaian pusat. b. Pada sistem tidak terdapat fitur untuk memfilter pegawai yang akan naik pangkat, naik gaji berkala, dan pensiun sesuai periodenya sehingga admin kesulitan untuk memfilter pegawai yang akan naik pangkat berdasarkan periode kenaikan pangkat, pegawai yang akan naik gaji berkala berdasarkan periode kenaikan gaji berkala, dan pegawai yang akan pensiun berdasarkan usia pegawai.

89

c. Belum sempurnanya laporan yang dihasilkan oleh sistem yang berjalan saat ini, seperti tidak adanya fitur untuk laporan rekapitulasi pegawai per unit kerja dan golongan sehingga laporan yang dibutuhkan tidak disediakan secara otomatis oleh sistem. d. Pada sistem yang berjalan belum terdapatnya fitur untuk pengolahan data pensiun sehingga proses pengolahan data pensiun masih dilakukan secara manual. e. Pada sistem yang berjalan belum terdapatnya fitur untuk menginformasikan prosedur dan persyaratan kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, dan pensiun kepada pegawai. Selain itu, pegawai kesulitan mengetahui waktu kenaikan pangkat dan gaji berkala selanjutnya dan waktu pegawai tersebut pensiun. f. Pada sistem yang berjalan, tidak terdapatnya fasilitas download SK untuk pegawai. Sehingga, pegawai kesulitan jika kehilangan SK Kenaikan Pangkat dan SK Kenaikan Gaji Berkala. g. Pada sistem yang berjalan belum terdapatnya fitur sarana komunikasi berupa pesan antara kepegawaian pusat dengan pegawai dan kepegawaian unit kerja.

4.2.3. Analisis Persyaratan (Requirements) Setelah mengetahui permasalahan pada sistem yang berjalan selanjutnya penulis melakukan analisis requirement sebagai solusi

90

masalah tersebut. Requirements yang ada dibagi menjadi 2 (dua) bagian. Bagian pertama adalah Functional Requirement yaitu aktivitas dan service yang harus disediakan oleh sistem yang akan dikembangkan. Bagian kedua adalah Nonfunctional Requirement yaitu fitur-fitur lain yang diperlukan oleh sistem agar sistem dapat lebih memuaskan. Berikut

adalah

requirements

dari

Sistem

Informasi

mempunyai

functional

Kepegawaian (SIMPEG On Web). A. Functional Requirements Sistem

yang

dikembangkan

harus

requirements sebagai berikut : 1. Membuat sistem informasi untuk Subbagian Administrasi Kepegawaian UIN Jakarta yang lebih baik, antara lain meliputi: a. Pengaturan penyimpanan data kepegawaian, yang terdiri dari data pribadi pegawai, data kepegawaian pegawai, data master kepegawaian, data kenaikan pangkat, data kenaikan gaji berkala, dan data pensiun. b. Pengaturan manajemen user yang terdiri dari bagian kepegawaian unit kerja sebagai admin unit kerja, subbag administrasi kepegawaian pusat sebagai admin pusat, kepala biro kepegawaian dan kepala bagian kepegawaian sebagai kepala, pihak PUSKOM, dan administrator sistem.

91

c. Pembuatan fitur untuk memfilter pegawai yang akan naik pangkat berdasarkan periode kenaikan pangkat, pegawai yang akan naik gaji berkala berdasarkan periode kenaikan gaji berkala, dan pegawai yang akan pensiun berdasarkan usia pegawai. d. Pembuatan fitur untuk mencetak SK Kenaikan Pangkat, SK Kenaikan Gaji Berkala, dan Surat Usul Pensiun secara otomatis. e. Pembuatan laporan pegawai, laporan kepala unit kerja, laporan rekapitulasi pegawai per unit kerja dan golongan, laporan kenaikan pangkat, laporan kenaikan gaji berkala, dan laporan pensiun. f. Pembuatan fitur prosedur dan persyaratan kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, dan pensiun kepada pegawai. g. Pembuatan fitur download SK Kenaikan Pangkat, SK Kenaikan Gaji Berkala, dan Surat Usul Pensiun bagi pegawai. h. Pembuatan fitur hubungi kepegawaian berbasis email. 2. Sistem memiliki tingkat keamanan yang tinggi dalam pemprosesan data dan informasi.

92

B. Nonfunctional Requirements Nonfunctional Requirements dari sistem yang dikembangkan akan dijelaskan dalam bentuk tabel berikut : Tabel 4.1. Nonfunctional Requirements Jenis Kebutuhan 1. Model Tampilan (Performance)

Penjelasan a) Mengefisienkan waktu proses pengolahan data kepegawaian dari proses penginputan hingga pelaporan. b) Mengurangi tingkat kesalahan data. c) Tampilan interface yang menarik dan lebih user friendly sehingga lebih mudah dimengerti dan digunakan oleh user.

2. Model Penyimpanan Data (Information)

a) Melakukan penyimpanan data berupa data pribadi pegawai, data kepegawaian pegawai, data master kepegawaian, data kenaikan pangkat, data kenaikan gaji berkala, dan data pensiun secara terpusat sehingga memudahkan pelaksanaan proses. b) Mencegah terjadinya penyimpanan data yang redundant. c) Format penyajian laporan dibuat sehingga lebih mudah dipahami. d) Meminimalisasi terjadinya kesalahan penginputan data dan informasi. e) Data terdokumentasi dan terstruktur.

3. Model Segi Ekonomi (Economic)

a) Penghematan biaya operasional untuk transfer informasi yang selama ini dilakukan secara manual. b) Memperlancar aliran informasi antara subbag administrasi kepegawaian pusat, bagian kepegawaian unit kerja, kepala bagian kepegawaian, kepala biro kepegawaian, rektorat, pihak

93

PUSKOM dan pegawai membutuhkan informasi.

yang

4. Model Pengontrolan Sistem (Control)

a) Meningkatkan keamanan terhadap pelaksanaan proses penyimpanan data. b) Membatasi akses penggunaan terhadap sistem dengan cara menerapkan priviledge. c) Adanya administrator yang bertanggung jawab atas semua jalannya aktifitas pada aplikasi. d) Mencegah akses penuh dari pengguna-pengguna yang tidak berwenang

5. Model Efisiensi Sistem (Eficiency)

a) Mengefisienkan waktu untuk pelaksanaan proses pembuatan SK Kenaikan Pangkat, Kenaikan Gaji Berkala, dan Surat Usul Pensiun. b) Meminimalisasi biaya dan sumber daya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan proses pelaporan.

4.2.4. Analisis Sistem Usulan Berdasarkan analisa yang didapat dari hasil wawancara dan observasi yang dilakukan, penulis bermaksud mengusulkan sebuah sistem untuk memudahkan pengorganisasian data pegawai, data master kepegawaian, data kenaikan pangkat, data kenaikan gaji berkala, dan data pensiun. Pada pengembangannya, penulis melakukan studi kasus pada Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Jakarta dibawah PUSKOM UIN Jakarta. Usulan sistem yang dimaksud adalah sebagai berikut :

94

a. Kenaikan Pangkat Alur kerja sistem yang diusulkan pada kenaikan pangkat adalah pegawai mengajukan kenaikan pangkat dengan mengumpulkan syaratsyarat kenaikan pangkat ke Subbagian Kepegawaian Unit Kerja. Setelah persyaratan tersebut dicek dan telah memenuhi persyaratan, Subbagian Kepegawaian Unit Kerja membuat Nota Usulan yang ditujukan kepada Rektor. Rektor kemudian membuat disposisi kepada Purek Administrasi Umum dan Kepegawaian untuk dibuatkan disposisi ke Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian. Setelah itu, Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian membuat disposisi ke Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian untuk dibuatkan disposisi ke Subbag Administrasi Kepegawaian. Kemudian, Staff Subbag Administrasi Kepegawaian mengecek dan memfilter pegawai yang akan naik pangkat berdasarkan periode kenaikan pangkat yaitu periode April atau Oktober pada tahun tersebut secara otomatis pada SIMPEG On Web. Selanjutnya, Subbag Administrasi Kepegawaian menginput data pegawai yang mengusulkan kenaikan pangkat ke sistem dan mengisi form usulan kenaikan pangkat dari BKN. Formulir usulan kenaikan pangkat (isi) tersebut diberikan kepada Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian untuk diparaf dan selanjutnya diberikan kepada Kepala

Biro

Administrasi

Umum

dan

Kepegawaian

untuk

ditandatangani. Setelah menandatangani formulir usulan kenaikan

95

pangkat (isi), Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian lalu memberikan

formulir

tersebut

kepada

Subbag

Administrasi

Kepegawaian untuk diserahkan ke BKN. Setelah disetujui oleh BKN, formulir usulan kenaikan pangkat (isi ditandatangani) diberikan kembali ke Subbagian Administrasi Kepegawaian untuk di-inputkan data sk kenaikan pangkat ke dalam SIMPEG On Web. Pada aplikasi ini Subbag Administrasi Kepegawaian dapat mencetak SK Kenaikan Pangkat secara otomatis dari sistem. Setelah SK Kenaikan Pangkat ditandatangani oleh Kepala Biro maka, SK tersebut diserahkan ke Subbag Administrasi Kepegawaian untuk diberikan kepada pegawai yang bersangkutan. Kemudian, Subbag Administrasi Kepegawaian melakukan update data sk kenaikan pangkat pegawai dan melakukan cetak laporan kenaikan pangkat secara otomatis. Pada sistem yang diusulkan Kepala Biro Administrasi Umum, Kepala Ortala dan Kepegawaian dan Subbag Kepegawaian Unit Kerja dapat mencetak laporan kenaikan pangkat secara otomatis dari sistem. Adapun gambaran alur kerja sistem Kenaikan Pangkat yang diusulkan di Subbag Administrasi Kepegawaian UIN Jakarta seperti pada gambar 4.5. Flowchart sistem usulan ini telah disetujui oleh Kepala Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN (dapat dilihat di lampiran).

96

Gambar 4.5. Flowchart Kenaikan Pangkat pada Sistem yang Diusulkan

97

b. Kenaikan Gaji Berkala Alur kerja sistem yang diusulkan pada kenaikan gaji berkala adalah staff Subbagian Kepegawaian mengecek dan memfilter pegawai yang akan naik gaji berkala pada SIMPEG On Web secara otomatis berdasarkan waktu kenaikan gaji berkala selanjutnya pegawai tersebut. Staff Subbagian Kepegawaian lalu meng-input data kenaikan gaji berkala ke dalam SIMPEG. Setelah itu, staff Subbag Kepegawaian dapat mencetak SK Kenaikan Gaji Berkala (KGB) secara otomatis dari sistem. SK KGB kemudian diserahkan kepada Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian untuk diparaf. Selanjutnya, SK KGB diberikan kepada Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian untuk ditandatangani. Setelah ditandatangani, SK KGB diserahkan kembali ke Subbag Administrasi Kepegawaian untuk dibuatkan laporan kenaikan gaji berkala. Kemudian SK KGB tersebut diberikan kepada pegawai yang bersangkutan. Selanjutnya, staff Subbag Kepegawaian melakukan update data sk kenaikan pangkat pegawai dan melakukan cetak laporan kenaikan pangkat secara otomatis. Kepala

Biro Administrasi Umum,

Kepala Ortala

dan

Kepegawaian, dan Subbag Kepegawaian Unit Kerja dapat mencetak laporan kenaikan gaji berkala secara otomatis. Adapun gambaran alur kerja sistem Kenaikan Gaji Berkala yang diusulkan pada gambar 4.6. Flowchart sistem usulan ini telah disetujui oleh Kepala Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN (dapat dilihat di lampiran).

98

Gambar 4.6. Flowchart Kenaikan Gaji Berkala pada Sistem yang Diusulkan

99

c. Pensiun Alur kerja sistem yang diusulkan pada pensiun adalah Subbag Administrasi Kepegawaian mengecek pegawai yang akan pensiun berdasarkan usia yang telah di generate otomatis oleh sistem. Kemudian, Subbag Administrasi Kepegawaian membuat surat pemberitahuan pensiun untuk ditandatangani Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian. Surat pemberitahuan pensiun kemudian diberikan kepada pegawai yang bersangkutan. Kemudian, pegawai melengkapi dokumen persyaratan pensiun untuk dikumpulkan ke Subbag Administrasi Kepegawaian. Setelah dokumen persyaratan pensiun tersebut dicek dan disetujui oleh Subbag Administrasi Kepegawaian, kemudian Subbag Administrasi Kepegawaian melakukan input data usul pensiun dan mencetak Surat Permohonan Usul SK Pensiun secara otomatis dari sistem. Surat Permohonan Usul SK Pensiun kemudian diserahkan kepada Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian untuk disetujui dan diparaf. Selanjutnya, Surat Permohonan Usul SK Pensiun diberikan kepada Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian untuk ditandatangani.

Kemudian

Surat

ditandatangani

diserahkan

kembali

Usul

Pensiun

yang

telah

ke

Subbag

Administrasi

Kepegawaian. Selanjutnya, Subbag Administrasi Kepegawaian menyerahkan Surat Usul Pensiun ke BKN untuk diproses dan dibuatkan SK Pensiun.

100

SK

Pensiun

kemudian

diserahkan

ke

Subbag

Administrasi

Kepegawaian untuk di input data SK Pensiun ke sistem dan diberikan kepada pegawai yang bersangkutan. Selanjutnya, Subbag Administrasi Kepegawaian kemudian mencetak laporan pensiun secara otomatis. Pada sistem yang diusulkan Kepala Biro Administrasi Umum, Kepala Ortala dan Kepegawaian, dan Subbag Kepegawaian Unit Kerja dapat mencetak laporan pensiun secara otomatis dari sistem setelah login ke sistem terlebih dulu. Alur kerja sistem pensiun yang diusulkan pada Subbag Administrasi Kepegawaian adalah seperti pada gambar 4.7. Flowchart sistem usulan ini telah disetujui oleh Kepala Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN (dapat dilihat di lampiran).

101

Gambar 4.7. Flowchart Pensiun pada Sistem yang Diusulkan

102

4.2.5. Studi Feasibilitas a. Feasibilitas Ekonomi Jika ditinjau dari studi kelayakan sistem pada sisi ekonomi, sistem yang penulis kembangkan merupakan pengembangan dari sistem yang masih berbasis desktop kepada sistem yang berbasis web. Dengan adanya sistem berbasis web ini, maka pihak Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat, Kepala Biro Umum dan Kepegawaian, Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian, pihak kepegawaian unit kerja, pihak PUSKOM dan pegawai dapat lebih mudah melakukan proses administrasi kepegawaian. Dari sisi ekonomis, hal ini menjadi salah satu faktor penghematan biaya bagi pihak Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat dan pegawai. b. Feasibilitas Teknis Dari sisi teknis, kinerja sistem yang penulis kembangkan telah dapat dibuktikan kestabilannya dalam menangani banyak data, yang dapat dilihat pada lampiran pengujian lapangan. Karena sistem ini dikembangkan dengan berbasis web, maka dapat diakses oleh client dengan berbagai macam tipe web browser, seperti misalnya Mozilla Firefox, Opera, dan Internet Explorer. Sedangkan dari sisi server, aplikasi ini dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP yang bersifat multi platform sehingga dapat dijalankan pada sistem operasi berbasis Windows maupun Machintosh.

103

c. Feasibilitas Legal Pada pengembangan sistem ini, penulis melakukan penelitian dibawah PUSKOM UIN Jakarta pada Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai studi kasusnya. Oleh karena itu, legalitas sistem ini sendiri telah teruji di Subbag Administrasi Kepegawaian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. d. Alternatif Pengembangan alternatif yang dapat dilakukan antara lain adalah pengembangan modul cuti, modul mutasi jabatan antar instansi, modul kenaikan jabatan fungsional, dengan menggunakan pengembangan sistem berorientasi objek.

4.3. Architectural Design Tahap berikutnya dalam metode pengembangan V-Model adalah Perancangan (Architectural Design). Perancangan di sini dimaksudkan untuk untuk membuat pemodelan terhadap aplikasi baru yang dapat mengatasi masalah pada sistem yang berjalan saat ini di Subbag Administrasi Kepegawaian UIN Jakarta.

104

4.3.1. Perancangan Aplikasi 4.3.1.1. Diagram Konteks Sistem yang Diusulkan

Gambar 4.8. Diagram Konteks Sistem yang Diusulkan

105

Dalam konteks diagram pada gambar 4.8. terdapat enam entity yang menunjang proses Sistem Informasi Kepegawaian yaitu Admin, pegawai, unit kerja, Subbag Administrasi Kepegawaian, Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian, dan Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian. Pada sistem yang diusulkan, penulis membedakan level user yang akan mempengaruhi batasan layanan sistem sebagai berikut: 1. Admin, hak akses tertinggi pada sistem diberikan pada admin pada Subbag Administrasi Kepegawaian, Kepala Subbagian Administrasi Kepegawaian, dan PUSKOM dapat melakukan insert, edit, delete data pegawai dan dapat membuka seluruh data pegawai di seluruh satuan kerja dan melakukan insert, edit, delete data master kepegawaian, melakukan manajemen pengguna, manajemen konten dan mutasi pegawai serta menerima dan membalas pesan yang masuk. 2. Admin pusat, hak akses bagi staff Subbag Administrasi Kepegawaian, dapat melakukan insert, edit, delete data dan dapat membuka seluruh data pegawai di seluruh satuan kerja dan melakukan insert, edit, delete data mutasi pegawai dan menerima dan membalas email yang masuk. 3. Kepala, hak akses yang diberikan pada Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian, dan Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian, dapat melihat data pegawai di seluruh unit kerja,

106

mencetak laporan, dan mengirim pesan pada Subbagian Administrasi Kepegawaian Pusat. 4. Admin

unit,

hak

akses

yang

diberikan

pada

Bagian

Kepegawaian di setiap unit kerja UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, hanya dapat melihat data pegawai di unit kerjanya, mencetak laporan di lingkup unit kerjanya, dan mengirim pesan pada Subbagian Administrasi Kepegawaian Pusat. 5. Pegawai, hak akses yang diberikan pada pegawai di lingkungan UIN Syarif Hidaytullah Jakarta, pegawai dapat melihat data riwayat pribadi dan riwayat kepegawaian dirinya, mencetak Daftar Riwayat Hidup, mengetahui waktu selanjutnya naik pangkat dan naik gaji berkala, mengetahui waktu pensiun dirinya, mengunduh SK Kenaikan Pangkat, Kenaikan Gaji Berkala, dan Surat Usul Pensiun, serta mengirim pesan pada Subbagian Administrasi Kepegawaian Pusat.

107

4.3.1.2. Diagram Zero Sistem yang Diusulkan

Gambar 4.9. Diagram Zero Sistem yang Diusulkan

108

4.3.1.3. Diagram Rinci sistem yang diusulkan Diagram ini untuk mendetailkan setiap proses yang terjadi pada diagram zero sistem yang diusulkan. 1. Diagram Level 1 Proses ke-1 Mendeskripsikan secara detail proses meng-update data master.

Gambar 4.10. Diagram Level 1 Proses ke-1 Sistem yang Diusulkan

109

2. Diagram Level 1 Proses ke-2 Mendeskripsikan secara detail proses meng-update data pegawai.

Gambar 4.11. Diagram Level 1 Proses ke-2 Sistem yang Diusulkan

110

3. Diagram Level 1 Proses ke-3 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah data kenaikan pangkat pegawai.

Gambar 4.12. Diagram Level 1 Proses ke-3 Sistem yang Diusulkan

4. Diagram Level 1 Proses ke-4 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah data kenaikan gaji berkala pegawai.

Gambar 4.13. Diagram Level 1 Proses ke-4 Sistem yang Diusulkan

111

5. Diagram Level 1 Proses ke-5 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah data pensiun.

Gambar 4.14. Diagram Level 1 Proses ke-5 Sistem yang Diusulkan

6. Diagram Level 2 Proses ke-1.1 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah data master agama.

Gambar 4.15. Diagram Level 2 Proses ke-1.1 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 2 proses ke1.1 yakni mengolah master agama terdapat empat proses yang

112

terjadi diantaranya proses menambah master agama, proses daftar master agama, proses meng-edit master agam, dan proses menghapus master agama.

7. Diagram Level 2 Proses ke-1.2 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah data master pendidikan.

Gambar 4.16. Diagram Level 2 Proses ke-1.2 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 2 proses ke1.2 yakni mengolah master pendidikan terdapat empat proses yang terjadi diantaranya proses menambah master pendidikan, proses daftar master pendidikan, proses meng-edit master pendidikan, dan proses menghapus master pendidikan.

113

8. Diagram Level 2 Proses ke-1.3 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah master golongan.

Gambar 4.17. Diagram Level 2 Proses ke-1.3 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 2 proses ke1.3 yakni mengolah master golongan terdapat empat proses yang terjadi diantaranya proses menambah master golongan, proses daftar master golongan, proses meng-edit master golongan, dan proses menghapus master golongan.

9. Diagram Level 2 Proses ke-1.4 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah master diklat.

Gambar 4.18. Diagram Level 2 Proses ke-1.4 Sistem yang Diusulkan

114

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 2 proses ke1.4 yakni mengolah master diklat terdapat empat proses yang terjadi diantaranya proses menambah master diklat, proses daftar master diklat, proses meng-edit master diklat, dan proses menghapus master diklat.

10. Diagram Level 2 Proses ke-1.5 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah master jabatan.

Gambar 4.19. Diagram Level 2 Proses ke-1.5 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 2 proses ke1.5 yakni mengolah master jabatan terdapat tiga proses yang terjadi diantaranya proses meng-update jabatan struktural, proses mengupdate jabatan fungsional, tambahan.

dan proses meng-update jabatan

115

11. Diagram Level 2 Proses ke-1.6 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah master gaji pokok.

Gambar 4.20. Diagram level 2 proses ke-1.6 sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 2 proses ke1.6 yakni mengolah master gaji pokok terdapat dua proses yang terjadi diantaranya proses meng-update master gaji dan proses meng-update master pp kgb (peraturan kenaikan gaji berkala).

12. Diagram Level 2 Proses ke-1.7 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah master organisasi.

Gambar 4.21. Diagram Level 2 Proses ke-1.7 Sistem yang Diusulkan

116

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 2 proses ke1.7 yakni mengolah master organisasi terdapat dua proses yang terjadi diantaranya proses meng-update master satuan organisasi dan meng-update master unit kerja.

13. Diagram Level 2 Proses ke-2.1 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah data pribadi pegawai.

Gambar 4.22. Diagram Level 2 Proses ke-2.1 Sistem yang Diusulkan

117

14. Diagram Level 2 Proses ke-2.2 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah riwayat kepegawaian pegawai.

Gambar 4.23. Diagram Level 2 Proses ke-2.2 Sistem yang Diusulkan

118

15. Diagram Level 2 Proses ke-3.1 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah usul kenaikan pangkat.

riwayat_pangkat nama,pangkat,tmt_pangkat

3.1.2 * Menginput usul kp

Data usul kp

Subbag Administrasi Kepegawaian

naik_pangkat

Admin Daftar usul kp

Daftar usul kp

3.1.3 * Daftar Usul KP

Pegawai naik_pangkat

3.1.4 * Mengedit usul kp

Data usul kp

naik_pangkat

naik_pangkat

3.1.5 * Menghapus usul kp

nip, nama, pangkat,golongan, tmt

nip, nama, pangkat,golongan, tmt

3.1.1 * Mem-filter Pegawai yang akan naik pangkat

Data usul kp

Gambar 4.24. Diagram Level 2 Proses ke-3.1 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 2 proses ke-3.1 yakni mengolah kenaikan pangkat (kp) terdapat lima proses yaitu proses mem-filter pegawai, proses menginput usul kenaikan pangkat, daftar usul kp, mengedit usul kp, dan proses menghapus usul kp. Dalam proses 3.1.1 yakni mem-filter pegawai memberikan data kepada pihak admin dan subbag pegawai yang mana akan diusulkan untuk naik pangkat, data tersebut berasal dari database riwayat_pangkat

119

pegawai. Setelah mendapati data pegawai, (proses 3.1.2) admin dan subbag meng-input usul kp lalu disimpan dalam database naik_pangkat dan menghasilkan daftar pegawai yang mengusulkan naik pangkat (proses 3.1.3). Admin dan subbag dapat mengedit (proses 3.1.4) dan menghapus (proses 3.1.5) data usul kp yang datanya berasal dari database naik_pangkat sedangkan pegawai hanya dapat melihat data usul kp dirinya sendiri.

16. Diagram Level 2 Proses ke-3.2 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah sk kenaikan pangkat.

Gambar 4.25. Diagram Level 2 Proses ke-3.2 Sistem yang Diusulkan

120

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 2 proses ke-3.2 yakni mengolah sk kenaikan pangkat (kp) terdapat lima proses yaitu proses mencari pegawai usul kp, proses meng-update usul kp, daftar sk kp, mencetak sk kp, dan proses mecetak laporan kp. Dalam proses 3.2.1 yakni mencari pegawai memberikan data kepada pihak admin dan subbag pegawai mana yang mengusulkan naik pangkat, data tersebut berasal dari database naik_pangkat. Setelah mendapati data pegawai proses 3.2.2 admin dan subbag meng-update data sk kp lalu disimpan dalam database naik_pangkat dan menghasilkan daftar SK KP pegawai (proses 3.2.3). Admin dan subbag kemudian mencetak SK KP (proses 3.2.4) untuk diberikan ke pegawai yang bersangkutan. Admin, Subbag, Kepala Bagian, Kepala Biro, dan Unit Kerja dapat mencetak Laporan KP (proses 3.2.5).

17. Diagram Level 2 Proses ke-4.1 Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 2 proses ke-4.1 yakni mengolah data kenaikan gaji berkala (kgb) terdapat enam proses yaitu proses mencari pegawai yang akan naik kgb, proses menambah kgb, mengedit kgb, menghapus kgb, mencetak sk kgb, dan proses mecetak laporan kgb. Dalam proses 4.1.1 yakni mencari pegawai memberikan data kepada pihak admin dan subbag pegawai mana yang sudah waktunya naik kgb, data tersebut berasal dari database riwayat_kgb. Setelah mendapati data pegawai proses 4.1.2 admin dan

121

subbag menambah data kgb lalu disimpan dalam database naik_kgb. Admin dan subbag dapat mengedit (proses 4.1.3) dan menghapus (proses 4.1.4) data kgb yang datanya berasal dari database naik_kgb. Admin dan subbag kemudian mencetak SK KGB (proses 4.1.5) untuk diberikan ke pegawai yang bersangkutan. Admin, Subbag, Kepala Bagian, Kepala Biro, dan Unit Kerja dapat mencetak Laporan KGB (proses 4.1.6).

Gambar 4.26. Diagram Level 2 Proses ke-4.1 Sistem yang Diusulkan

122

18. Diagram Level 2 Proses ke-5.1

Gambar 4.27. Diagram Level 2 Proses ke-5.1 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 2 proses ke-5.1 yakni mengolah pensiun terdapat lima proses yaitu proses mengenerate pegawai, proses menginput usul pensiun, daftar usul pensiun, mengedit usul pensiun, dan proses menghapus usul pensiun. Dalam proses 5.1.1 yakni men-generate pegawai memberikan data kepada pihak admin dan subbag pegawai yang mana akan diusulkan untuk

123

pensiun, data tersebut berasal dari database pegawai. Setelah mendapati data pegawai proses 5.1.2 admin dan subbag meng-input usul pensiun dan pegawai dapat meng-input usul pensiun dini lalu disimpan dalam database pensiun dan menghasilkan daftar pegawai yang mengusulkan pensiun (proses 5.1.3). Admin dan subbag dapat mengedit (proses 5.1.4) dan menghapus (proses 5.1.5) data usul pensiun yang datanya berasal dari database pensiun. Admin dan Subbag kemudia mencetak Surat Usul Pensiun yang akan diberikan ke pegawai yang bersangkutan (proses 5.1.6).

19. Diagram Level 2 Proses ke-5.2

Gambar 4.28. Diagram Level 2 Proses ke-5.2 Sistem yang Diusulkan

124

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 2 proses ke-5.2 yakni mengolah sk kenaikan pensiun terdapat lima proses yaitu proses mencari pegawai usul pensiun, proses meng-update usul pensiun, daftar sk pensiun, mencetak sk pensiun, dan proses mecetak laporan pensiun. Dalam proses 5.2.1 yakni mencari pegawai memberikan data kepada pihak admin dan subbag pegawai mana yang mengusulkan pensiun, data tersebut berasal dari database pensiun. Setelah mendapati data pegawai proses 5.2.2 admin dan subbag meng-update data sk pensiun lalu disimpan dalam database pensiun setelah subbag mendapat SK Pensiun dari BKN dan menghasilkan daftar SK Pensiun pegawai (proses 5.2.3). Admin dan subbag kemudian memberikan SK Pensiun (proses 5.2.4) untuk diberikan ke pegawai yang bersangkutan. Admin, Subbag, Kepala Bagian, Kepala Biro, dan Unit Kerja dapat mencetak Laporan Pensiun (proses 5.2.5).

20. Diagram Level 3 Proses ke-1.5.1

Gambar 4.29. Diagram Level 3 Proses ke-1.5.1 Sistem yang Diusulkan

125

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke1.5.1 yakni mengolah master jabatan struktural terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah master jabatan struktural, proses daftar master jabatan struktural, mengedit

master jabatan

struktural, dan proses menghapus jabatan struktural.

21. Diagram Level 3 Proses ke-1.5.2

Gambar 4.30. Diagram Level 3 Proses ke-1.5.2 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke1.5.2 yakni mengolah master jabatan fungsional terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah master jabatan fungsional, proses daftar master jabatan fungsional, mengedit fungsional, dan proses menghapus jabatan fungsional.

master jabatan

126

22. Diagram Level 3 Proses ke-1.5.3

Gambar 4.31. Diagram Level 3 Proses ke-1.5.3 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke1.5.3 yakni mengolah master jabatan tambahan terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah master jabatan tambahan, proses daftar master jabatan tambahan, mengedit

master jabatan

tambahan, dan proses menghapus jabatan tambahan.

23. Diagram Level 3 Proses ke-1.6.1

Gambar 4.32. Diagram Level 3 Proses ke-1.6.1 Sistem yang Diusulkan

127

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke1.6.1 yakni mengolah master gaji pokok terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah master gaji pokok, proses daftar master gaji pokok, mengedit master gaji pokok, dan proses menghapus master gaji pokok.

24. Diagram Level 3 Proses ke-1.6.2

Gambar 4.33. Diagram Level 3 Proses ke-1.6.2 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke1.6.2 yakni mengolah master pp kgb terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah master pp kgb, proses daftar master pp kgb, mengedit master pp kgb, dan proses menghapus master pp kgb.

128

25. Diagram Level 3 Proses ke-1.7.1

Gambar 4.34. Diagram Level 3 Proses ke-1.7.1 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke1.7.1 yakni mengolah master satuan kerja terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah master satuan kerja, proses daftar master satuan kerja, mengedit

master satuan kerja, dan proses

menghapus master satuan kerja.

26. Diagram Level 3 Proses ke-1.7.2

Gambar 4.35. Diagram Level 3 Proses ke-1.7.2 Sistem yang Diusulkan

129

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke1.7.2 yakni mengolah master unit kerja terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah master unit kerja, proses daftar master unit kerja, mengedit master unit kerja, dan proses menghapus master unit kerja.

27. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.1 Mendeskripsikan secara detail proses mengolah data pegawai.

Gambar 4.36. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.1 Sistem yang Diusulkan

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke2.1.1 yakni mengolah data pegawai terdapat tujuh proses yang terjadi

130

diantaranya proses menambah data pegawai, proses daftar data pegawai, mengedit data pegawai, proses menghapus data pegawai, proses mencetak CV pegawai, dan proses mencetak laporan pegawai.

28. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.2

Gambar 4.37. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.2 Sistem yang Diusulkan

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke-2.1.2 yakni mengolah data ciri fisik terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah ciri fisik, proses daftar ciri fisik pegawai, proses mencari ciri fisik pegawai, proses meng-edit ciri fisik, dan proses menghapus ciri fisik.

131

29. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.3

Gambar 4.38. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.3 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke2.1.3 yakni mengolah data alamat terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah alamat, proses daftar alamat pegawai, proses mencari alamat pegawai, proses meng-edit alamat, dan proses menghapus alamat.

30. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.4

Gambar 4.39. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.4 Sistem yang Diusulkan

132

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke2.1.4 yakni mengolah data riwayat pendidikan terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah riwayat pendidikan, proses daftar riwayat pendidikan, proses mencari riwayat pendidikan, proses meng-edit riwayat pendidikan, dan proses menghapus riwayat pendidikan.

31. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.5

Gambar 4.40. Diagram Level 3 Proses ke-2.1.5 Sistem yang Diusulkan

133

32. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.1

Gambar 4.41. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.1 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke2.2.1 yakni mengolah data organisasi terdapat dua proses yang terjadi diantaranya proses meng-update satuan kerja dan organisasi, dan keterangan organisasi.

33. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.2

Gambar 4.42. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.2 Sistem yang Diusulkan

134

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke2.2.2 yakni mengolah riwayat status kepegawaian terdapat lima proses yang

terjadi

diantaranya

proses

menambah

riwayat

status

kepegawaian, proses daftar riwayat status kepegawaian, proses mencari riwayat status kepegawaian, proses meng-edit riwayat status kepegawaian, dan proses menghapus riwayat status kepegawaian.

34. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.3

Gambar 4.43. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.3 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke2.2.3 yakni mengolah riwayat pangkat terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah riwayat pangkat, proses daftar riwayat pangkat, proses mencari riwayat pangkat, proses meng-edit riwayat pangkat, dan proses menghapus riwayat pangkat.

135

riwayat_ kgb

riwayat_ kgb

Nip, nama, unit kerja

35. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.4

Gambar 4.44. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.4 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke2.2.4 yakni mengolah riwayat kgb terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah riwayat kgb, proses daftar riwayat kgb, proses mencari riwayat kgb, proses meng-edit riwayat kgb, dan proses menghapus riwayat kgb.

36. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.5

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke2.2.5 yakni mengolah data jabatan terdapat tiga proses yang terjadi diantaranya proses meng-update jabatan struktural, proses mengupdate jabatan fungsional, dan proses meng-update jabatan tambahan.

136

Gambar 4.45. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.5 Sistem yang Diusulkan

37. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.6

Gambar 4.46. Diagram Level 3 Proses ke-2.2.6 Sistem yang Diusulkan

137

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 3 proses ke2.2.6 yakni mengolah riwayat tambahan terdapat empat proses yang terjadi diantaranya proses meng-update data diklat, proses mengupdate data penghargaan, proses meng-update data kunjugan luar negeri, dan proses meng-update data hukuman disiplin.

38. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.1

Gambar 4.47. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.1 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke2.1.5.1 yakni mengolah data istri/ suami pegawai terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah istri/ suami, proses daftar istri/ suami, proses mencari istri/ suami, proses meng-edit istri/ suami, dan proses menghapus istri/ suami.

138

39. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.2

Gambar 4.48. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.2 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke2.1.5.2 yakni mengolah data anak pegawai terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah anak, proses daftar anak, proses mencari anak, proses meng-edit anak, dan proses menghapus anak.

40. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.3

Gambar 4.49. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.3 Sistem yang Diusulkan

139

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke2.1.5.3 yakni mengolah data orangtua pegawai terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah orangtua, proses daftar orangtua, proses mencari orangtua, proses meng-edit orangtua, dan proses menghapus orangtua.

41. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.4

Gambar 4.50. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.4 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke2.2.5.4 yakni mengolah data mertua pegawai terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah mertua, proses daftar mertua, proses mencari mertua, proses meng-edit mertua, dan proses menghapus mertua.

140

42. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.5

Gambar 4.51. Diagram Level 4 Proses ke-2.1.5.5 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke2.1.5.5 yakni mengolah data saudara pegawai terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah saudara, proses daftar saudara, proses mencari saudara, proses meng-edit saudara, dan proses menghapus saudara.

43. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.1.1

Gambar 4.52. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.1.1 Sistem yang Diusulkan

141

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke2.2.1.1 yakni mengolah riwayat satuan kerja terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah riwayat satuan kerja, proses daftar riwayat satuan kerja, proses mencari riwayat satuan kerja, proses meng-edit riwayat satuan kerja, dan proses menghapus riwayat satuan kerja.

44. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.1.2

Gambar 4.53. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.1.2 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke-2.2.1.2 yakni mengolah data keterangan organisasi terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah keterangan organisasi, proses daftar keterangan organisasi, proses mencari keterangan organisasi, proses mengedit keterangan organisasi dan proses menghapus keterangan organisasi.

142

45. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.5.1

Gambar 4.54. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.5.1 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke2.2.5.1 yakni mengolah riwayat jabatan struktural terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah riwayat jabatan struktural, proses daftar riwayat jabatan struktural, proses mencari riwayat jabatan struktural, proses meng-edit riwayat jabatan struktural, dan proses menghapus riwayat jabatan struktural.

46. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.5.2

Gambar 4.55. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.5.2 Sistem yang Diusulkan

143

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke2.2.5.2 yakni mengolah riwayat jabatan fungsional terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah riwayat jabatan fungsional, proses daftar riwayat jabatan fungsional, proses mencari riwayat jabatan fungsional, proses meng-edit riwayat jabatan fungsional, dan proses menghapus riwayat jabatan fungsional.

47. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.5.3

Gambar 4.56. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.5.3 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke2.2.5.3 yakni mengolah riwayat jabatan tambahan terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah riwayat jabatan tambahan, proses daftar riwayat jabatan tambahan, proses mencari riwayat jabatan tambahan, proses meng-edit riwayat jabatan tambahan, dan proses menghapus riwayat jabatan tambahan.

144

48. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.6.1

Gambar 4.57. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.6.1 Sistem yang Diusulkan Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke-2.2.6.1 yakni mengolah diklat terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah diklat, proses daftar diklat, proses mencari diklat, proses mengedit diklat, dan proses menghapus diklat.

49. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.6.2

Gambar 4.58. Diagram Level 2 Proses ke-2.2.6.2 Sistem yang Diusulkan

145

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke2.2.6.2 yakni mengolah penghargaan terdapat lima proses yang terjadi diantaranya penghargaan,

proses proses

menambah mencari

penghargaan, penghargaan,

proses

proses

daftar

meng-edit

penghargaan, dan proses menghapus penghargaan.

50. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.6.3

Gambar 4.59. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.6.3 Sistem yang Diusulkan

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke-2.2.6.3 yakni mengolah kunjungan luar negeri terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah kunjungan luar negeri, proses daftar kunjungan luar negeri, proses mencari kunjungan luar negeri, proses meng-edit kunjungan luar negeri, dan proses menghapus kunjungan luar negeri.

146

51. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.6.4

Gambar 4.60. Diagram Level 4 Proses ke-2.2.6.4 Sistem yang Diusulkan

Diagram ini merupakan diagram rinci dari level 4 proses ke2.26.4 yakni mengolah data hukuman disiplin terdapat lima proses yang terjadi diantaranya proses menambah hukuman disiplin, proses daftar hukuman disiplin, proses mencari hukuman disiplin, proses meng-edit hukuman disiplin, dan proses menghapus hukuman disiplin.

4.3.1.4.Spesifikasi Proses yang diusulkan Dibawah ini adalah proses-proses yang diusulkan pada sistem. Pada sistem terdapat enam proses inti diantaranya adalah proses penambahan data, proses pencarian data, proses pengubahan data, proses penampilan data, proses penghapusan data, dan proses pencetakan data. 1. Proses penambahan data Input form IF Simpan THEN Data tersimpan ELSE

147

Data tidak disimpan END IF

2. Proses pencarian data Input form pencarian IF data tidak ditemukan THEN Tampilkan konfirmasi data tidak ditemukan ELSE Tampilkan data hasil pencarian END IF

3. Proses tampilan detail Tampil data GET id Tampilkan detail

4. Proses perubahan data Tampil data GET id Edit form IF Simpan THEN Data tersimpan ELSE Data tidak disimpan END IF

5. Proses penghapusan data Tampil data GET id Delete data Tampil konfirmasi hapus data IF Ya THEN Hapus ELSE Data tidak dihapus

6. Proses pencetakan data Tampil data GET id Cetak data Tampil konfirmasi cetak data IF Ya THEN Cetak ELSE Data tidak dicetak

148

4.3.1.5. Kamus Data tm_agama

= kode_agama+ agama+ ket

tm_pendidikan

= kode_pdd+ pendidikan+ ket

tm_golongan

= kode_gol+ gol +pangkat+ ket

tm_diklat

= kode_diklat+ jenis_diklat+ ket

tm_jabatanstruktural

= kode_jbts+ nama_jabatan+ eselon+level+ ket

tm_jabatanfungsional

= kode_jbtf+ nama_jabatan+ level+ ket

tm_jabatanftambahan = kode_jbtft+ tugas_tambahan+ jabatan+ level+ ket tm_gajipokok

= kode_gapok+ masa_kerja+ pp+ gol+ kode_gol

tm_ppkgb

= kode_ppgaji+ no_ppgj+ tgl_berlaku+ pejabat

tm_satuanorg

= kode_satuanorg+ nama_satuan+ ket

unit_kerja

= kode_unitkerja+ unit_kerja+ kepala+ nama + ket

pegawai

= id_peg+ nip+ nama+ nip_lama+ t_Lahir+ tgl_Lahir+ jns_kelamin+ kode_agama+ sts_marital+ kode_pdd+ nama_sekolah+ tahun_sttb+ gelar_depan+ gelar_belakang +

hobi+

sts_pegawai+

no_karpeg+

no_karis_karsu+ no_askes+ id_pensiun+

149

kode_gol+ tmt+ kode_jbts+ tmt_jab+ kode_unitkerja+ kode_satuanorg+ no_telp+ foto ciri_fisik

= id_cirifisik+ tinggi_badan+ berat_badan+ rambut+

bentuk_muka+

warna_kulit+

ciri_khusus+ cacat_tubuh+ id_peg alamat

= id_alamat+ id_peg+ jalan+ kelurahan+ kecamatan+

kabkota+

propinsi+

tlp+

sts_tinggal riwayat_pendidikan

= id_pdd+ id_peg+ kode_pdd+ jurusan+ no_sttb+ th_sttb+ ket

istri_suami

= id_istrisuami+ id_peg+ nama_istrisuami+ t_Lahir+

tgl_Lahir+

jns_kelamin

+

kode_pdd+ sts_tunjangan+ tgl_menikah+ ket anak

= id_anak+ id_peg+ nama_anak+ t_Lahir+ tgl_Lahir+

jns_kelamin

+

kode_pdd+

sts_tunjangan+ sts_menikah+ ket orangtua

= id_ortu+ id_peg+ nama_ortu+ t_Lahir+ tgl_Lahir+

jns_kelamin+

alamat+

pekerjaan+ ket mertua

= id_mertua+ id_peg+ nama_mertua+

150

t_Lahir+ tgl_Lahir+ jns_kelamin+ alamat+ pekerjaan+ ket saudara

= id_saudara+ id_peg+ nama_saudara+ t_Lahir+ tgl_Lahir+ jns_kelamin+ alamat+ pekerjaan+ ket

satuan_kerjaorg

= id_satuankerja+ id_peg+ kode_unitkerja+ kode_satuanorg+

no_sk+

tgl_sk+

pejabat_sk+ tmt+ kota status_kepeg

= id_sts+ id_peg+ status+ jenis_kepeg+ no_sk+ tgl_sk+ tmt+ kode_gol+ kode_jbts

riwayat_pangkat

= id_pangkat+ id_peg+ no_sk+ tgl_sk+ pejabat_sk+

kode_gol+

mk_tahun+

mk_bulan+ tmt+ naik_selanjutnya riwayat_kgb

= id_gapok+ id_peg+ no_sk+ tgl_sk+ pejabat_sk+

kode_gapok+

tmt+

naik_selanjutnya+ ket jabatan_struktural

= id_jabatan+ id_peg+ no_sk+ tgl_sk+ pejabat_sk+ kode_jbts+ tmt+ kode_gol+ ket

jabatan_fungsional

= id_jabatanf+ id_peg+ no_sk+ tgl_sk+ pejabat_sk+ kode_jbtf+ tmt+ kode_gol+ ket

jabatanf_tambahan

= id_jabatanft+ id_peg+ no_sk+ tgl_sk+

151

pejabat_sk+ kode_jbtft+ tmt riwayat_diklat

= id_diklat+ id_peg+ kode_diklat+ nama_diklat+

tgl_mulai+

tgl_selesai+

no_sertifikat+thn_sertifikart+ penyelenggara penghargaan

= id_penghargaan+ id_peg+ penghargaan+ tahun+ no_sk+ tgl_sk+ pejabat_sk+ ket

kunjungan_luarnegeri

= id_kunjungan+ id_peg+ Negara+ tgl_berangkat+

tgl_pulang+

tujuan+

sumber_biaya_ ket hukuman_disiplin

= id_hukuman+ id_peg+ hukuman+ no_sk+ tgl_sk+ pejabat_sk+ ket

ket_organisasi

= id_org+ id_peg+ nama_org+ kedudukan+ thn_awal+ thn_akhir+ tempat+ pimpinan+ kelompok

naik_pangkat

= id_naikpangkat+ id_peg+ no_surat_usul+ tgl_surat_usul+ pejabat_sk+ kode_gol+

no_sk+ mk_tahun+

tmt_baru+

tgl_sk+ mk_bulan+ gapok_baru+

gapok_terbilang+ naik_selanjutnya+ tmt naik_kgb

= id_naikkgb+ id_peg+ no_sklama+ tglsklama+ pejabat_sklama+ tmt_lama+ no_sk+ tgl_sk+ pejabat_sk+ gapok_lama+

152

mk_lama+

kode_gapok+

tmt_baru+

naik_selanjutnya+ ket pensiun

= id_pensiun+ nama+ no_surat_usul+ tgl_surat_usul+ pejabat_sk+

no_sk+ jenis_pensiun+

tgl_sk+ alasan+

tgl_pensiun+ tmt_pensiun+ ket konten

= id_konten+ nama_konten+ static_content+ gambar

hubungi

= id_hubungi+ nama+ email+ subjek+ pesan+ tanggal

user

= nip+ password+ email+ level

153

4.3.2. Perancangan Basis Data 4.3.2.1. Entity Relationship Diagram

Gambar 4.61. Entity Relationship Diagram (ERD)

154

4.3.2.2. Spesifikasi Database Nama Basis Data : dbpegawai2 1. Tabel Pegawai Nama tabel : pegawai Primary key: id_peg Foreign key : kode_agama, kode_pdd, id_user, id_pensiun, kode_gol, kode_jbts, kode_unitkerja, kode_satuanorg Tabel 4.2. Tabel pegawai

155

2. Tabel Ciri Fisik Nama tabel : ciri_fisik Primary key: id_fisik Foreign key : id_peg Tabel 4.3. Tabel ciri_fisik

3. Tabel Alamat Nama tabel : alamat Primary key: id_alamat Foreign key : id_peg Tabel 4.4. Tabel alamat

156

4. Tabel Riwayat Pendidikan Nama tabel : pendidikan Primary key: id_pdd Foreign key : id_peg, kode_pdd Tabel 4.5. Tabel pendidikan

5. Tabel Istri/ Suami Nama tabel : istri_suami Primary key: id_istrisuami Foreign key : id_peg, kode_pdd Tabel 4.6. Tabel istri_suami

6. Tabel Anak Nama tabel : anak Primary key: id_anak

157

Foreign key : id_peg, kode_pdd Tabel 4.7. Tabel anak

7. Tabel Orangtua Nama tabel : orangtua Primary key: id_ortu Foreign key : id_peg Tabel 4.8. Tabel orangtua

8. Tabel Mertua Nama tabel : mertua Primary key: id_mertua Foreign key : id_peg

158

Tabel 4.9. Tabel mertua

9. Tabel Saudara Nama tabel : saudara Primary key: id_saudara Foreign key : id_peg Tabel 4.10. Tabel saudara

10. Tabel Riwayat Satuan Kerja Nama tabel : riwayat_satuankerja Primary key: id_satuankerja Foreign key : id_peg, kode_unitkerja, kode_satuanorg

159

Tabel 4.11. Tabel riwayat_satuankerja

11. Tabel Riwayat Status Kepegawaian Nama tabel : riwayat_stskepeg Primary key: id_sts Foreign key : id_peg, kode_gol, kode_jbts Tabel 4.12. Tabel riwayat_stskepeg

12. Tabel Riwayat Pangkat Nama tabel : riwayat_pangkat Primary key: id_pangkat Foreign key : id_peg, kode_gol

160

Tabel 4.13. Tabel riwayat_pangkat

13. Tabel Riwayat Gaji Nama tabel : riwayat_gapok Primary key: id_gapok Foreign key : id_peg, kode_gol Tabel 4.14. Tabel riwayat_gapok

14. Tabel Riwayat Jabatan Struktural Nama tabel : riwayat_jabatan Primary key: id_jabatan Foreign key : id_peg, kode_gol, kode_jbts

161

Tabel 4.15. Tabel riwayat_jabatan

15. Tabel Riwayat Jabatan Fungsional Nama tabel : riwayat_jabatanfungsional Primary key: id_jabatanf Foreign key : id_peg, kode_gol, kode_jbtf Tabel 4.16. Tabel riwayat_jabatanfungsional

16. Tabel Riwayat Jabatan Fungsional Tambahan Nama tabel : riwayat_jabatanftambahan Primary key: id_jbtft Foreign key : id_peg, kode_gol, kode_jbtf

162

Tabel 4.17. Tabel riwayat_jabatanfungsional

17. Tabel Riwayat Diklat Nama tabel : riwayat_diklat Primary key: id_diklat Foreign key : id_peg, kode_diklat Tabel 4.18. Tabel riwayat_diklat

18. Tabel Penghargaan Nama tabel : penghargaan Primary key: id_penghargaan Foreign key : id_peg

163

Tabel 4.19. Tabel penghargaan

19. Tabel Kunjungan Luar Negeri Nama tabel : kunjungan_luarnegeri Primary key: id_kunjungan Foreign key : id_peg Tabel 4.20. Tabel kunjungan_luarnegeri

20. Tabel Riwayat Indisipliner/ Hukuman Nama tabel : riwayat_indisipliner Primary key: id_hukuman Foreign key : id_peg

164

Tabel 4.21. Tabel riwayat_indisipliner

21. Tabel Riwayat Organisasi Nama tabel : riwayat_organisasi Primary key: id_org Foreign key : id_peg Tabel 4.22. Tabel riwayat_organisasi

22. Tabel Master Agama Nama tabel : tm_agama Primary key: kode_agama Tabel 4.23. Tabel tm_agama

165

23. Tabel Master Pendidikan Nama tabel : tm_pendidikan Primary key: kode_pdd Tabel 4.24. Tabel tm_pendidikan

24. Tabel Master Golongan Nama tabel : tm_golongan Primary key: kode_gol Tabel 4.25. Tabel tm_golongan

25. Tabel Master Diklat Nama tabel : tm_diklat Primary key: kode_diklat Tabel 4.26. Tabel tm_diklat

166

26. Tabel Master Jabatan Struktural Nama tabel : tm_jabatanstruktural Primary key: kode_jbts Tabel 4.27. Tabel tm_jabatanstruktural

27. Tabel Master Jabatan Fungsional Nama tabel : tm_jabatanf Primary key: kode_jbtf Tabel 4.28. Tabel tm_jabatanf

28. Tabel Master Jabatan Fungsional Tambahan Nama tabel : tm_jabatanft Primary key: kode_jbtft Tabel 4.29. Tabel tm_jabatanft

167

29. Tabel Master Gaji Pokok Nama tabel : tm_gapok Primary key: kode_gapok Tabel 4.30. Tabel tm_gapok

30. Tabel Master PP KGB Nama tabel : tm_ppkenaikangaji Primary key: kode_ppgaji Tabel 4.31. Tabel tm_ppkenaikangaji

31. Tabel Master Satuan Organisasi Nama tabel : tm_satuanorganisasi Primary key: kode_satuanorg Tabel 4.32. Tabel tm_satuanorganisasi

168

32. Tabel Master Unit Kerja Nama tabel : unit_kerja Primary key: kode_unitkerja Tabel 4.33. Tabel unit_kerja

33. Tabel Naik Pangkat Nama tabel : naik_pangkat Primary key: id_naikpangkat Foreign key : id_peg, kode_gol Tabel 4.34. Tabel naik_pangkat

169

34. Tabel Naik KGB Nama tabel : naik_kgb Primary key: id_naikkgb Foreign key : id_peg, kode_gapok

Tabel 4.35. Tabel naik_kgb

35. Tabel Pensiun Nama tabel : pensiun Primary key: id_pensiun Tabel 4.36. Tabel pensiun

170

36. Tabel Pengguna Nama tabel : user Primary key: id_user Tabel 4.37. Tabel user

37. Tabel Konten Nama tabel : konten Primary key: id_konten Tabel 4.38. Tabel konten

38. Tabel Hubungi Nama tabel : hubungi Primary key: id_hubungi Tabel 4.39. Tabel hubungi

171

4.3.2.3. Penerjemahan ERD ke LRS

Gambar 4.62. Logical Record Structure (LRS)

172

4.4. Component Design 4.4.1. Perancangan Modul Tahap selanjutnya pada pengembangan sistem dengan V-Model adalah Component Design (Perancangan Komponen). Pada tahap ini, penulis membagi komponen sistem menjadi modul-modul yang lebih kecil dan ditentukan matriks CRUD untuk setiap modul. Hal ini dilakukan guna mempermudah dalam coding aplikasi. Rincian mengenai perancangan modul terdapat pada tabel 4. Berikut ini: Tabel 4.40. Tabel Matrik CRUD Pengguna No.

Komponen

Modul

Admin

Admin

Kepala

pusat 1.

Data Master

Admin

Pegawai

unit

Agama

CRUD

R

R

R

X

Pendidikan

CRUD

R

R

R

X

Golongan

CRUD

R

R

R

X

Diklat

CRUD

R

R

R

X

Jabatan struktural

CRUD

R

R

R

X

Jabatan fungsional

CRUD

R

R

R

X

Jabatan fungsional

CRUD

R

R

R

X

Gaji pokok

CRUD

R

R

R

X

PP. KGB

CRUD

R

R

R

X

Satuan organisasi

CRUD

R

R

R

X

Unit kerja

CRUD

R

R

R

X

-

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

tambahan

2.

Data Pegawai

3.

Data Pribadi

Ciri fisik

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Pegawai

Alamat

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Riwayat

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

pendidikan Istri/ Suami

173

4.

Anak

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Orangtua

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Mertua

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Saudara

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Riwayat

Satuan kerja dan

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Kepegawaian

organisasi

Pegawai

Status

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Riwayat pangkat

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Riwayat KGB

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Jabatan struktural

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Jabatan fungsional

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Jabatan fungsional

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Diklat

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Penghargaan

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Kunjungan luar

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Hukuman disiplin

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

Keterangan

CRUD

CRUD

R(ALL)

R(GRP)

X

R

R

R(ALL)

R(GRP)

R(INDV)

(ALL)

(ALL)

-

R

R

R

X

X

SOP dan

Kenaikan pangkat

CRUD

R

R

R

R

Persyaratan

Kenaikan gaji

CRUD

R

R

R

R

Mutasi

berkala Pensiun

CRUD

R

R

R

R

Kenaikan

Usul kenaikan

CRUD

CRUD

X

X

R(INDV)

Pangkat

pangkat CRUD

CRUD

X

X

R(INDV)

CRUD

CRUD

X

X

R

kepegawaian

tambahan

negeri

organisasi 5.

Detail

-

Pegawai 6.

Daftar Urut Kepangkatan

7.

8.

SK kenaikan pangkat 9.

Kenaikan

-

Gaji Berkala 10.

Pensiun

(INDV) Pensiun usia

CRUD

CRUD

X

X

R(INDV)

174

Pensiun janda

CRUD

CRUD

X

X

R(INDV)

Pensiun dini

CRUD

CRUD

X

X

R(INDV)

SK pensiun

CRUD

CRUD

X

X

R(INDV)

Pegawai

R(ALL)

R(ALL)

R(ALL)

R(GRP)

X

Rekapitulasi

R(ALL)

R(ALL)

R(ALL)

R(ALL)

X

R(ALL)

R(ALL)

R(ALL)

R(GRP)

X

Kenaikan Pangkat

R(ALL)

R(ALL)

R(ALL)

R(GRP)

X

Kenaikan Gaji

R(ALL)

R(ALL)

R(ALL)

R(GRP)

X

Pensiun

R(ALL)

R(ALL)

R(ALL)

R(GRP)

X

Pengguna

CRUD

X

X

X

X

Konten

CRUD

R

R

R

R

duda

Laporan

pegawai Daftar Kepala Unit Kerja

11.

Pengaturan

12.

Pesan

-

CRUD

CRUD

CR

CR

CR

13.

Bantuan

-

R

R

R

R

R

Keterangan

INDV = individual, ALL = all, GRP = group C = Create, R = read, U = Update, D =Delete, X = no access

4.4.2. Rancangan Modul Menu Utama Rancangan modul ini berfungsi untuk memanggil sub program lain (modul-modul lain) untuk dijalankan. Terdapat lima rancangan modul menu utama yaitu account admin, admin pusat, admin unit, kepala, dan pegawai. Untuk rancangan modul menu utama Transitional Diagram). a. Account Admin

digunakan STD (State

175

Gambar 4.63. STD Menu Utama Account Admin

176

b. Account Admin pusat

Gambar 4.64. STD Menu Utama Account Admin Pusat

177

c. Account Admin Unit

Gambar 4.65. STD Menu Utama Account Admin Unit

178

d. Account Kepala

Gambar 4.66. STD Menu Utama Account Kepala

179

e. Account Pegawai

Gambar 4.67. STD Menu Utama Account Pegawai

180

4.4.3. Perancangan User Interface a. Halaman Login

HEADER Profil

Login NIP Password Login

Gambar Struktur Organisasi Kepegawaian Pusat

Kepegawaian

Isi Profil

FOOTER Gambar 4.68. Rancangan Halaman Login b. Halaman Utama

HEADER

MENU

GAMBAR GEDUNG UIN

FOOTER

Gambar 4.69. Rancangan Halaman Utama

181

c. Halaman Tampilan Data

HEADER

Tambah

Cari

MENU Edit Hapus

LIST DATA

FOOTER

Gambar 4.70. Rancangan Halaman Tampilan Data

d. Halaman Tambah Data

HEADER

MENU

Nama NIP

Simpan

Batal

FOOTER Gambar 4.71. Rancangan Halaman Tambah Data

182

e. Halaman Edit Data

HEADER

MENU

Nama NIP

Update Simpan

Batal

FOOTER

Gambar 4.72. Rancangan Halaman Edit Data

4.5. Code Generation Pada tahap ini dilakukan pengkodean dari rancangan-rancangan, baik rancangan aplikasi, rancangan basis data, maupun rancangan tampilan. Bahasa pemrograman yang digunakan pada pengembangan aplikasi ini adalah menggunakan PHP 5. Untuk pembuatan laporan digunakan library FPDF. MySQL versi 5.0.67 digunakan sebagai database untuk menyimpan data dengan menggunakan interface phpmyadmin versi 2.11.9.2. Untuk menjalankan code diperlukan application server, pada pengembangan sistem ini digunakan apache server yang tersedia dalam XAMPP 1.68. Untuk editor

183

dan unit test digunakan Adobe Dreamweaver CS3. Source code lengkap pada aplikasi ini terdapat di lampiran. Penulis juga membuat suatu dokumentasi berupa file bantuan yang menjelaskan prosedur dari program. File bantuan tersedia di halaman beranda pada setiap akun pengguna.

4.6. Executable Software (Implementasi) Pada pengembangan aplikasi ini, agar sistem yang dibuat dapat berjalan baik maka dibutuhkan spesifikasi lingkungan implementasi sistem sebagai berikut : 4.6.1. Spesifikasi Hardware Tabel 4.41. Tabel Spesifikasi Hardware No.

Hardware

Server

Client

1.

Processor

Dual-Core 2.20 GHz

Pentium 4

2.

Memory

1 GB

512 MB

3.

Monitor

resolusi display minimal

resolusi display minimal

1024 x 768 (untuk

1024

mendapatkan tampilan

mendapatkan

terbaik).

terbaik).

Ya

Ya

4.

Modem/ Koneksi Internet

5.

Ethernet card

Ya

Ya

6.

DVD/

Ya

Tidak

CD ROM

x

768

(untuk tampilan

184

7.

Printer

Ya

Ya

(local/networ k printer) 8.

Keyboard

Ya

Ya

9.

Mouse

Ya

Ya

4.6.2. Spesifikasi Software Software yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi adalah : Tabel 4.42. Tabel Spesifikasi Software No. 1.

Software Bahasa

Server

Client

PHP 5.0

-

Pemrograman 2.

DBMS

MySQL

-

3.

SO

Windows XP

Windows, Linux, dll

4.

Browser

Mozilla Firefox 3.6

Mozilla Firefox 3.6

5.

Mail Server

Argosoft Mail Server 1.8 -

6.

Acrobat

Adobe Reader Versi 5.0 Adobe Reader Versi 5.0

Reader

atau

lebih

reader lain

atau

pdf atau

lebih

atau

pdf

reader lain

4.7. Unit Testing Dalam melakukan pemrograman, penulis melakukan pengujian terhadap kode-kode program untuk memastikan kebenaran program tersebut. Pengujian ini dilakukan untuk mencari kesalahan yang ditimbulkan karena

185

salah tulis atau kesalahan pemrograman. Kegiatan unit testing ini disebut juga debugging. Kegiatan ini digunakan untuk mencari posisi kesalahan (error) dari kode-kode program.

Gambar 4.73. Contoh code program error pada proses debugging

4.8. Integration Testing Tahap ini melibatkan pengujian sekumpulan modul yang telah diintegrasikan

menjadi

subsistem.

Proses

pengujian

subsistem

ini

dikonsentrasikan pada deteksi kesalahan interface. Proses pengujian subsistem dilakukan untuk mencari ketidaksesuaian interface modul dengan integrasi antar link-link dalam sistem. Perincian mengenai integration testing dapat dilihat pada tabel berikut ini: a. Login, Beranda, dan Logout Tabel 4.43. Tabel Integration Testing Login, Beranda, Logout No.

Pengujian

1

Interface Login

Link

http://localhost/simpeg/index. php

Interface yang diharapkan halaman login/ index

Hasil Uji OK

186

Halaman beranda

2.

Interface Beranda

http://localhost/simpeg/media. php?module=home

3.

Interface Logout

http://localhost/simpeg/logout. Halaman php login/ index

OK

OK

lalu http://localhost/simpeg/index. php

b. Data Master Kepegawaian Tabel 4.44. Tabel Integration Testing Modul Master Kepegawaian No.

1

2.

3.

4.

5.

Pengujian

Link

Interface tampil master agama Interface Tambah master agama Interface Edit master agama

http://localhost/simpeg/media. php?module=tmagama http://localhost/simpeg/media. php?module=tmagama&act=t ambahtmagama

http://localhost/simpeg/media. php?module=tmagama&act=e dittmagama&id=1 (id, sesuai data yang di edit) Interface http://localhost/simpeg/media. Hapus master php?module=tmagama&act=h agama apus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

Interface Tampil master pendidikan

Interface yang Diharapkan Halaman tampil master agama Halaman tambah master agama Halaman edit master agama

Halaman master agama dan konfirmasi hapus master agama http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=tmpendidikan tampil master pendidikan

Hasil Uji OK

OK

OK

OK

OK

187

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=tmpendidikan& tambah act=tambahtmpendidikan master pendidikan http://localhost/simpeg/media. Halaman edit php?module=tmpendidikan& master act=edittmpendidikan&id=1 pendidikan (id, sesuai data yang di edit) Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Hapus master php?module=tmpendidikan& master pendidikan act=hapus&id=1 (id, sesuai pendidikan data yang di hapus) dan konfirmasi hapus master pendidikan Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Tampil php?module=tmgolongan tampil master master golongan golongan Interface http://localhost/simpeg/media. Data master Tambah php?module=tmgolongan&ac golongan master t=tambahtmgolongan baru golongan tersimpan Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman edit Edit master php?module=tmgolongan&ac master golongan t=edittmgolongan&id=1 (id, golongan sesuai data yang di edit) Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Hapus master php?module=tmgolongan&ac master golongan t=hapus&id=1 (id, sesuai data golongan dan yang di hapus) konfirmasi hapus master golongan Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Tampil php?module=tmdiklat tampil master master diklat golongan Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Tambah php?module=tmdiklat&act=ta tambah master diklat mbahtmdiklat master diklat Interface Tambah master pendidikan Interface Edit master pendidikan

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

188

15.

16.

17.

18.

19.

20.

21.

Interface Edit master diklat

http://localhost/simpeg/media. php?module=tmdiklat&act=e dittmdiklat&id=1 (id, sesuai data yang di edit) Interface http://localhost/simpeg/media. Hapus master php?module=tmdiklat&act=h diklat apus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

Halaman edit master diklat

OK

Halaman master diklat dan konfirmasi hapus master diklat http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=tmjabatanstrukt tampil master ural jabatan struktural

OK

Halaman tambah master jabatan struktural http://localhost/simpeg/media. Halaman edit php?module=tmjabatanstrukt master ural&act=edittmjabatanstrukt jabatan ural&id=1 (id, sesuai data struktural yang di edit) Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Hapus master php?module=tmjabatanstrukt master jabatan ural &act=hapus&id=1 (id, jabatan struktural sesuai data yang di hapus) struktural dan konfirmasi hapus master jabatan struktural Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Tampil php?module=tmjabatanf tampil master master jabatan fungsional jabatan fungsional

OK

Interface Tampil master jabatan struktural Interface Tambah master jabatan struktural Interface Edit master jabatan struktural

http://localhost/simpeg/media. php?module=tmjabatanstrukt ural&act=tambahtmjabatanstr uktural

OK

OK

OK

OK

189

22.

23.

24.

25.

26.

27.

28.

http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=tmjabatanf&act tambah =tambahtmjabatanf master jabatan fungsional http://localhost/simpeg/media. Halaman edit php?module=tmjabatanf&act master =edittmjabatanf&id=1 (id, jabatan sesuai data yang di edit) fungsional Hapus master http://localhost/simpeg/media. Halaman jabatan php?module=tmjabatanf master fungsional &act=hapus&id=1 (id, sesuai jabatan data yang di hapus) fungsional dan konfirmasi hapus master jabatan fungsional Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Tampil php?module=tmjabatanft tampil master master jabatan jabatan fungsional fungsional tambahan tambahan Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Tambah php?module=tmjabatanft&act tambah master =tambahtmjabatanft master jabatan jabatan fungsional tambahan tambahan Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman edit Edit master php?module=tmjabatanft&act master jabatan =edittmjabatanft&id=1 (id, jabatan tambahan sesuai data yang di edit) fungsional tambahan Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Hapus master php?module=tmjabatanft master jabatan &act=hapus&id=1 (id, sesuai jabatan tambahan data yang di hapus) fungsional tambahan Interface Tambah master jabatan fungsional Edit master jabatan fungsional

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

190

29.

Interface Tampil master gaji pokok

30.

Interface Tambah master gaji pokok Interface Edit master gaji pokok

31.

32.

33.

34.

35.

36.

dan konfirmasi hapus master jabatan fungsional tambahan http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=tmgapok tampil master gaji pokok

http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=tmgapok&act=t tambah ambahtmgapok master gaji pokok http://localhost/simpeg/media. Halaman edit php?module=tmgapok&act=e master gaji dittmgapok&id=6 (id, sesuai pokok data yang di edit) Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Hapus master php?module=tmgapok master gaji gaji pokok &act=hapus&id=1 (id, sesuai pokok dan data yang di hapus) konfirmasi hapus master gaji pokok Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Tampil php?module=tmppkenaikanga tampil master master PP. ji PP. KGB KGB Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Tambah php?module=tmppkenaikanga tambah master PP. ji&act=tambahtmppkenaikang master PP. KGB aji KGB Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman edit Edit master php?module=tmppkenaikanga master PP. PP. KGB ji&act=edittmppkenaikangaji KGB &id=1 (id, sesuai data yang di edit) Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Hapus master php?module=tmppkenaikanga master pp.

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

191

37.

37.

38.

39.

39.

40.

41.

42.

PP. KGB

ji &act=hapus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

Interface Tampil master satuan organisasi Interface Tambah master satuan organisasi Interface Edit master satuan organisasi

http://localhost/simpeg/media. php?module=tmsatuanorganis asi

http://localhost/simpeg/media. php?module=tmsatuanorganis asi&act=tambahtmsatuanorga nisasi http://localhost/simpeg/media. php?module=tmsatuanorganis asi&act=edittmsatuanorganisa si&id=1 (id, sesuai data yang di edit) Interface http://localhost/simpeg/media. Hapus master php?module=tmsatuanorganis satuan asi &act=hapus&id=1 (id, organisasi sesuai data yang di hapus)

kgb dan konfirmasi hapus master pp. kgb Halaman tampil master satuan organisasi Halaman tambah master satuan organisasi Halaman edit master satuan organisasi

OK

OK

OK

Halaman master satuan organisasi dan konfirmasi hapus master satuan organisasi http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=unitkerja tampil master unit kerja

OK

http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=unitkerja&act=t tambah ambahunitkerja master unit kerja http://localhost/simpeg/media. Halaman edit php?module=unitkerja&act=e master unit ditunitkerja&id=1 (id, sesuai kerja data yang di edit) Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman master unit Hapus master php?module=unitkerja &act=hapus&id=1 (id, sesuai kerja dan unit kerja

OK

Interface Tampil master unit kerja Interface Tambah master unit kerja Interface Edit master unit kerja

OK

OK

OK

192

data yang di hapus)

konfirmasi hapus master unit kerja

c. Data Pegawai Tabel 4.45. Tabel Integration Testing Data Pegawai

1.

2.

3.

4.

Pengujian

Link

Interface Tampil pegawai Interface tambah pegawai Interface Hasil Cari pegawai Interface Edit pegawai

http://localhost/simpeg/media. php?module=pegawai

5.

Interface Hapus pegawai

6.

Interface Tampil ciri fisik Interface tambah ciri fisik

7.

8.

Interface yang Diharapkan

Halaman tampil pegawai http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=pegawai&act=ta tambah mbahpegawai pegawai http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=pegawai&act=car hasil cari i pegawai http://localhost/simpeg/media. Halaman edit php?module=pegawai&act=edi pegawai tpegawai&id=19 (id, sesuai data yang di edit) http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=pegawai pegawai dan &act=hapus&id=1 (id, sesuai konfirmasi data yang di hapus) hapus pegawai http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=fisik tampil ciri fisik http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=fisik&act=tamba tambah ciri hfisik fisik

Interface http://localhost/simpeg/media. hasil Cari ciri php?module=fisik&act=cari fisik

Halaman hasil cari ciri fisik

Hasil Uji

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

193

9.

Interface Edit ciri fisik

10.

Interface Hapus ciri fisik

11.

Interface Tampil alamat Interface tambah alamat Interface hasil cari alamat Interface Edit alamat

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

http://localhost/simpeg/media. php?module=fisik&act=editfisi k&id=3 (id, sesuai data yang di edit) http://localhost/simpeg/media. php?module= fisik &act=hapus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus) http://localhost/simpeg/media. php?module=alamat http://localhost/simpeg/media. php?module=alamat&act=tam bahalamat http://localhost/simpeg/media. php?module=alamat&act=cari

http://localhost/simpeg/media. php?module=alamat&act=edit alamat&id=8 (id, sesuai data yang di edit) Interface http://localhost/simpeg/media. Hapus alamat php?module=alamat &act=hapus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus) Interface http://localhost/simpeg/media. Tampil php?module=pendidikan riwayat pendidikan Interface http://localhost/simpeg/media. Tambah php?module=pendidikan&act= riwayat tambahpendidikan pendidikan Interface http://localhost/simpeg/media. hasil Cari php?module=pendidikan&act= pendidikan cari Interface Edit riwayat

http://localhost/simpeg/media. php?module=pendidikan&act=

Halaman edit ciri fisik

OK

Halaman ciri fisik dan konfirmasi hapus ciri fisik Halaman tampil alamat

OK

Halaman tambah alamat Halaman hasil cari alamat Halaman edit alamat

OK

Halaman alamat dan konfirmasi hapus alamat Halaman tampil riwayat pendidikan Halaman tambah riwayat pendidikan Halaman hasil cari riwayat pendidikan Halaman edit riwayat

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

194

pendidikan

editpendidikan&id=10 (id, sesuai data yang di edit)

pendidikan

20.

Interface Hapus riwayat pendidikan

http://localhost/simpeg/media. php?module=pendidikan &act=hapus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

21.

Interface Tampil Istri/Suami Interface Tambah Istri/Suami Interface hasil cari Istri/Suami

http://localhost/simpeg/media. php?module=istri_suami

24.

Interface Edit Istri/Suami

25.

Interface Hapus Istri/Suami

http://localhost/simpeg/media. php?module=istri_suami&act= editistrisuami&id=3 (id, sesuai data yang di edit) http://localhost/simpeg/media. php?module=istri_suami &act=hapus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

Halaman riwayat pendidikan dan konfirmasi hapus riwayat pendidikan Halaman tampil Istri/Suami Halaman tambah Istri/Suami Halaman hasil cari Istri/Suami pegawai Halaman edit Istri/Suami

26.

Interface Tampil anak Interface Tambah anak

22.

23.

26.

27.

Interface hasil cari anak

http://localhost/simpeg/media. php?module=istri_suami&act= tambahistrisuami http://localhost/simpeg/media. php?module=istri_suami&act= cari

http://localhost/simpeg/media. php?module=anak http://localhost/simpeg/media. php?module=anak&act=tamba hanak http://localhost/simpeg/media. php?module=anak&act=cari

Halaman Istri/Suami dan konfirmasi hapus Istri/Suami Halaman tampil anak Halaman tambah anak Halaman hasil cari anak

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK OK

OK

195

28.

Interface Edit anak

29.

Interface Hapus anak

30.

31.

32.

33.

34.

35.

36.

37.

38.

http://localhost/simpeg/media. php?module=anak&act=editan ak&id=2 (id, sesuai data yang di edit) http://localhost/simpeg/media. php?module=anak &act=hapus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus) http://localhost/simpeg/media. php?module=ortu

Halaman edit anak

OK

Halaman anak dan konfirmasi hapus anak Interface Halaman Tampil tampil orangtua orangtua Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Tambah php?module=ortu&act=tambah tambah orangtua ortu orangtua Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman hasil cari php?module=ortu&act=cari hasil cari orangtua orangtua Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman edit Edit orangtua php?module=ortu&act=editort orangtua u&id=1 (id, sesuai data yang di edit) Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Hapus php?module=ortu orangtua dan orangtua &act=hapus&id=1 (id, sesuai konfirmasi data yang di hapus) hapus orangtua Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Tampil php?module=mertua tampil mertua mertua Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Tambah php?module=mertua&act=tam tambah mertua bahmertua mertua Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman hasil cari php?module=mertua&act=cari hasil cari mertua mertua Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman edit Edit mertua php?module=mertua&act=edit mertua mertua&id=1 (id, sesuai data yang di edit)

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

196

39.

Interface Hapus mertua

40.

Interface Tampil saudara Interface Tambah saudara Interface hasil cari saudara Interface Edit saudara

41.

42.

43.

44.

Interface Hapus saudara

45.

Interface Tampil satuan kerja Interface Tambah satuan kerja Interface hasil Cari satuan kerja Interface Edit satuan kerja

46.

47.

48.

49.

Interface Hapus satuan kerja

http://localhost/simpeg/media. php?module=mertua &act=hapus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus) http://localhost/simpeg/media. php?module=saudara

Halaman mertua dan konfirmasi hapus mertua Halaman tampil saudara http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=saudara&act=tam tambah bahsaudara saudara http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=saudara&act=cari hasil cari saudara http://localhost/simpeg/media. Halaman edit php?module=saudara&act=edit saudara saudara&id=1 (id, sesuai data yang di edit) http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=saudara saudara dan &act=hapus&id=1 (id, sesuai konfirmasi data yang di hapus) hapus saudara http://localhost/simpeg/media. php?module=satuankerja

Halaman tampil satuan kerja http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=satuankerja&act= tambah tambahsatuankerja satuan kerja http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=satuankerja&act= hasil cari cari satuan kerja http://localhost/simpeg/media. Halaman edit php?module=satuankerja&act= satuan kerja editsatuankerja&id=4 (id, sesuai data yang di edit) http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=satuankerja satuan kerja &act=hapus&id=1 (id, sesuai dan data yang di hapus) konfirmasi

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

197

50.

Interface Tampil status kepegawaian Interface Tambah status kepegawaian Interface hasil Cari status kepegawaian Interface Edit status kepegawaian

http://localhost/simpeg/media. php?module=stskepeg

54.

Interface Hapus status kepegawaian

http://localhost/simpeg/media. php?module=statuskepegawaia n &act=hapus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

55.

Interface Tampil riwayat pangkat

http://localhost/simpeg/media. php?module=pangkat

56.

Interface Tambah riwayat pangkat Interface hasil cari riwayat pangkat

http://localhost/simpeg/media. php?module=pangkat&act=ta mbahpangkat

51.

52.

53.

57.

http://localhost/simpeg/media. php?module=stskepeg&act=ta mbahstskepeg http://localhost/simpeg/media. php?module=stskepeg&act=ca ri http://localhost/simpeg/media. php?module=stskepeg&act=ed itstskepeg&id=1 (id, sesuai data yang di edit)

http://localhost/simpeg/media. php?module=pangkat&act=car i

hapus satuan kerja Halaman tampil status kepegawaian Halaman tambah status kepegawaian

OK

OK

Halaman hasil cari status kepegawaian Halaman edit status kepegawaian

OK

Halaman status kepegawaian dan konfirmasi hapus status kepegawaian Halaman tampil riwayat pangkat

OK

Halaman tambah riwayat pangkat Halaman hasil cari riwayat pangkat

OK

OK

OK

OK

198

58.

Interface Edit riwayat pangkat

59.

Hapus riwayat pangkat

60

Interface Tampil riwayat kgb Interface Tambah riwayat kgb

http://localhost/simpeg/media. php?module=gapok

Interface Lihat master gaji pokok Interface hasil cari riwayat kgb Interface Edit riwayat kgb

http://localhost/simpeg/modul/ mod_gapok/tmgapok.php

65.

Interface Hapus riwayat kgb

http://localhost/simpeg/media. php?module=gapok&act=hapu s&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

Halaman riwayat kgb dan konfirmasi hapus riwayat kgb

OK

66.

Interface Tampil jabatan struktural

http://localhost/simpeg/media. php?module=jabatan

Halaman tampil jabatan struktural

OK

61.

62.

63.

64.

http://localhost/simpeg/media. php?module=pangkat&act=edi tpangkat&id=5 (id, sesuai data yang di edit) http://localhost/simpeg/media. php?module=pangkat&act=ha pus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

http://localhost/simpeg/media. php?module=gapok&act=tamb ahgapok

http://localhost/simpeg/media. php?module=gapok&act=cari http://localhost/simpeg/media. php?module=gapok&act=editg apok&id=2 (id, sesuai data yang di edit)

Halaman edit riwayat pangkat

OK

Halaman riwayat pangkat dan konfirmasi hapus riwayat pangkat Halaman tampil riwayat kgb Halaman tambah riwayat kgb

OK

Halaman tampil master gaji pokok Halaman hasil cari riwayat kgb Halaman edit riwayat kgb

OK

OK

OK

OK

OK

199

67.

68.

69.

Interface Tambah jabatan struktural Interface hasil cari jabatan struktural Interface Edit jabatan struktural

70.

Interface Hapus jabatan struktural

71.

Interface Tampil jabatan fungsional Interface Tambah jabatan fungsional

72.

73.

74.

Interface hasil cari jabatan fungsional Interface Edit jabatan fungsional

Halaman tambah jabatan struktural Halaman hasil cari jabatan struktural Halaman edit jabatan struktural

OK

Halaman jabatan struktural dan konfirmasi hapus jabatan struktural http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=jabatanfungsiona tampil l jabatan fungsional http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=jabatanfungsiona tambah l&act=tambahjabatanfungsiona jabatan l fungsional

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=jabatanfungsiona l&act=cari

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=jabatan&act=tam bahjabatan http://localhost/simpeg/media. php?module=jabatan&act=cari

http://localhost/simpeg/media. php?module=jabatan&act=edit jabatan&id=2 (id, sesuai data yang di edit) http://localhost/simpeg/media. php?module=jabatan&act=hap us&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

http://localhost/simpeg/media. php?module=jabatanfungsiona l&act=editjabatanfungsional&i d=1 (id, sesuai data yang di edit)

Halaman hasil cari jabatan fungsional Halaman edit jabatan fungsional

OK

OK

OK

OK

OK

200

75.

76.

77.

78.

79.

80.

81.

Interface Hapus jabatan fungsional

http://localhost/simpeg/media. php?module=jabatanfungsiona l&act=hapus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

Halaman jabatan fungsional dan konfirmasi hapus jabatan fungsional Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Tampil php?module=jabatanftambaha tampil n jabatan jabatan fungsional fungsional tambahan tambahan Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Tambah php?module=jabatanftambaha tambah jabatan n&act=tambahjabatanftambaha jabatan fungsional n fungsional tambahan tambahan Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman hasil cari php?module=jabatanftambaha hasil cari jabatan n&act=cari jabatan fungsional fungsional tambahan tambahan Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman edit Edit jabatan php?module=jabatanftambaha jabatan fungsional n&act=editjabatanftambahan& fungsional tambahan id=2 (id, sesuai data yang di tambahan edit) Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=jabatanftambaha jabatan Hapus jabatan n&act=hapus&id=1 (id, sesuai fungsional fungsional data yang di hapus) tambahan dan tambahan konfirmasi hapus jabatan fungsional tambahan Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Tampil diklat php?module=diklat tampil diklat

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

201

82.

83.

84.

Interface Tambah diklat Interface hasil cari diklat Interface Edit diklat

85.

Interface Hapus diklat

86.

Interface Tampil penghargaan Interface Tambah penghargaan Interface hasil cari penghargaan Interface Edit penghargaan

87.

88.

89.

90.

Hapus penghargaan

91.

Interface Tampil kunjungan luar negeri Interface Tambah kunjungan luar negeri

92.

Halaman tambah diklat

OK

Halaman hasil cari diklat http://localhost/simpeg/media. Halaman edit php?module=diklat&act=editdi diklat klat&id=2 (id, sesuai data yang di edit) http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=diklat&act=hapu diklat dan s&id=1 (id, sesuai data yang di konfirmasi hapus) hapus diklat http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=penghargaan tampil penghargaan http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=penghargaan&act tambah =tambahpenghargaan penghargaan http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=penghargaan&act hasil cari =cari penghargaan http://localhost/simpeg/media. Halaman edit php?module=penghargaan&act penghargaan =editpenghargaan&id=2 (id, sesuai data yang di edit) http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=penghargaan&act hapus =hapus&id=1 (id, sesuai data penghargaan yang di hapus) http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=kunjungan tampil kunjungan luar negeri http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=kunjungan&act=t tambah ambahkunjungan kunjungan luar negeri

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=diklat&act=tamb ahdiklat http://localhost/simpeg/media. php?module=diklat&act=cari

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

202

93.

94.

95.

Interface hasil cari kunjungan luar negeri Interface Edit kunjungan luar negeri Interface Hapus kunjungan luar negeri

96.

http://localhost/simpeg/media. php?module=kunjungan&act= cari http://localhost/simpeg/media. php?module=kunjungan&act= editkunjungan&id=2 (id, sesuai data yang di edit) http://localhost/simpeg/media. php?module=kunjungan&act= hapus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

Interface Tampil hukuman disiplin 97. Interface Tambah hukuman disiplin 98. Interface hasil cari hukuman disiplin 99. Interface Edit hukuman disiplin 100. Interface Hapus hukuman disiplin

http://localhost/simpeg/media. php?module=hukuman

101. Interface Tampil ket. organisasi

http://localhost/simpeg/media. php?module=hukuman

http://localhost/simpeg/media. php?module=hukuman&act=ta mbahhukuman http://localhost/simpeg/media. php?module=hukuman&act=c ari http://localhost/simpeg/media. php?module=hukuman&act=e dithukuman&id=2 (id, sesuai data yang di edit) http://localhost/simpeg/media. php?module=hukuman&act=h apus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

Halaman hasil cari kunjungan luar negeri Halaman edit kunjungan luar negeri

OK

Halaman kunjungan dan konfirmasi hapus kunjungan Halaman tampil hukuman disiplin Halaman tambah hukuman disiplin Halaman hasil cari hukuman disiplin Halaman edit hukuman disiplin

OK

Halaman hukuman disiplin dan konfirmasi hapus hukuman disiplin Halaman tampil ket. organisasi

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

203

102. Interface Tambah ket. organisasi 103. Interface hasil cari ket. organisasi 104. Interface Edit ket. organisasi 105. Interface Hapus ket. organisasi

106. Interface Detail Data Pegawai 107. Interface Profil Pegawai

108. Interface Cetak Profil Pegawai

Halaman tambah ket. organisasi http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=organisasi&act=c hasil cari ket. ari organisasi http://localhost/simpeg/media. Halaman edit php?module=organisasi&act=e ket. ditorganisasi&id=2 (id, sesuai organisasi data yang di edit) http://localhost/simpeg/media. Halaman ket. php?module=organisasi&act=h organisasi apus&id=1 (id, sesuai data dan yang di hapus) konfirmasi hapus ket. organisasi http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=detailpegawai detail data pegawai http://localhost/simpeg/modul/ Halaman mod_pegawai/aksi_pegawai.ph profil p?module=detailpegawai&act= pegawai detailpegawai&id=196805022 008012008 (id, sesuai data pegawai yang di detail) http://localhost/simpeg/media. php?module=organisasi

http://localhost/simpeg/modul/ mod_pegawai/cetakdetail.php? id=196805022008012008 (id, sesuai data pegawai yang di cetak)

Halaman cetak cv pegawai dalam format .pdf

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

204

d. Daftar Urut Kepangkatan Tabel 4.46. Tabel Integration Testing Daftar Urut Kepangkatan No.

1.

2.

Interface yang Diharapkan Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Daftar Urut php?module=duk tampil Daftar Kepangkat Urut an Tampil Kepangkatan (DUK) (DUK) Interface http://localhost/simpeg/modul/ Halaman Cetak mod_duk/cetak.php Daftar Urut Kepangkatan Daftar Urut (DUK) Kepangkat dalam format an (DUK) .pdf Pengujian

Link

Hasil Uji OK

OK

e. Kenaikan Pangkat Tabel 4.47. Tabel Integration Testing Modul Kenaikan Pangkat No. Pengujian

Link

Interface Hasil yang Uji Diharapkan Halaman OK hasil cari pegawai yang akan naik pangkat

1.

Interface hasil cari pegawai yang akan naik pangkat

http://localhost/simpeg/modul/m od_usulkp/pangkat.php

2.

Interface Tampil Usul KP Interface Tambah Usul KP

http://localhost/simpeg/media.ph Halaman p?module=usulkp Tampil Usul KP http://localhost/simpeg/media.ph Halaman p?module=usulkp Tambah Usul KP

3.

OK

OK

205

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

Interface hasil cari Usul KP Interface Edit Usul KP Interface Hapus Usul KP

Interface Cari SK KP pegawai Interface Tampil Surat Keputusan Kenaikan Pangkat Pegawai Interface Update Surat Keputusan Kenaikan Pangkat Pegawai Interface Cetak Surat Keputusan Kenaikan Pangkat

Interface Download Surat

http://localhost/simpeg/media.ph Halaman p?module=usulkp hasil cari Usul KP http://localhost/simpeg/media.ph Halaman edit p?module=usulkp (id, sesuai Usul KP data yang di edit) http://localhost/simpeg/media.ph Halaman p?module=usulkp&act=hapus&i Usul KP dan d=1 (id, sesuai data yang di konfirmasi hapus) hapus Usul KP http://localhost/simpeg/media.ph Halaman p?module=naikpangkat Cari SK KP pegawai

OK

OK

OK

OK

http://localhost/simpeg/media.ph Halaman p?module=naikpangkat Tampil SK KP pegawai

OK

http://localhost/simpeg/media.ph Halaman p?module=naikpangkat (id, Update SK sesuai data yang di update) KP pegawai

OK

Halaman Surat Keputusan Kenaikan Pangkat pegawai dalam format .pdf http://localhost/simpeg/modul/m Halaman od_naikpangkat/cetakskkp.php?i Surat d=9 (id, sesuai SK yang di cetak, Keputusan

OK

http://localhost/simpeg/modul/m od_naikpangkat/cetakskkp.php?i d=9 (id, sesuai SK yang di cetak)

OK

206

Keputusan SK sesuai dengan pegawai yang Kenaikan login) Pangkat

Kenaikan Pangkat pegawai dalam format .pdf

f. Kenaikan Gaji Berkala Tabel 4.48. Tabel Integration Testing Modul Kenaikan Gaji Berkala No.

1.

2.

3.

4.

Pengujian

Interface hasil cari pegawai yang akan naik gaji berkala Interface Tampil data Kenaikan Gaji Berkala Interface Tambah data Kenaikan Gaji Berkala Interface hasil cari data Kenaikan Gaji Berkala

Link

Interface yang Diharapkan

Hasil Uji

http://localhost/simpeg/modul/ mod_naikkgb/gapok.php

Halaman hasil cari pegawai yang akan naik gaji berkala Halaman Tampil data Kenaikan Gaji Berkala

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=naikkgb

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=naikkgb

Halaman Tambah data Kenaikan Gaji Berkala

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=naikkgb

Halaman hasil cari Kenaikan Gaji Berkala

OK

207

5.

6.

7.

8.

9.

Interface Edit data Kenaikan Gaji Berkala Interface Hapus data Kenaikan Gaji Berkala

http://localhost/simpeg/media. php?module=naikkgb (id, sesuai data yang di edit)

Halaman edit Kenaikan Gaji Berkala

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=naikkgb&act=ha pus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

Halaman Kenaikan Gaji Berkala dan konfirmasi hapus Kenaikan Gaji Berkala Halaman hasil cari Kenaikan Gaji Berkala

OK

Halaman Surat Keputusan Kenaikan Gaji Berkala pegawai dalam format .pdf Halaman Surat Keputusan Kenaikan Gaji Berkala pegawai dalam format .pdf

OK

Interface hasil cari Pegawai yang usul KGB Interface Cetak Surat Keputusan Kenaikan Gaji Berkala

http://localhost/simpeg/media. php?module=naikkgb

Interface Download Surat Keputusan Kenaikan Gaji Berkala

http://localhost/simpeg/modul/ mod_naikkgb/cetakskkgb.php? id=1 (id, sesuai SK yang di cetak, SK sesuai dengan pegawai yang login)

http://localhost/simpeg/modul/ mod_naikkgb/cetakskkgb.php? id=1 (id, sesuai SK yang di cetak)

OK

OK

208

g. Pensiun Tabel 4.49. Tabel Integration Testing Modul Pensiun No.

Pengujian

Link

Interface yang Diharapkan

Hasil Uji

1.

Interface Tampil Usul Pensiun Usia Interface hasil Generate pegawai masuk usia pensiun Interface Tambah Usul Pensiun Usia Interface hasil cari Usul Pensiun Usia Interface Edit Usul Pensiun Usia Interface Hapus Usul Pensiun Usia

http://localhost/simpeg/media. php?module=pensiun

Halaman Tampil Usul Pensiun Usia

OK

http://localhost/simpeg/modul/ mod_pensiun/umur.php

Halaman hasil Generate pegawai yang masuk usia pensiun Halaman Tambah Usul Pensiun Usia

OK

2.

3.

4.

5.

6.

7.

http://localhost/simpeg/media. php?module=pensiun

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=pensiun

Halaman hasil cari Usul Pensiun Usia

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=pensiun (id, sesuai data yang di edit)

Halaman Edit Usul Pensiun Usia

OK

Halaman Pensiun Usia dan konfirmasi hapus Pensiun Usia Interface http://localhost/simpeg/modul/ Halaman Cetak Surat mod_pensiun/cetakusulpensiun Surat Usul .php?id=39 (id, sesuai data Pensiun Usia Usul

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=pensiun&act=hap us&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

OK

209

Pensiun Usia 8.

Interface Download Surat Usul Pensiun Usia

9.

Interface Tampil Usul Pensiun Janda duda Interface Tambah Usul Pensiun Janda duda Interface cari Usul Pensiun Janda duda Interface Edit Usul Pensiun Janda duda

10.

11.

12.

yang di cetak)

pegawai dalam format .pdf http://localhost/simpeg/modul/ Halaman mod_pensiun/cetakusulpensiun Surat Usul .php?id=39(id, sesuai data Pensiun Usia yang di cetak, SK sesuai pegawai dengan pegawai yang login) dalam format .pdf http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=pensiun_jandadu Tampil Usul da Pensiun Janda duda

OK

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=pensiun_jandadu da

Halaman Tambah Usul Pensiun Janda duda

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=pensiun_jandadu da

Halaman hasil cari Usul Pensiun Janda duda Halaman Edit Usul Pensiun Janda duda

OK

Halaman Pensiun Janda duda dan konfirmasi hapus Pensiun Janda duda Halaman Surat Surat Usul Pensiun Janda duda

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=pensiun_jandadu da (id, sesuai data yang di edit)

13.

Interface Hapus Usul Pensiun Janda duda

http://localhost/simpeg/media. php?module=pensiun_jandadu da&act=hapus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

14.

Interface Cetak Surat Usul Pensiun

http://localhost/simpeg/modul/ mod_pensiun_jandaduda/cetak usulpensiunduda.php?id=34 (id, sesuai data yang di cetak)

OK

OK

210

Janda duda 15.

Interface Download Surat Usul Pensiun Janda duda

16.

Interface Tampil Usul Pensiun Dini Interface Tambah Usul Pensiun Dini Interface hasil cari Usul Pensiun Dini Interface Edit Usul Pensiun Dini Interface Hapus Usul Pensiun Dini

17.

18.

19.

20.

21.

Interface Cetak Surat Usul Pensiun Dini

http://localhost/simpeg/modul/ mod_pensiun_jandaduda/cetak usulpensiunduda.php?id=34 (id, sesuai data yang di cetak, SK sesuai dengan pegawai yang login) http://localhost/simpeg/media. php?module=pensiun_dini

dalam format .pdf Halaman Surat Surat Usul Pensiun Janda duda dalam format .pdf Halaman Tampil Usul Pensiun Dini

OK

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=pensiun_dini2

Halaman Tambah Usul Pensiun Dini

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=pensiun_dini

Halaman hasil cari Usul Pensiun Dini

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=pensiun_dini (id, sesuai data yang di edit)

Halaman Edit Usul Pensiun Dini

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=pensiun_dini&ac t=hapus&id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

Halaman Pensiun Janda dini dan konfirmasi hapus Pensiun dini Halaman Surat Usul Pensiun Dini dalam format .pdf

OK

http://localhost/simpeg/modul/ mod_pensiun_dini/cetakusulpe nsiun.php?id=50 (id, sesuai data yang di cetak)

OK

211

22.

23.

24.

25.

Interface Download Surat Usul Pensiun Dini Interface Tampil data SK Pensiun pegawai Interface hasil cari SK Pensiun pegawai Interface Update Surat Keputusan Pensiun Pegawai

http://localhost/simpeg/modul/ mod_pensiun_dini/cetakusulpe nsiun.php?id=50 (id, sesuai data yang di cetak, SK sesuai dengan pegawai yang login) http://localhost/simpeg/media. php?module=sk_pensiun

Halaman Surat Usul Pensiun Dini dalam format .pdf Halaman Tampil data SK Pensiun pegawai

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=sk_pensiun

Halaman hasil cari SK Pensiun pegawai Halaman Update Surat Keputusan Pensiun Pegawai

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=sk_pensiun (id, sesuai data yang di update)

OK

h. Pengguna Tabel 4.50. Tabel Integration Testing Modul Pengguna No.

1.

2.

3.

Pengujian

Interface Tampil pengguna Interface Tambah pengguna Interface Edit pengguna

Link

http://localhost/simpeg/media. php?module=user

Interface yang Diharapkan

Halaman Tampil pengguna http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=user&act=tamba Tambah huser pengguna http://localhost/simpeg/media. Halaman edit php?module=user&act=edituse pengguna r&id=196805022008012010 (id, sesuai data yang di edit)

Hasil Uji

OK

OK

OK

212

4.

Interface Hapus pengguna

http://localhost/simpeg/media. php?module=user&act=hapus &id=1 (id, sesuai data yang di hapus)

Halaman Pengguna dan konfirmasi hapus Pe gguna

OK

i. Konten Tabel 4.51. Tabel Integration Testing Modul Konten No.

Pengujian

1.

Interface Tampil Konten Profil Interface Update Konten Profil Interface Tampil Konten Rektor Interface Update Konten Rektor Interface Tampil Konten Puskom Interface Update Konten Puskom

2.

3.

4.

5.

6.

Link

Interface yang Diharapkan

Hasil Uji

http://localhost/simpeg/media. php?module=profil2

Halaman Tampil Konten Profil

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=profil

Halaman Update Konten Profil

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=rektor2

Halaman Tampil konten rektor

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=rektor

Halaman Update Konten Rektor Halaman Tampil Konten Puskom Halaman Update Konten Puskom

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=senat2

http://localhost/simpeg/media. php?module=senat

OK

OK

213

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

Interface Tampil Konten Purek Akademik Interface Update Konten Purek Akademik Interface Tampil Konten Purek Administra si Umum Interface Update Konten Purek Administra si Umum Interface Tampil Konten Purek Kemahasis waan Interface Update Konten Purek Administra si Kemahasis waan Interface Tampil Konten Purek

http://localhost/simpeg/media. php?module=akademik2

Halaman Tampil konten Purek Akademik

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=akademik

Halaman Update Konten Purek Akademik Halaman Tampil Konten Purek Administrasi Umum Halaman Update Konten Purek Administrasi Umum Halaman Tampil Konten Purek Kemahasisw aan Halaman Update Konten Purek Kemahasisw aan

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=umum2

http://localhost/simpeg/media. php?module=umum

http://localhost/simpeg/media. php?module=mahasiswa2

http://localhost/simpeg/media. php?module=mahasiswa

http://localhost/simpeg/media. php?module=lembaga2

Halaman Tampil Konten Purek

OK

OK

OK

OK

OK

214

14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

Perencana an Kelembag aan Interface Update Konten Purek Perencana an Kelembag aan Interface Tampil Konten Kepala Biro AAK Interface Update Konten Kepala Biro AAK Interface Tampil Konten Kepala Biro AUK Interface Update Konten Kepala Biro AUK Interface Tampil Konten Kepala Biro PKSI Interface Update Konten

Perencanaan Kelembagaa n http://localhost/simpeg/media. php?module=lembaga

Halaman Update Konten Purek Perencanaan Kelembagaa n

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=biroak2

Halaman Tampil konten Kepala Biro AAK Halaman Update Konten Kepala Biro AAK Halaman Tampil konten Kepala Biro AUK Halaman Update Konten Kepala Biro AUK Halaman Tampil konten Kepala Biro PKSI Halaman Update Konten

OK

http://localhost/simpeg/media. php?module=biroak

http://localhost/simpeg/media. php?module=biroum2

http://localhost/simpeg/media. php?module=biroum

http://localhost/simpeg/media. php?module=birosi2

http://localhost/simpeg/media. php?module=birosi

OK

OK

OK

OK

OK

215

Kepala Biro PKSI

Kepala Biro PKSI

j. SOP dan Persyaratan Tabel 4.52. Tabel Integration Testing Modul SOP dan Persyaratan No.

1.

2.

3.

4.

5.

Pengujian

Interface Tampil SOP dan Persyaratan Kenaikan Pangkat Interface Update SOP dan Persyaratan Kenaikan Pangkat Interface Tampil SOP dan Persyaratan Kenaikan Gaji Berkala Interface Update SOP dan Persyaratan Kenaikan Gaji Berkala Interface Tampil

Link

Interface yang Diharapkan

http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=syaratkp2 Tampil SOP dan Persyaratan Kenaikan Pangkat http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=syaratkp Update SOP dan Persyaratan Kenaikan Pangkat http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=syaratkgb2 Tampil SOP dan Persyaratan Kenaikan Gaji Berkala

Hasil Uji

OK

OK

OK

http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=syaratkgb Update SOP dan Persyaratan Kenaikan Gaji Berkala

OK

http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=syaratpensiun2 Tampil SOP

OK

216

3.

SOP dan dan Persyaratan Persyaratan Pensiun Pensiun Interface http://localhost/simpeg/media. Halaman Update php?module=syaratpensiun Update SOP SOP dan dan Persyaratan Persyaratan Pensiun Pensiun

OK

k. Laporan Tabel 4.53. Tabel Integration Testing Modul Laporan No.

1.

2.

3.

4.

5.

Pengujian

Interface Cetak Laporan pegawai

Link

Interface yang Diharapkan

http://localhost/simpeg/modu Halaman l/mod_pegawai/cetakpeg.php Laporan pegawai dalam format .pdf Interface http://localhost/simpeg/modu Halaman Cetak l/mod_duk/cetak.php Daftar Urut Daftar Urut Kepangkatan Kepangkata (DUK) n (DUK) dalam format .pdf Interface http://localhost/simpeg/modu Halaman Cetak l/mod_unitkerja/cetak.php Laporan Laporan Kepala Unit Kepala Unit Kerja dalam Kerja format .pdf Interface http://localhost/simpeg/modu Halaman Rekapitulasi l/mod_pegawai/cetakrekap.p Rekapitulasi Pegawai per hp Pegawai per Unit Kerja Unit Kerja Interface http://localhost/simpeg/modu Halaman l/mod_pegawai/rekap.php Cetak Cetak

Hasil Uji

OK

OK

OK

OK

OK

217

6.

7.

8.

Rekapitulasi Pegawai per Unit Kerja Interface Cetak Laporan Kenaikan Pangkat Interface Cetak Laporan Kenaikan Gaji Berkala Interface Cetak Laporan Pensiun

http://localhost/simpeg/modu l/mod_naikpangkat/laporank p.php

http://localhost/simpeg/modu l/mod_naikkgb/laporankgb.p hp

Rekapitulasi Pegawai per Unit Kerja Halaman Laporan Kenaikan Pangkat Halaman Laporan Kenaikan Gaji Berkala

http://localhost/simpeg/modu Halaman l/mod_pensiun/laporanpensiu Laporan n.php Pensiun

OK

OK

OK

l. Pesan Tabel 4.54. Tabel Integration Testing Modul Pesan No.

1.

2.

3.

Pengujian

Interface Kirim Pesan Interface Balas Pesan Interface Hapus Pesan

Link

Interface yang Diharapkan

http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=hubungi2 hubungi kepegawaian http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=hubungi&act=b balas pesan alasemail&id=9 (id, sesuai dengan id pesan yang dibalas) http://localhost/simpeg/media. Halaman php?module=hubungi&act=h hubungi apus&id=1 (id, sesuai data kami dan yang di hapus) konfirmasi hapus pesan

Hasil Uji

OK

OK

OK

218

m. Bantuan Tabel 4.55. Tabel Integration Testing Modul Bantuan No.

1.

Pengujian

Interface Tampil Bantuan

Link

Interface yang Diharapkan

http://localhost/simpeg/bantua Halaman n/buku%20panduan%20simpe bantuan g%20on%20web.pdf dapat dibuka

Hasil Uji

OK

4.9. System Testing Tahap selanjutnya pada pengembangan sistem dengan V-Model adalah pengujian sistem. pengujian dilakukan terhadap keseluruhan sistem apakah tahap integrasi antar modul sistem telah berjalan baik. Pengujian ini dilakukan berkenaan dengan penemuan kesalahan yang diakibatkan dari interaksi yang tidak diharapkan pada setiap subsistem dengan hasil yang diharapkan. Seperti pada proses pemasukan, perubahan, serta penghapusan data dengan memasukkan sample data yang didapatkan dari Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Rincian

mengenai system testing secara umum terdapat dalam

pengujian mandiri secara blackbox yang dilakukan oleh penulis. a. Data Master Kepegawaian Tabel 4.56. Tabel System Testing Modul Master Kepegawaian No. 1

Pengujian Login sebagai admin

Prasyarat Memasukkan username dan password yang sesuai

Hasil yang Diharapkan Login sebagai Admin

Hasil Uji OK

219

2.

Tambah master agama

3.

Edit master agama

4.

Hapus master agama

5.

Tambah master pendidikan

6.

Edit master pendidikan

7.

Hapus master pendidikan

8.

Tambah master golongan

9.

Edit master golongan

10.

Hapus master golongan

11.

Tambah master diklat

Login admin, Data master agama belum ada di database Login admin, Data master agama telah ada di database Login admin, Data master agama telah ada di database Login admin, Data master pendidikan belum ada di database Login admin, Data master pendidikan telah ada di database Login admin, Data master pendidikan telah ada di database Login admin, Data master golongan belum ada di database Login admin, Data master golongan telah ada di database Login admin, Data master golongan telah ada di database Login admin, Data master diklat belum ada di database

Data master agama baru tersimpan

OK

Data master agama terupdate Data master agama terhapus

OK

Data master pendidikan baru tersimpan

OK

Data master pendidikan terupdate

OK

Data master pendidikan terhapus

OK

Data master golongan baru tersimpan

OK

Data master golongan terupdate

OK

Data master golongan terhapus

OK

Data master diklat baru tersimpan

OK

OK

220

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

21.

22.

Edit master diklat

Login admin, Data master diklat telah ada di database Hapus master Login admin, diklat Data master diklat telah ada di database Tambah master Login admin, jabatan struktural Data master jabatan 220tructural belum ada di database Edit master jabatan Login admin, struktural Data master jabatan 220tructural telah ada di database Hapus master Login admin, jabatan struktural Data master jabatan 220tructural telah ada di database Tambah master Login admin, jabatan fungsional Data master jabatan fungsional belum ada di database Edit master jabatan Login admin, fungsional Data master jabatan fungsional telah ada di database Hapus master Login admin, jabatan fungsional Data master jabatan fungsional telah ada di database Tambah master Login admin, jabatan tambahan Data master jabatan tambahan belum ada di database Edit master jabatan Login admin, tambahan Data master jabatan tambahan telah ada di database Hapus master Login admin, jabatan tambahan Data master jabatan

Data master diklat terupdate Data master diklat terhapus Data master jabatan 220tructural baru tersimpan Data master jabatan 220tructural terupdate Data master jabatan 220tructural terhapus Data master jabatan fungsional baru tersimpan Data master jabatan fungsional terupdate Data master jabatan tambahan terhapus Data master jabatan tambahan baru tersimpan Data master jabatan tambahan terupdate Data master jabatan

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

221

23.

Tambah master gaji pokok

24.

Edit master gaji pokok

25.

Hapus master gaji pokok

26.

Tambah master PP. KGB

27.

Edit master PP. KGB

28.

Hapus master PP. KGB

29.

Tambah master satuan organisasi

30.

Edit master satuan organisasi

31.

Hapus master satuan organisasi

tambahan telah ada di database Login admin, Data master golongan sudah ada Data master gaji pokok belum ada di database Login admin, Data master gaji pokok telah ada di database Data master golongan sudah ada Login admin, Data master gaji pokok telah ada di database Login admin, Data master PP. KGB belum ada di database Login admin, Data master PP. KGB telah ada di database Login admin, Data master PP. KGB telah ada di database Login admin, Data master satuan organisasi belum ada di database Login admin, Data master satuan organisasi telah ada di database Login admin, Data master satuan

tambahan terhapus Data master jabatan gaji pokok tersimpan

OK

Data master gaji pokok terupdate

OK

Data master gaji pokok terhapus

OK

Data master PP. KGB tersimpan

OK

Data master PP. KGB ter-update

OK

Data master PP. KGB terhapus

OK

Data master satuan organisasi tersimpan Data master satuan organisasi terupdate Data master satuan

OK

OK

OK

222

32.

Tambah master unit kerja

33.

Edit master unit kerja

34.

Hapus master unit kerja

organisasi telah ada di database Login admin, Data master unit

organisasi terhapus Data master unit kerja pokok

kerja belum ada di database Login admin, Data master unit kerja telah ada di database Login admin, Data master unit kerja telah ada di database

tersimpan

OK

Data master unit kerja terupdate

OK

Data master unit kerja terhapus

OK

b. Data Pegawai Tabel 4.57. Tabel System Testing Modul Data Pegawai No. 1.

Pengujian Input pegawai

Prasyarat Login admin atau adminpusat, Data pegawai belum ada di database Data master agama telah ada di database Data master pendidikan telah ada di database Data master golongan telah ada di database Data master jabatan telah ada di database Data master unit kerja telah ada di database Data master satuan

Hasil yang Diharapkan Data pegawai baru tersimpan

Hasil Uji OK

223

2.

Cari pegawai

3.

Edit pegawai

4.

Delete pegawai

5.

Input ciri fisik

6.

Cari ciri fisik

organisasi telah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai telah ada di database Data master agama telah ada di database Data master pendidikan telah ada di database Data master golongan telah ada di database Data master jabatan telah ada di database Data master unit kerja telah ada di database Data master satuan organisasi telah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai telah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data cirri fisik belum ada dalam database Login admin atau adminpusat,

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai Data pegawai ter-update

OK

OK

Data pegawai terhapus

OK

Data 223truc fisik baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang

OK

224

7.

Edit ciri fisik

8.

Delete ciri fisik

9.

Input alamat

10.

Cari alamat

11.

Edit alamat

12.

Delete alamat

13.

Tambah riwayat pendidikan

Data cirri fisik sudah sesuai ada di database berdasarkan nama pegawai Login admin atau Data 224truc adminpusat, fisik ter-update Data 224truc fisik telah ada di database Login admin atau Data 224truc adminpusat, fisik terhapus Data 224truc fisik sudah ada di database Login admin atau Data alamat adminpusat, baru tersimpan Data pegawai sudah ada di database Data alamat belum ada di database Login admin atau Menampilkan adminpusat, hasil yang Data alamat sudah sesuai ada di database berdasarkan nama pegawai Login admin atau Data alamat teradminpusat, update Data alamat sudah ada di database Login admin atau Data alamat adminpusat, terhapus Data alamat sudah ada di database Login admin atau Data pendidikan adminpusat, baru tersimpan Data pegawai sudah ada di database Data pendidikan belum ada di database Data master pendidikan telah ada

OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

225

14.

Cari pendidikan

15.

Edit riwayat pendidikan

16.

Hapus riwayat pendidikan

17.

Tambah Istri/Suami

18.

Cari Istri/Suami

19.

Edit Istri/Suami

di database Login admin atau adminpusat, Data pendidikan sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pendidikan sudah ada di database Data master pendidikan telah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pendidikan sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data Istri/Suami belum ada di database Data master pendidikan telah ada di database Login admin atau adminpusat, Data istri/suami sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data Istri/Suami sudah ada di database Data master

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai Data pendidikan ter-update

OK

Data pendidikan terhapus

OK

Data Istri/Suami baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai Data Istri/Suami ter-update

OK

OK

OK

226

20.

Hapus Istri/Suami

21.

Tambah anak

22.

Cari anak

23.

Edit anak

24.

Hapus anak

25.

Tambah orangtua

26.

Cari orangtua

pendidikan telah ada di database Login admin atau adminpusat, Data Istri/Suami sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data anak belum ada di database Data master pendidikan telah ada di database Login admin atau adminpusat, Data anak sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data anak sudah ada di database, Data master pendidikan telah ada di database Login admin atau adminpusat, Data anak sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data orangtua belum ada di database Login admin atau adminpusat,

Data Istri/Suami terhapus

OK

Data Anak baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai Data anak terupdate

OK

Data anak terhapus

OK

Data orangtua baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang

OK

OK

227

Data orangtua sudah ada di database 27.

Edit orangtua

28.

Hapus orangtua

29.

Tambah mertua

30.

Cari mertua

31.

Edit mertua

32.

Hapus mertua

33.

Tambah saudara

34.

Cari saudara

Login admin atau adminpusat, Data orangtua sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data orangtua sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data mertua belum ada di database Login admin atau adminpusat, Data mertua sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data mertua sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data mertua sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data saudara belum ada di database Login admin atau adminpusat, Data saudara sudah ada di database

sesuai berdasarkan nama pegawai Data orangtua ter-update

OK

Data orangtua terhapus

OK

Data mertua baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai Data mertua ter-update

OK

OK

Data mertua terhapus

OK

Data saudara baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan

OK

228

35.

Edit saudara

36.

Hapus saudara

37.

Tambah satuan kerja

38.

Cari satuan kerja

39.

Edit satuan kerja

Login admin atau adminpusat, Data saudara sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data saudara sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data satuan kerja belum ada di database Data master unit kerja sudah ada di database Data master satuan organisasi sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data satuan kerja sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data satuan kerja sudah ada di database Data master unit kerja sudah ada di database Data master satuan organisasi sudah ada di database

nama pegawai Data saudara ter-update

OK

Data saudara terhapus

OK

Data satuan kerja baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai

OK

Data satuan kerja ter-update

OK

229

40.

Hapus satuan kerja

41.

Tambah status kepegawaian

42.

Cari status kepegawaian

43.

Edit status kepegawaian

44.

Hapus status kepegawaian

Login admin atau adminpusat, Data satuan kerja sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data status kepegawaian belum ada di database Data master golongan sudah ada di database Data master jabatan 229tructural sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data status kepegawaian sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data status kepegawaian sudah ada di database Data master golongan sudah ada di database Data master jabatan 229tructural sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data status kepegawaian sudah ada di database

Data satuan kerja terhapus

OK

Data status kepegawaian baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai

OK

Data status kepegawaian ter-update

OK

Data status kepegawaian terhapus

OK

230

45.

Tambah riwayat pangkat

46.

Cari riwayat pangkat

47.

Edit riwayat pangkat

48.

Hapus riwayat pangkat

49.

Tambah riwayat kgb

Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data riwayat pangkat belum ada di database Data master golongan sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data riwayat pangkat sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data riwayat pangkat sudah ada di database Data master golongan sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data riwayat pangkat sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data riwayat kgb belum ada di database Data master gaji pokok sudah ada di database

Data riwayat pangkat baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai

OK

Data riwayat pangkat terupdate

OK

Data riwayat pangkat terhapus

OK

Data riwayat kgb baru tersimpan

OK

231

50.

Lihat master gaji pokok

51.

Cari riwayat kgb

52.

Edit riwayat kgb

53.

Hapus riwayat kgb

54.

Tambah jabatan struktural

55.

Cari jabatan struktural

Login admin atau adminpusat, Data master gaji pokok telah ada dalam database Login admin atau adminpusat, Data riwayat kgb sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data riwayat kgb sudah ada di database Data master gaji pokok sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data riwayat kgb sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data jabatan 231tructural belum ada di database Data master golongan sudah ada di database Data master jabatan 231tructural sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data jabatan

Data master gaji pokok ditampilkan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai

OK

Data riwayat kgb ter-update

OK

Data riwayat kgb terhapus

OK

Data jabatan 231tructural baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai

OK

232

56.

Edit jabatan struktural

57.

Hapus jabatan struktural

58.

Tambah jabatan fungsional

59.

Cari jabatan fungsional

60.

Edit jabatan fungsional

232tructural sudah ada di database

berdasarkan nama pegawai

Login admin atau adminpusat, Data jabatan 232tructural sudah ada di database Data master golongan sudah ada di database Data master jabatan 232tructural sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data jabatan 232tructural sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data jabatan fungsional belum ada di database Data master golongan sudah ada di database Data master jabatan fungsional sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data jabatan fungsional sudah ada di database

Data jabatan 232tructural ter-update

OK

Data jabatan 232tructural terhapus

OK

Jabatan fungsional baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai

OK

Login admin atau adminpusat,

Data jabatan fungsional ter-

OK

233

61.

Hapus jabatan fungsional

62.

Tambah jabatan fungsional tambahan

63.

Cari jabatan fungsional tambahan

64.

Edit jabatan fungsional tambahan

Data jabatan fungsional sudah ada di database Data master golongan sudah ada di database Data master jabatan fungsional sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data jabatan fungsional sudah ada di database Login admin Data pegawai sudah ada di database Data jabatan fungsional tambahan belum ada di database Data master jabatan fungsional tambahan sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data jabatan fungsional tambahan sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data jabatan fungsional tambahan sudah ada di database Data master jabatan fungsional tambahan

update

Data jabatan fungsional terhapus

OK

Data jabatan fungsional tambahan tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai

OK

Data jabatan fungsional tambahan terupdate

OK

234

sudah ada di database 65.

Hapus jabatan fungsional tambahan

66.

Tambah diklat

67.

Cari diklat

68.

Edit diklat

69.

Hapus diklat

70.

Tambah penghargaan

Login admin atau adminpusat, Data jabatan fungsional tambahan sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data diklat belum ada di database Data master diklat sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data diklat sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data diklat sudah ada di database Data master diklat sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data diklat sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data penghargaan belum ada di

Data jabatan fungsional tambahan terhapus

OK

Data diklat baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai Data diklat ter-update

OK

OK

Data diklat terhapus

OK

Data penghargaan baru tersimpan

OK

235

71.

Cari penghargaan

72.

Edit penghargaan

73.

Hapus penghargaan

74.

Tambah kunjungan luar negeri

75.

Cari kunjungan luar negeri

76.

Edit kunjungan luar negeri

77.

Hapus kunjungan luar negeri

database Login admin atau adminpusat, Data penghargaan sudah ada di database

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai

OK

Login admin atau adminpusat, Data penghargaan sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data penghargaan sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data kunjungan luar negeri belum ada di database Login admin atau adminpusat, Data kunjungan luar negeri sudah ada di database

Data penghargaan ter-update

OK

Data penghargaan terhapus

OK

Data kunjungan luar negeri baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai

OK

Login admin atau adminpusat, Data kunjungan luar negeri sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data kunjungan luar negeri sudah ada di database

Data kunjungan luar negeri ter-update

OK

Data kunjungan luar negeri terhapus

OK

236

78.

Tambah hukuman disiplin

79.

Cari hukuman disiplin

80.

Edit hukuman disiplin

82.

Tambah ket. Organisasi

83.

Cari ket. Organisasi

84.

Edit ket. Organisasi

85.

Hapus ket. Organisasi

Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data hukuman disiplin belum ada di database Login admin atau adminpusat, Data hukuman disiplin sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data hukuman disiplin sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data ket. Organisasi belum ada di database Data ket. Organisasi sudah ada di database

Login admin atau adminpusat, Data ket. Organisasi sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data ket. Organisasi sudah ada di database

Data hukuman disiplin baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai

OK

Data hukuman disiplin terupdate

OK

Data ket. Organisasi baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai Data ket. Organisasi terupdate

OK

Data ket. organisasi terhapus

OK

OK

237

86.

Detail Profil Pegawai

87.

Cetak Profil Pegawai

Login admin atau adminpusat, Data pegawai dan riwayat sudah ada di database Login admin atau adminpusat, Data pegawai dan riwayat sudah ada di database

Profil pegawai ditampilkan

OK

Profil pegawai tercetak dalam format .pdf

OK

c. Daftar Urut Kepangkatan Tabel 4.58. Tabel System Testing Modul Daftar Urut Kepangkatan No.

Pengujian

1.

Lihat Daftar Urut Kepangkatan (DUK)

2.

Cetak Daftar Urut Kepangkatan (DUK)

Prasyarat Login admin, adminpusat, atau kepala, Data pegawai telah ada dalam database Data pangkat pegawai telah ada dalam database Login admin, adminpusat, atau kepala, Data pegawai telah ada dalam database Data pangkat pegawai telah ada dalam database

Hasil yang Diharapkan Tampil Daftar Urut Kepangkatan (DUK)

Hasil Uji OK

Daftar Urut Kepangkatan (DUK) tercetak dalam format .pdf

OK

238

d. Kenaikan Pangkat Tabel 4.59. Tabel System Testing Modul Kenaikan Pangkat No.

Pengujian

1.

Cari Pegawai yang akan naik pangkat

2.

Tambah Usul KP

3.

Cari Usul KP

4.

Edit Usul KP

5.

Hapus Usul KP

6.

Cari SK KP pegawai

Prasyarat

Hasil yang Diharapkan Login admin atau Menampilkan adminpusat, hasil yang Data pegawai sudah sesuai ada di database berdasarkan Data riwayat periode KP pangkat pegawai sudah ada di database Login admin atau Data usul kp adminpusat, baru Data pegawai sudah tersimpan ada di database Data usul KP belum ada di database Login admin atau Menampilkan adminpusat, hasil yang Data Usul KP sesuai sudah ada di berdasarkan database nama pegawai Login admin atau Data Usul KP adminpusat, ter-update Data Usul KP sudah ada di database Login admin atau Data Usul KP adminpusat, terhapus Data Usul KP sudah ada di database Login admin atau Menampilkan adminpusat, hasil yang Data SK KP sesuai pegawai sudah ada berdasarkan di database nama pegawai

Hasil Uji OK

OK

OK

OK

OK

OK

239

7.

Update Surat Keputusan Kenaikan Pangkat Pegawai

Login admin atau adminpusat, Data SK KP pegawai sudah ada di database

Data SK KP ter-update

OK

8.

Cetak Surat Keputusan Kenaikan Pangkat

Download Surat Keputusan Kenaikan Pangkat

Surat Keputusan Kenaikan Pangkat pegawai tercetak dalam format .pdf Surat Keputusan Kenaikan Pangkat pegawai tercetak dalam format .pdf

OK

9.

Login admin atau adminpusat, Data Surat Keputusan Kenaikan Pangkat sudah ada dalam database Login pegawai, Data Surat Keputusan Kenaikan Pangkat sudah ada dalam database

OK

e. Kenaikan Gaji Berkala Tabel 4.60. Tabel System Testing Modul Kenaikan Gaji Berkala No.

Pengujian

1.

Cari pegawai yang akan naik gaji berkala

2.

Tambah data Kenaikan Gaji Berkala

Prasyarat

Hasil yang Diharapkan Login admin atau Menampilkan adminpusat, hasil yang Data pegawai sudah sesuai ada di database berdasarkan Data riwayat kgb periode KGB pegawai sudah ada di database Login admin atau Data adminpusat, Kenaikan Gaji Data pegawai sudah Berkala ada di database tersimpan Data Kenaikan Gaji Berkala

Hasil Uji OK

OK

240

3.

4.

5.

6.

7.

8.

Cari data Kenaikan Login admin atau Gaji Berkala adminpusat, Data Kenaikan Gaji Berkala sudah ada di database Edit data Kenaikan Login admin atau Gaji Berkala adminpusat, Data Kenaikan Gaji Berkala sudah ada di database Hapus data Login admin atau Kenaikan Gaji adminpusat, Berkala Data Kenaikan Gaji Berkala sudah ada di database Cari Pegawai yang Login admin atau usul KGB adminpusat, Data Kenaikan Gaji Berkala sudah ada di database Cetak Surat Login admin atau Keputusan adminpusat, Kenaikan Gaji Data Kenaikan Gaji Berkala Berkala sudah ada dalam database

Download Surat Keputusan Kenaikan Gaji Berkala

Login pegawai, Data Kenaikan Gaji Berkala sudah ada dalam database

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai Data Kenaikan Gaji Berkala terupdate

OK

OK

Data Kenaikan Gaji Berkala terhapus

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai Surat Keputusan Kenaikan Gaji Berkala pegawai tercetak dalam format .pdf Surat Keputusan Kenaikan Gaji Berkala pegawai tercetak dalam format .pdf

OK

OK

OK

241

f. Pensiun Tabel 4.61. Tabel System Testing Modul Pensiun No. 1.

2.

3.

4.

5.

6.

Pengujian Generate pegawai yang masuk usia pensiun

Prasyarat

Login admin atau adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Tambah Usul Login admin atau Pensiun Usia adminpusat, Data pegawai sudah ada di database Data usul Pensiun usia belum ada di database Cari Usul Pensiun Login admin atau Usia adminpusat, Data Usul Pensiun usia sudah ada di database Edit Usul Pensiun Login admin atau Usia adminpusat, Data Usul Pensiun usia sudah ada di database Hapus Usul Login admin atau Pensiun Usia adminpusat, Data Usul Pensiun usia sudah ada di database Cetak Surat Usul Login admin atau Pensiun Usia adminpusat, Data Surat

Hasil yang Diharapkan Pegawai yang masuk usia pensiun tergenerate

Hasil Uji OK

Data usul pensiun usia baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai

OK

Data Usul Pensiun usia terupdate

OK

Data Usul usia Pensiun terhapus

OK

Surat Usul Pensiun Usia pegawai tercetak

OK

242

7.

8.

9.

10.

11.

12.

Keputusan Kenaikan Pangkat sudah ada dalam database Download Surat Login pegawai, Usul Pensiun Data Surat Usia Keputusan Kenaikan Pangkat sudah ada dalam database Tambah Usul Login admin atau Pensiun Janda adminpusat, duda Data pegawai sudah ada di database Data usul Pensiun Janda duda belum ada di database Cari Usul Pensiun Login admin atau Janda duda adminpusat, Data Usul Pensiun Janda duda sudah ada di database Edit Usul Pensiun Login admin atau Janda duda adminpusat, Data Usul Pensiun Janda duda sudah ada di database Hapus Usul Login admin atau Pensiun Janda adminpusat, duda Data Usul Pensiun Janda duda sudah ada di database Cetak Surat Usul Login admin atau Pensiun Janda adminpusat, duda Data Surat Usul

dalam format .pdf

Surat Usul Pensiun Usia pegawai tercetak dalam format .pdf

OK

Data usul pensiun Janda duda baru tersimpan

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai

OK

Data Usul Pensiun Janda duda ter-update

OK

Data Pensiun Usul Janda duda terhapus

OK

Surat Surat Usul Pensiun Janda duda tercetak

OK

243

13.

14.

15.

16.

17.

18.

Pensiun Janda duda sudah ada dalam database Download Surat Login pegawai, Usul Pensiun Data Surat Usul Janda duda Pensiun Janda duda sudah ada dalam database Tambah Usul Login pegawai, Pensiun Dini Data pegawai sudah ada di database Data usul Pensiun Dini belum ada di database Cari Usul Pensiun Login admin atau Dini adminpusat, Data Usul Pensiun Dini sudah ada di database Edit Usul Pensiun Login admin atau Dini adminpusat, Data Usul Pensiun Dini sudah ada di database Hapus Usul Login admin atau Pensiun Dini adminpusat, Data Usul Pensiun Dini sudah ada di database Cetak Surat Usul Login admin atau Pensiun Dini adminpusat, Data Surat Usul Dini sudah ada dalam database

dalam format .pdf Surat Surat Usul Pensiun Janda duda tercetak dalam format .pdf Data usul pensiun Dini baru tersimpan dalam database

OK

Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai

OK

Data Usul Pensiun Dini duda ter-update

OK

Data Usul Pensiun Dini terhapus

OK

Surat Usul Pensiun Dini tercetak dalam format .pdf

OK

OK

244

19.

20.

21.

Download Surat Login pegawai, Usul Pensiun Dini Data Surat Usul Dini sudah ada dalam database Cari SK Pensiun Login admin atau pegawai adminpusat, Data SK Pensiun pegawai sudah ada di database Update Surat Login admin atau Keputusan adminpusat, Pensiun Pegawai Data SK Pensiun pegawai sudah ada di database

Surat Usul Pensiun Dini tercetak dalam format .pdf Menampilkan hasil yang sesuai berdasarkan nama pegawai Data SK Pensiun terupdate

OK

OK

OK

g. Pengguna Tabel 4.62. Tabel P System Testing Modul Pengguna No.

Pengujian

1.

Tambah pengguna

2.

Edit pengguna

3.

Hapus pengguna

Prasyarat Login admin, Data pengguna belum ada di database Login admin, Data pengguna telah ada di database Login admin, Data pengguna telah ada di database

Hasil yang Diharapkan Data pengguna baru tersimpan

Hasil Uji OK

Data pengguna ter-update

OK

Data pengguna terhapus

OK

245

h. Konten Tabel 4.63. Tabel System Testing Modul Konten No. 1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

Pengujian Browse-Upload Gambar Konten Profil Update Konten Profil

Browse-Upload Gambar Konten Rektor Update Konten Rektor

Browse-Upload Gambar Konten Puskom Update Konten Puskom

Browse-Upload Gambar Konten Purek Akademik

Prasyarat

Hasil yang Diharapkan Login admin, Gambar konten gambar belum ada profil ter-update di database Login admin, Konten Profil Data Konten tersimpan dalam Profil belum ada database dan terdi database atau, update Data Konten Profil sudah ada di database Login admin, Gambar konten gambar belum ada rektor ter-update di database Login admin, Konten Rektor Data Konten tersimpan dalam Rektor belum ada database dan terdi database atau, update Data Konten Rektor sudah ada di database Login admin, Gambar konten gambar belum ada Puskom terdi database update Login admin, Konten Puskom Data Konten tersimpan dalam Puskom belum database dan terada di database update atau, Data Konten Puskom sudah ada di database Login admin, Gambar konten gambar belum ada Purek Akademik di database ter-update

Hasil Uji OK

OK

OK

OK

OK

OK

OK

246

8.

Update Konten Purek Akademik

9.

Browse-Upload Gambar Konten Purek Administrasi Umum Update Konten Purek Administrasi Umum

10.

11.

12.

Browse-Upload Gambar Konten Purek Kemahasiswaan Update Konten Purek Administrasi Kemahasiswaan

Login admin, Data Konten Purek Akademik belum ada di database atau, Data Konten Purek Akademik sudah ada di database Login admin, gambar belum ada di database

Konten Purek Akademik tersimpan dalam database dan terupdate

OK

Gambar konten Purek Administrasi Umum terupdate Konten Purek Administrasi Umum tersimpan dalam database dan terupdate

OK

Login admin, Data Konten Purek Administrasi Umum belum ada didatabase atau, Data Konten Purek Administrasi Umum sudah ada di database Login admin, Gambar konten gambar belum ada Purek di database Kemahasiswaan ter-update Login admin, Konten Purek Data Konten Kemahasiswaan Purek tersimpan dalam Administrasi database dan terKemahasiswaan update belum ada didatabase atau, Data Konten Purek Administrasi Kemahasiswaan

OK

OK

OK

247

13.

14.

15.

16.

17.

18.

Browse-Upload Gambar Konten Purek Perencanaan Kelembagaan Update Konten Purek Perencanaan Kelembagaan

Browse-Upload Gambar Konten Kepala Biro AAK Update Konten Kepala Biro AAK

Browse-Upload Gambar Konten Kepala Biro AUK Update Konten Kepala Biro AUK

sudah ada di database Login admin, Gambar konten gambar belum ada Purek di database Perencanaan Kelembagaan ter-update Login admin, Konten Purek Data Konten Perencanaan Purek Kelembagaan Perencanaan tersimpan dalam Kelembagaan database dan terbelum ada update didatabase atau, Data Konten Purek Perencanaan Kelembagaan sudah ada di database Login admin, Gambar konten gambar belum ada Kepala Biro di database AAK ter-update Login admin, Konten Kepala Data Konten Biro AAK Kepala Biro AAK tersimpan dalam belum ada database dan terdidatabase atau, update Data Konten Kepala Biro AAK sudah ada di database Login admin, Gambar konten gambar belum ada Kepala Biro di database AUK ter-update Login admin, Konten Kepala Data Konten Biro AUK Kepala Biro AUK tersimpan dalam belum ada database dan terdidatabase atau, update

OK

OK

OK

OK

OK

OK

248

19.

20.

Browse-Upload Gambar Konten Kepala Biro PKSI Update Konten Kepala Biro PKSI

Data Konten Kepala Biro AUK sudah ada di database Login admin, gambar belum ada di database Login admin, Data Konten Kepala Biro PKSI belum ada didatabase atau, Data Konten Kepala Biro PKSI sudah ada di database

Gambar konten Kepala Biro PKSI ter-update Konten Kepala Biro PKSI tersimpan dalam database dan terupdate

OK

OK

i. SOP dan Persyaratan Tabel 4.64. Tabel System Testing Modul SOP dan Persyaratan No. 1.

2.

Pengujian

Prasyarat

Hasil yang Diharapkan Update SOP dan Login admin, Data SOP dan Persyaratan Data SOP dan Persyaratan Kenaikan Pangkat Persyaratan Kenaikan Kenaikan Pangkat Pangkat belum ada di tersimpan dalam database atau, database dan terData Data SOP update dan Persyaratan Mutasi Kenaikan Pangkat sudah ada di database Update SOP dan Login admin, Data SOP dan Persyaratan Data SOP dan Persyaratan Kenaikan Gaji Persyaratan Kenaikan Gaji Berkala Kenaikan Gaji Berkala Berkala belum tersimpan dalam ada didatabase database dan ter-

Hasil Uji OK

OK

249

3.

Update SOP dan Persyaratan Pensiun

atau, Data Data SOP dan Persyaratan Mutasi Kenaikan Gaji Berkala sudah ada di database Login admin, Data SOP dan Persyaratan Pensiun Berkala belum ada didatabase atau, Data Data SOP dan Persyaratan Pensiun sudah ada di database

update

Data SOP dan Persyaratan Pensiun tersimpan dalam database dan terupdate

OK

j. Laporan Tabel 4.65. Tabel System Testing Modul Laporan No.

Pengujian

1.

Cetak Laporan pegawai

2.

Cetak Daftar Urut Kepangkatan (DUK)

Prasyarat Login admin, adminpusat, atau kepala, Data pegawai telah ada dalam database Login admin, adminpusat, atau kepala, Data pegawai telah ada dalam database Data pangkat pegawai telah ada dalam database

Hasil yang Diharapkan Laporan pegawai tercetak dalam format .pdf

Daftar Urut Kepangkatan (DUK) tercetak dalam format .pdf

Hasil Uji OK

OK

250

3.

4.

5.

6.

7.

Cetak Laporan Login admin, Kepala Unit Kerja adminpusat, atau kepala, Data unit kerja telah ada dalam database Cetak Login admin, Rekapitulasi adminpusat, atau Pegawai per Unit kepala, Kerja Data pegawai telah ada dalam database Data unit kerja telah ada dalam database Cetak Laporan Login admin, Kenaikan Pangkat adminpusat, atau kepala, Data pegawai telah ada dalam database Data kenaikan pangkat telah ada dalam database Cetak Laporan Login admin, Kenaikan Gaji adminpusat, atau Berkala kepala, Data pegawai telah ada dalam database Data kenaikan Gaji Berkala telah ada dalam database Cetak Laporan Login admin, Pensiun adminpusat, atau kepala, Data pegawai telah ada dalam database

Laporan Kepala Unit Kerja tercetak dalam format .pdf

OK

Rekapitulasi Pegawai per Unit Kerja tercetak dalam format .pdf

OK

Laporan Kenaikan Pangkat tercetak dalam format .pdf

OK

Laporan Kenaikan Gaji Berkala tercetak dalam format .pdf

OK

Laporan Pensiun tercetak dalam format .pdf

OK

251

Data pensiun telah ada dalam database

k. Pesan Tabel 4.66. Tabel System Testing Modul Pesan No.

Pengujian

1.

Kirim Pesan

2.

Balas Pesan

3.

Hapus Pesan

Prasyarat Login pegawai, admin unit, atau kepala, Login admin atau admin pusat

Login admin atau admin pusat Pesan sudah ada dalam database

Hasil yang Diharapkan Pesan terkirim dan tersimpan dalam database Pesan terbalas dan tersimpan dalam database

Hasil Uji OK

Pesan terhapus

OK

OK

l. Bantuan Tabel 4.67. Tabel System Testing Modul Bantuan No. 1.

Pengujian Tampil Bantuan

Prasyarat Login admin, admin pusat, admin unit, pegawai atau kepala, File bantuan telah tersimpan dalam format .pdf

Hasil yang Diharapkan Modul bantuan dapat dibuka

Hasil Uji OK

252

4.10. Acceptance Testing (Pengujian Penerimaan) Pengujian penerimaan sistem dilakukan oleh Kepala Subbag Administrasi Kepegawaian yaitu Bapak Suhendro Tri Anggono, S. Ag, M. Si dan staff Subbag Administrasi Kepegawaian atas nama Pak Aan dan Pak Joko. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode blackbox testing. Bukti terlampir uji coba yang dilakukan dapat dilihat pada bagian lampiran. Secara ringkas, hasil pengujian yang dapat penulis simpulkan adalah sebagai berikut : Tabel 4.68. Pengujian Penerimaan Sistem No

Pengujian

Penilaian

1.

Fitur aplikasi secara keseluruhan

Baik

2.

Fitur untuk admin

Baik

3.

Fitur untuk admin pusat

Baik

4.

Fitur untuk kepala

Baik

5.

Fitur untuk admin unit

Baik

6.

Fitur untuk pegawai

Baik

5.

Tampilan aplikasi

Baik

6.

Kestabilan aplikasi

Baik

7.

Keamanan aplikasi

Baik

8.

Kesesuaian dengan kebutuhan

Baik

9.

Kemudahan penggunaan aplikasi

Baik

253

254

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Setelah melakukan serangkaian penelitian, maka pada bab ini penulis akan menguraikan kesimpulan yang dapat ditarik dari rangkaian penelitian tersebut. Selain kesimpulan, penulis juga memberikan saran yang akan bermanfaat bagi pihak-pihak yang akan melanjutkan pengembangan penelitian ini.

5.1. Kesimpulan Dengan adanya pengembangan Sistem Informasi Kepegawaian berhasil membantu dan dapat mempermudah tugas Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat (dapat dilihat di lampiran acceptance testing) dalam melakukan administrasi mutasi kepegawaian meliputi kenaikan pangkat golongan, kenaikan gaji berkala, dan pensiun yang disesuaikan dengan SOP (Standard Operasional Prosedur) yang berjalan di Subbag Administrasi Kepegawaian Pusat UIN Jakarta dan kebutuhan user, yaitu : 1. Administrator dan admin pusat dapat mengetahui pegawai yang akan naik pangkat, naik gaji berkala, dan pensiun sesuai periodenya, melakukan pencetakan SK Kenaikan Pangkat, SK Kenaikan Gaji Berkala, dan Surat Usul Pensiun secara otomatis, yang sebelumnya dilakukan secara manual. 2. Admin Unit Kerja dapat mengetahui pegawai di unit kerjanya yang naik pangkat, naik gaji berkala dan pensiun melalui modul laporan. 253

254

3. Kepala Subbag, Kepala Bagian, dan Kepala Biro Kepegawaian dapat mengetahui semua pegawai yang naik pangkat, naik gaji berkala dan pensiun melalui modul laporan. 4. Pegawai dapat mencetak Daftar Riwayat Hidup, SK Kenaikan Pangkat, SK Kenaikan Gaji Berkala dan Surat Usul Pensiun yang dimilikinya. Dalam hal ini penulis berhasil melakukan pengujian (testing) meliputi unit testing (dapat dilihat di sub bab 4.7), integration testing (dapat dilihat di sub bab 4.8), system testing (dapat dilihat di sub bab 4.9), dan acceptance testing (dapat dilihat di sub bab 4.10 dan lampiran).

5.2. Saran Berdasarkan kesimpulan-kesimpulan yang telah dikemukakan, dapat diajukan beberapa saran untuk pengembangan lebih lanjut antara lain: 1. Pengembangan sistem informasi kepegawaian dengan penambahan modul cuti, perpindahan, kenaikan jabatan fungsional dosen, dan modul perundang-undangan organisasi dan tatalaksana kepegawaian secara otomatis. 2. Pengembangan SIMPEG On Web dengan fitur pembuatan SK yang customize. 3. Pengembangan SIMPEG UIN Jakarta yang dapat terintegrasi dengan SIMPEG Kementrian Agama dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

DAFTAR PUSTAKA

Astamal, Rio. 2006. Menjadi Web Master dalam 30 Hari. [Online] Tersedia: www.rahasia-webmaster.com. [15 Mei 2010]

Aswandi.

2006.

Aplikasi

Berbasis

Web.

[Online]

Tersedia:

http://aswandi.or.id/2006/01/20/aplikasi-berbasis-web. [10 April 2010] Dahlia. 2008. Sistem Informasi Kepegawaian pada Walikotamadya Jakarta Timur. Skripsi Tidak Diterbitkan. Direktorat Kepangkatan dan Mutasi Badan Kepegawain Negara (BKN). 2007. Pengangkatan Dalam Pangkat Pegawai Negeri Sipil. Makalah Tidak Diterbitkan. Fahmi,

Miftahul.

2009.

Pengembangan

Sistem

Informasi

Administrasi

Kepegawaian Studi Kasus Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta. Skripsi Tidak Diterbitkan. Gecko. 2008. Pengantar Sistem Informasi Manajemen Pegawai. [Online] Tersedia: http://gecko.web.id/implementasi-ti. [10 April 2010] Hakim, Lukmanul. 2009. Trik Rahasia Master PHP Terbongkar Lagi. Yogyakarta: Lokomedia. Hariyanto, Bambang. 2004. Sistem Manajemen Basis Data : Pemodelan, Perancangan, dan Terapannya. Bandung : Informatika. Hirschberg,

Morton.

2000.

The

V

Model.

[Online]

www.stsc.hill.af.mil/crosstalk/2000/06/hirschberg.html. [15 Mei 2010]

255

Tersedia:

Jogianto, HM. 2005. Analisis dan Desain Sistem Informasi : Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Yogyakarta: Andi. Juju, Dominikus. 2007. Buku Latihan Dreamweaver CS3. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo. Kadir, Abdul. 2003. Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi. Kendall, Kenneth E. dan Kendall, Julie E. 2003. Analisis dan Perancangan Sistem. Jakarta : Pearson Education Asia Pte. Ltd dan PT. Prenhallindo. Ladjamudin, Albahra. 2005. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta Graha Ilmu. Mulyanto, Agus. 2009. Sistem Informasi Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Pramono, Andi dan M. Syafii. 2006. Kolaborasi Flash, Dreamweaver, dan PHP untuk Aplikasi Website. Yogyakarta: Andi. Pressman, Roger. 2010. Software Engineering: A practitioner’s Approach, Seventh Edition International Edition. Singapore: McGraw-Hill. Pressman, Roger. 2000. V-Model. [Online] Tersedia: www.rsps/spi/processprescriptive.html#vmodel [20 Mei 2010] Pringadi, Didi. 2007. Pensiun PNS dan Pejabat Negara. Makalah BKN Tidak Diterbitkan. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepegawaian Badan Kepegawain Negara (BKN). 2007. Kompensasi PNS. Makalah Tidak Diterbitkan. Raghu, Ramakrishnan

dan Gehrke, Johannes. 2004.

Sistem Manajemen

Database Edisi 3. Jogjakarta : Andi & McGraw-Hill Education.

255 256

Ristian, Tanti Tri Asni. 2010. Sistem Informasi Kepegawaian (Studi Kasus: Unit Kepegawaian BPPT Jakarta). Skripsi Tidak Diterbitkan. Sailin. 2009. Pengembangan Sistem Informasi Kepegawaian Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Indramayu. Skripsi Tidak Diterbitkan.

Sutabri, Tata. 2005. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: Andi. UIN. 2002. Statuta Universitas Islam Negeri UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Statuta Tidak Diterbitkan. Whitten L, Jeffrey. 2006. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta. Graha Ilmu.

257 255